Breaking News
light_mode

Indonesia Siaga Hantavirus, Kemenkes Pastikan Dua Suspek di Jakarta dan Yogyakarta Negatif

  • account_circle Ray
  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Kementerian Kesehatan memastikan dua kasus suspek hantavirus yang ditemukan di Jakarta dan Yogyakarta dinyatakan negatif serta telah sembuh.

Kepastian ini disampaikan di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap wabah hantavirus varian Andes yang muncul di kapal pesiar MV Hondius dan menyebabkan sedikitnya tiga orang meninggal dunia.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman, mengatakan dua pasien suspek tersebut tidak memiliki riwayat perjalanan luar negeri.

“Dua kasus suspek di Jakarta dan Yogyakarta hasil pemeriksaannya negatif dan sudah dinyatakan sembuh,” ujarnya, Jumat (8/5).

Meski demikian, pemerintah tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran hantavirus, khususnya varian Andes yang diketahui memiliki tingkat fatalitas tinggi dan dapat menular antarmanusia melalui kontak langsung.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah telah berkoordinasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk memperkuat langkah antisipasi dan deteksi dini.

Menurutnya, hingga saat ini penyebaran virus masih terkonsentrasi di kapal pesiar MV Hondius yang berlayar dari Argentina menuju Spanyol.

“Kami sudah koordinasi dengan WHO. Kami minta guidance untuk melakukan skrining, tetapi hasil masukan yang kami terima memang masih terkonsentrasi di kapal itu,” kata Budi.

Ia menambahkan, pemerintah telah menyiapkan perangkat skrining, termasuk rapid test dan reagen PCR untuk mendeteksi hantavirus secara lebih cepat. Infrastruktur laboratorium PCR yang tersebar di berbagai daerah dinilai menjadi modal penting dalam menghadapi potensi penyebaran virus.

Kasus di Indonesia

Data Kementerian Kesehatan mencatat, sepanjang 2024 hingga 2026 terdapat 23 kasus hantavirus terkonfirmasi di Indonesia dengan tiga kasus meninggal dunia.
Kasus positif tersebar di sembilan provinsi, yakni DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sumatera Barat, Sulawesi Utara, dan Nusa Tenggara Timur.

Jakarta dan Yogyakarta masing-masing mencatat enam kasus positif, Jawa Barat lima kasus, sedangkan provinsi lainnya masing-masing satu kasus.

Epidemiolog Masdalina Pane menjelaskan hantavirus sebenarnya bukan penyakit baru di Indonesia. Dalam tiga tahun terakhir, tercatat lebih dari 250 kasus suspek, namun hanya sebagian kecil yang terkonfirmasi positif.

“Hantavirus di Indonesia umumnya berbeda dengan varian Andes yang ditemukan di Amerika Selatan. Jenis di Indonesia lebih banyak menyebabkan demam berdarah dengan sindrom ginjal,” jelasnya.

Wabah di Kapal Pesiar

Perhatian global terhadap hantavirus meningkat setelah wabah terjadi di kapal pesiar MV Hondius yang berlayar dari Pelabuhan Ushuaia, Argentina, sejak 1 April lalu.

Kapal tersebut membawa sekitar 150 penumpang dan awak dari 28 negara. Organisasi Kesehatan Dunia melaporkan lima dari delapan kasus suspek telah terkonfirmasi positif hantavirus. Tiga orang dilaporkan meninggal dunia, termasuk pasangan warga negara Belanda dan seorang perempuan asal Jerman.

Sejumlah negara kini melacak penumpang yang sempat turun di berbagai pelabuhan, termasuk di St Helena, Samudra Atlantik Selatan, guna mencegah penyebaran lebih luas.

Otoritas kesehatan Singapura juga mengonfirmasi dua warganya menjadi suspek hantavirus setelah ikut dalam pelayaran tersebut dan kini menjalani isolasi untuk pemeriksaan lanjutan.
Penularan dan Gejala

Menurut Masdalina Pane, hantavirus merupakan virus zoonosis yang ditularkan hewan pengerat, terutama tikus, kepada manusia melalui air liur, urine, atau kotoran yang mencemari lingkungan.

Namun, khusus varian Andes, penularan juga dapat terjadi antarmanusia melalui kontak langsung dalam durasi cukup lama, seperti hubungan seksual, ciuman, atau kontak erat lainnya.

“Penularannya tidak semudah Covid-19 karena umumnya membutuhkan kontak langsung,” ujarnya.

Ia menambahkan, masa inkubasi hantavirus Andes berkisar 9 hingga 40 hari dengan rata-rata gejala muncul dalam waktu sekitar tiga minggu setelah terpapar.

Imbauan untuk Masyarakat

Pemerintah dan para ahli kesehatan mengimbau masyarakat meningkatkan kebersihan lingkungan untuk mencegah perkembangbiakan tikus sebagai reservoir utama virus.

Masyarakat diminta segera membersihkan sisa makanan, menjaga sanitasi rumah, serta berhati-hati terhadap area yang kemungkinan tercemar urine atau kotoran tikus.

Selain itu, masyarakat juga diimbau menjaga daya tahan tubuh dan membatasi kontak erat dengan orang yang baru datang dari wilayah terjangkit hantavirus apabila menunjukkan gejala tertentu.

Sementara itu, pemerintah didorong memperkuat sistem surveilans dan pemeriksaan laboratorium, terutama bagi warga yang memiliki riwayat perjalanan dari daerah endemis hantavirus.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (10)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LBH FKPPI Bali Bantu Ratusan WNA yang Diduga Bermasalah Dengan Agen Visa Nakal 

    LBH FKPPI Bali Bantu Ratusan WNA yang Diduga Bermasalah Dengan Agen Visa Nakal 

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Ray
    • 7Komentar

    DENPASAR – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) KB (Keluarga Besar) FKPPI (Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Dan Putra Putri TNI POLRI) mengawal kasus dugaan penipuan, penyanderaan paspor, dan penggelapan yang dilakukan oleh inisial PT. MGI yang disinyalir menyediakan dukungan bisnis, layanan legal, solusi korporat, serta solusi visa dan ekspor-impor (sumber google). Korban bule yang sudah mencapai […]

  • BTID dan Yowana Desa Serangan Perkuat Pelestarian Budaya Melalui Festival Penjor 2026

    BTID dan Yowana Desa Serangan Perkuat Pelestarian Budaya Melalui Festival Penjor 2026

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Festival yang memasuki tahun ketiga ini menjadi ruang kolaborasi generasi muda dalam menjaga tradisi Galungan dan Kuningan sekaligus memperkuat identitas budaya Desa Serangan. DENPASAR – Semangat pelestarian budaya kembali menggema di Desa Serangan menjelang perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan. Tradisi yang diwariskan turun-temurun itu diwujudkan melalui Festival Penjor Desa Serangan 2026 yang tahun ini […]

  • Istana Sentil Polemik Pidato Prabowo, Jangan Goreng Potongan Kalimat

    Istana Sentil Polemik Pidato Prabowo, Jangan Goreng Potongan Kalimat

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Penasihat Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi meminta masyarakat melihat substansi utuh pidato Presiden Prabowo Subianto dan tidak terjebak pada potongan pernyataan yang viral di media sosial. JAKARTA — Istana meminta masyarakat tidak terjebak pada potongan pidato Presiden Prabowo Subianto yang beredar dan menjadi perbincangan di media sosial. Pemerintah mengimbau publik melihat konteks serta substansi keseluruhan […]

  • Kritik Pedas Man Tayax untuk Koster, “Nangun Sat Kerthi Loka Bali Tinggal Slogan Kosong”

    Kritik Pedas Man Tayax untuk Koster, “Nangun Sat Kerthi Loka Bali Tinggal Slogan Kosong”

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    DENPASAR – Kritik tajam terhadap kepemimpinan Gubernur Bali periode kedua kembali mencuat di ruang publik. Kali ini datang dari tokoh masyarakat Bali, I Nyoman Sukataya atau yang dikenal sebagai Man Tayax, yang menyampaikan kekecewaan mendalam terhadap arah kepemimpinan Pemerintah Provinsi Bali di bawah kepemimpinan Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M. Dalam pernyataan terbukanya, Man Tayax […]

  • FOX Jimbaran Beach Bali Hadirkan Sunbed Eksklusif, Pantai Cuma 5 Menit dari Hotel

    FOX Jimbaran Beach Bali Hadirkan Sunbed Eksklusif, Pantai Cuma 5 Menit dari Hotel

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Kolaborasi dengan Warung Jimbaran Waves Berikan Pengalaman Bersantai yang Lebih Nyaman bagi Wisatawan JIMBARAN – FOX Jimbaran Beach Bali terus berinovasi dalam meningkatkan pengalaman menginap para tamunya. Hotel yang berada di kawasan Jimbaran ini resmi menghadirkan fasilitas sunbed eksklusif di Pantai Jimbaran melalui kerja sama dengan Warung Jimbaran Waves. Fasilitas terbaru tersebut memberikan kemudahan bagi […]

  • Meluruskan Stigma Bhaerawa! Antara Spiritualitas, Sejarah, dan Tuduhan Politik

    Meluruskan Stigma Bhaerawa! Antara Spiritualitas, Sejarah, dan Tuduhan Politik

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Denpasar — Ajaran Bhaerawa selama ini kerap dipersepsikan negatif, identik dengan praktik ilmu hitam, kekerasan, hingga kesan menyeramkan. Namun, pandangan tersebut mulai diluruskan oleh Ida Pandita Dukuh Celagi Dhaksa Dharma Kirti melalui karyanya berjudul “Bhaerawa adalah Jalanku”, yang mengupas sisi lain ajaran tersebut dari perspektif spiritual dan historis. Dalam pemaparannya, Ida Pandita menegaskan bahwa stigma […]

expand_less