AST SpaceMobile Luncurkan BlueBird 6, Ubah Konektivitas Broadband Smartphone Tanpa Perangkat Tambahan
- account_circle Admin
- calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MIDLAND / SRISAILAM, 27 Desember 2025 — AST SpaceMobile Inc., perusahaan teknologi ruang angkasa asal Texas, mengumumkan keberhasilan peluncuran satelit BlueBird 6, satelit komunikasi generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan konektivitas broadband langsung ke smartphone standar tanpa perlu perangkat tambahan seperti antena atau modem khusus.
Peluncuran ini dipandang sebagai salah satu terobosan terbesar dalam sejarah konektivitas mobile dan teknologi satelit.
Satelit BlueBird 6 berhasil ditempatkan di orbit rendah Bumi pada tanggal 23 Desember 2025 menggunakan roket LVM3 milik Indian Space Research Organisation (ISRO) dari Satish Dhawan Space Centre, India. Dengan ukuran hampir 2.400 kaki persegi, teknologi satelit ini menjadi yang terbesar dan terberat yang pernah diorbitkan dalam kelasnya serta lebih unggul ketimbang generasi sebelumnya.
Menurut Abel Avellan, Founder, Chairman, dan CEO AST SpaceMobile, “Peluncuran BlueBird 6 menandai breakthrough dalam upaya kami membangun jaringan broadband seluler berbasis satelit yang bisa diakses langsung oleh ponsel standar di seluruh dunia.”
Satelit ini memanfaatkan teknologi komunikasi mutakhir untuk memberikan layanan 4G dan 5G dari orbit ke smartphone tanpa perangkat tambahan, membuka akses internet di lokasi terpencil yang sebelumnya sulit dijangkau jaringan seluler tradisional.
Strategi ini dipandang sebagai langkah revolusioner dalam industri telekomunikasi. Analis teknologi menyebut BlueBird 6 sebagai bagian dari upaya untuk menutup kesenjangan digital global dengan menyediakan akses broadband di luar jangkauan infrastruktur darat, sekaligus menghadapi pesaing seperti layanan Direct-to-Cell dari satelit lain di level global.
Peluncuran BlueBird 6 sekaligus menjadi bagian dari rencana AST SpaceMobile untuk mengorbitkan puluhan satelit generasi berikutnya hingga akhir 2026, dengan tujuan mencapai layanan komersial berskala besar yang dapat melayani miliaran pengguna.
Editor – Ray

Saat ini belum ada komentar