Paspampres Siaga Hadapi Ancaman Drone dan Bom, Pengamanan Presiden Diperkuat
- account_circle Admin
- calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA – Perkembangan teknologi turut mengubah pola ancaman terhadap kepala negara. Menyikapi kondisi tersebut, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) terus memperkuat kesiapsiagaan personelnya melalui berbagai latihan yang dirancang untuk menghadapi ancaman modern, mulai dari serangan drone hingga potensi ledakan bom.
Dalam simulasi yang digelar, personel Paspampres tidak hanya berlatih menghadapi ancaman bersenjata konvensional, tetapi juga dibekali kemampuan merespons situasi darurat dengan menggunakan perlengkapan khusus seperti Bomb Blanket dan Ballistic Blanket.
Kedua perangkat tersebut digunakan sebagai perlindungan sementara untuk meminimalkan risiko apabila terjadi ancaman bahan peledak maupun serangan balistik di sekitar objek yang diamankan.
Komandan Paspampres, Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha, menegaskan bahwa peningkatan kemampuan personel merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan Presiden dan tamu negara dari berbagai bentuk ancaman yang terus berkembang.
“Latihan ini akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen Paspampres dalam menjaga keamanan VVIP serta menjalankan tugas negara,” tegas Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha.
Menurutnya, ancaman terhadap VVIP saat ini tidak lagi terbatas pada serangan langsung menggunakan senjata api. Perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan drone oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, menjadi salah satu aspek yang harus diantisipasi melalui peningkatan kemampuan personel dan penggunaan peralatan modern.
Selain meningkatkan kemampuan individu, latihan juga difokuskan pada koordinasi antarsatuan, kecepatan respons, serta penerapan prosedur pengamanan dalam berbagai skenario darurat. Langkah tersebut bertujuan memastikan setiap personel mampu mengambil tindakan cepat dan tepat untuk melindungi Presiden beserta tamu negara.
Penguatan kapasitas Paspampres ini menjadi bagian dari strategi pengamanan nasional yang menyesuaikan dinamika ancaman di era modern.
Dengan latihan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan setiap personel memiliki kesiapan maksimal dalam menjalankan tugas pengamanan terhadap VVIP di berbagai kondisi dan situasi.
Editor – Ray

Saat ini belum ada komentar