Breaking News
light_mode

Connie Bakrie: Garibaldi Harus Jadi “Sekolah” Kapal Induk TNI AL

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Kehadiran kapal induk Giuseppe Garibaldi di Indonesia dinilai tidak boleh berhenti pada kebanggaan memiliki platform tempur berukuran besar.

Pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie mendorong TNI Angkatan Laut menjadikan kapal tersebut sebagai transitional carrier atau kemampuan transisi untuk membangun doktrin dan ekosistem operasi kapal induk.

Menurut Connie, Giuseppe Garibaldi memang dapat memberikan pengalaman penting bagi Indonesia. Namun, kapal tersebut bukan faktor tunggal yang akan mengubah kekuatan TNI AL secara drastis.

“Menurut saya juga Garibaldi itu bukanlah game changer. Karena yang bisa jadi game changer itu adalah transformasi doktrin,” kata Connie Rahakundini Bakrie kepada wartawan, Rabu (26/8/2026).

Akademisi yang juga dikenal sebagai pengamat militer dan pertahanan tersebut menilai nilai strategis Garibaldi justru terletak pada kemampuannya menjadi sarana pembelajaran bagi Indonesia dalam mengoperasikan kapal induk.

Connie menyebut Garibaldi dapat berfungsi sebagai bridge capability, yakni kemampuan yang menjembatani Indonesia menuju penguasaan konsep dan operasi kapal induk secara lebih matang.

“Kalau Garibaldi digunakan sebagai transitional carrier selama, misalnya, satu dekade untuk membangun doktrin, carrier aviation, deck crew gitu kan, command structure, ya Indonesia bisa menggunakan Garibaldi dengan nilai strategis yang besar,” ujarnya.

Menurut dia, keberadaan Garibaldi seharusnya dimanfaatkan untuk membangun kemampuan yang sebelumnya belum menjadi bagian utama dari pengalaman operasional TNI AL. Di antaranya adalah doktrin operasi kapal induk, pengembangan carrier aviation, pelatihan awak dek, prosedur penerbangan dari kapal, hingga struktur komando yang sesuai dengan karakter operasi armada kapal induk.

Dengan pendekatan tersebut, Garibaldi tidak sekadar menjadi simbol bahwa Indonesia telah memiliki kapal induk. Kapal tersebut dapat ditempatkan sebagai semacam “sekolah” untuk membentuk sumber daya manusia, prosedur operasi, pengalaman tempur, serta budaya organisasi yang dibutuhkan untuk mengoperasikan kekuatan laut secara terpadu.

Connie juga mengingatkan agar pembangunan kekuatan TNI AL tidak terjebak pada pendekatan yang hanya berorientasi pada kepemilikan alutsista.
“Yang sekali lagi, dari platform-centric navy menjadi network maritime force,” tegas Connie.

Ia menjelaskan, kapal induk pada dasarnya tidak dirancang untuk bertempur seorang diri. Kapal tersebut membutuhkan kekuatan pendukung yang saling terintegrasi, mulai dari kapal permukaan, kapal selam, pesawat pengintai, sistem komunikasi, dukungan satelit, hingga jaringan sensor dan sistem komando.

Karena itu, menurut Connie, tantangan Indonesia setelah Giuseppe Garibaldi masuk ke dalam kekuatan TNI AL bukan hanya persoalan bagaimana kapal tersebut berlayar dan beroperasi, tetapi bagaimana seluruh elemen armada mampu bekerja sebagai satu kesatuan.

“Jadi, kalau kita bilang Garibaldi, sesungguhnya Indonesia itu dengan Garibaldi harusnya memaksa menjadi, atau belajar menjadi sesuatu yang lebih penting daripada hanya punya. Yaitu mengoperasikan sebuah kapal, how to fight as a fleet gitu. Jangan punya, hanya memiliki,” kata dia.

Pandangan tersebut sejalan dengan perhatian Connie sebelumnya bahwa pengadaan kapal induk harus dibarengi pembangunan ekosistem pertahanan maritim. Ia pernah menekankan bahwa kapal induk tidak dapat dipisahkan dari kebutuhan kapal pengawal, kapal selam, pesawat, sistem pertahanan, pelatihan kru, serta kesiapan infrastruktur.

Dalam konteks itu, Garibaldi dinilai memiliki fungsi strategis apabila Indonesia mampu menjadikannya sebagai instrumen untuk mempercepat proses pembelajaran.

Pengalaman mengoperasikan kapal berukuran besar dapat menjadi fondasi bagi pengembangan doktrin, sumber daya manusia, sistem komando dan kendali, serta konsep operasi armada.

Connie menilai perubahan mendasar bagi TNI AL tidak ditentukan semata-mata oleh hadirnya satu kapal induk. Faktor yang lebih menentukan adalah kemampuan Indonesia mengintegrasikan berbagai kekuatan laut, udara, bawah laut, dan sistem informasi dalam satu jaringan operasi.

Dengan demikian, Giuseppe Garibaldi sebaiknya tidak ditempatkan sebagai tujuan akhir modernisasi TNI AL. Kapal tersebut justru dapat menjadi titik awal untuk membangun kemampuan Indonesia dalam mengoperasikan kekuatan maritim secara lebih terintegrasi.

Jika konsep transitional carrier itu benar-benar diterapkan, Garibaldi bukan hanya menjadi kapal induk pertama Indonesia, tetapi juga menjadi sarana pembentukan pengalaman dan doktrin menuju kekuatan armada yang lebih matang.

Editor – Ray

Catatan redaksi:

Saya sengaja menggunakan istilah transitional carrier sebagai konsep yang disampaikan Connie, bukan menyimpulkan bahwa Garibaldi otomatis menjadi game changer. Justru inti pernyataannya adalah transformasi doktrin dan kemampuan “how to fight as a fleet”.

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rekam Jejak Jampidsus Febrie Adriansyah, Mengungkap Deretan Mega Korupsi dari PT Timah hingga BTS Kominfo

    Rekam Jejak Jampidsus Febrie Adriansyah, Mengungkap Deretan Mega Korupsi dari PT Timah hingga BTS Kominfo

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Dari PT Timah, Jiwasraya, Asabri hingga BTS Kominfo, Deretan Perkara Besar yang Ditangani Jampidsus JAKARTA – Nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, kembali menjadi perhatian publik di tengah perkembangan berbagai perkara dugaan tindak pidana korupsi yang ditangani institusinya. Sorotan terhadap Febrie menguat setelah beredarnya informasi mengenai pengamanan di sekitar […]

  • Kapolri Akui Pernah Ditawari Jadi Menteri Kepolisian, Tegas Menolak demi Jaga Marwah Polri

    Kapolri Akui Pernah Ditawari Jadi Menteri Kepolisian, Tegas Menolak demi Jaga Marwah Polri

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 9Komentar

    JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengungkap pengakuan mengejutkan dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI terkait wacana reposisi kelembagaan Polri. Di hadapan para anggota dewan, Listyo Sigit menyatakan dirinya sempat mendapat tawaran personal untuk mengisi jabatan Menteri Kepolisian apabila Polri ditempatkan di bawah struktur kementerian. Pengakuan tersebut disampaikan Kapolri saat membahas […]

  • Man Tayax Bicara Lantang: Megawati–Soeharto Bukan Sekadar Dendam, Ini Luka Bangsa yang Belum Sembuh

    Man Tayax Bicara Lantang: Megawati–Soeharto Bukan Sekadar Dendam, Ini Luka Bangsa yang Belum Sembuh

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 6Komentar

    DENPASAR — Pemikir kritis Bali, I Nyoman Sukataya alias Man Tayax, angkat bicara soal polemik reaksi keras Megawati Soekarnoputri terhadap penetapan Jenderal Besar H. Mohamad Soeharto sebagai pahlawan nasional oleh pemerintahan Prabowo–Gibran. Menurutnya, publik keliru jika melihat ini hanya sebagai drama politik atau dendam personal. Ia menegaskan bahwa satu generasi bangsa membawa luka sejarah yang […]

  • Nikah Siri dan Poligami Ilegal Terancam Pidana 6 Tahun dalam KUHP Baru

    Nikah Siri dan Poligami Ilegal Terancam Pidana 6 Tahun dalam KUHP Baru

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Pemerintah resmi menetapkan ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru yang mengatur sanksi pidana terhadap praktik nikah siri dan poligami tanpa izin resmi negara. Aturan ini menjadi bagian dari upaya negara memperkuat perlindungan hukum, khususnya bagi perempuan dan anak, sekaligus menertibkan administrasi perkawinan di Indonesia. Dalam ketentuan tersebut, setiap perkawinan diwajibkan untuk […]

  • Kementerian UMKM Luncurkan Entrepreneur Hub di Unud, Dorong Kolaborasi dan Inovasi Mahasiswa

    Kementerian UMKM Luncurkan Entrepreneur Hub di Unud, Dorong Kolaborasi dan Inovasi Mahasiswa

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    JIMBARAN – Universitas Udayana menjadi lokasi peluncuran program Entrepreneur Hub yang digagas Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Kamis (24/7/2025). Bertempat di Auditorium Widya Sabha Kampus Jimbaran, kegiatan ini menggandeng berbagai mitra strategis, di antaranya PT Pos Indonesia, Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bali, serta Dekranasda Provinsi Bali. Wakil Menteri UMKM RI, Helvi Moraza, hadir […]

  • Dari Pendidikan Hingga Ritel, Pengembangan KEK Kura Kura Bali Terus  Berjalan

    Dari Pendidikan Hingga Ritel, Pengembangan KEK Kura Kura Bali Terus Berjalan

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    Sira Village Grand Outlet hadir dengan sekitar 130 toko, melengkapi pengembangan pendidikan, hunian, hospitality, dan aktivitas bisnis di kawasan seluas 498 hektare. DENPASAR — Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali di Pulau Serangan, Denpasar, terus memasuki tahap baru. Proyek yang dikembangkan di atas kawasan sekitar 498 hektare itu mulai memperlihatkan keberagaman fungsi, dari […]

expand_less