Breaking News
light_mode

Pemerintah Rencanakan Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan untuk Masyarakat Miskin

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Pemerintah berencana menghapus tunggakan iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat dengan kriteria tertentu, khususnya bagi peserta yang sebelumnya berstatus mandiri dan kini telah beralih menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) atau Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemda.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menjelaskan kebijakan pemutihan ini dilakukan agar masyarakat miskin tidak lagi terbebani utang lama, terutama bagi mereka yang kini iurannya sudah ditanggung oleh pemerintah pusat atau daerah.

“Pemutihan itu intinya untuk orang yang dulunya mandiri, membayar sendiri, lalu menunggak, padahal sekarang sudah pindah ke PBI atau dibayari pemerintah daerah. Nah, tunggakan itu yang akan dihapus,” kata Ghufron usai bertemu dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di kantor Kementerian Keuangan, Rabu (22/10).

Ia menegaskan, penghapusan tunggakan ini hanya berlaku maksimal untuk 24 bulan. Artinya, jika tunggakan peserta sudah berjalan lebih dari dua tahun, hanya dua tahun pertama yang akan dihapus.

“Kalau pun mulai dari 2014, ya tetap kita anggap dua tahun saja yang bisa dibebaskan,” ujarnya.

Namun, Ghufron menambahkan, penghapusan tunggakan secara keseluruhan belum dimungkinkan karena akan menimbulkan beban administrasi yang besar bagi BPJS Kesehatan.

“Kita tidak bisa hapus semuanya, karena itu akan membebani sistem administrasi dan laporan keuangan BPJS,” jelasnya.

Saat ini, kebijakan pemutihan tersebut masih dalam tahap pembahasan di tingkat pemerintah dan belum ada keputusan final.

Sebelumnya, Ghufron mengungkapkan bahwa masih terdapat sekitar 23 juta peserta BPJS Kesehatan yang menunggak iuran dengan total nilai mencapai lebih dari Rp10 triliun.
“Nilainya jelas di atas Rp10 triliun. Dulu sekitar Rp7,6 triliun, tapi itu belum termasuk peserta yang pindah komponen,” ungkapnya di Kampus 3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Yogyakarta, Sabtu (18/10), seperti dikutip dari Antara.

Keputusan akhir terkait pelaksanaan program pemutihan tunggakan BPJS Kesehatan ini nantinya akan diumumkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto atau Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) setelah pembahasan di tingkat pemerintah selesai dilakukan. (Ray)

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (5)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakor DPP dan DPW AWDI DKI Jakarta Matangkan Pelantikan, Independensi Pers Jadi Penekanan

    Rakor DPP dan DPW AWDI DKI Jakarta Matangkan Pelantikan, Independensi Pers Jadi Penekanan

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Persiapan pelantikan pengurus DPW AWDI DKI Jakarta pada Oktober 2026 dimatangkan, DPP menegaskan pentingnya profesionalisme, soliditas, independensi, dan netralitas organisasi. JAKARTA — Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (DPP AWDI) bersama jajaran Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) AWDI DKI Jakarta menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk mematangkan persiapan pelantikan pengurus DPW AWDI DKI Jakarta. Rakor berlangsung […]

  • Bom Bunuh Diri Guncang Masjid Syiah di Islamabad, 31 Tewas dan Ratusan Terluka

    Bom Bunuh Diri Guncang Masjid Syiah di Islamabad, 31 Tewas dan Ratusan Terluka

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    ISLAMABAD – Serangan bom bunuh diri mengguncang sebuah masjid Syiah di pinggiran ibu kota Islamabad, Pakistan, pada Jumat (6/2/2026) saat salat Jumat tengah berlangsung. Sedikitnya 31 orang dilaporkan tewas dan lebih dari 160 lainnya mengalami luka-luka akibat ledakan tersebut. Ledakan terjadi di Masjid Imam Bargah Qasr-e-Khadijatul Kubra yang berlokasi di kawasan Tarlai Town. Saat peristiwa […]

  • Koalisi Bali Bongkar Kejanggalan Tuntutan Tomy Wiria, Sebut Unsur Penghasutan Tak Terbukti

    Koalisi Bali Bongkar Kejanggalan Tuntutan Tomy Wiria, Sebut Unsur Penghasutan Tak Terbukti

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Denpasar — Koalisi Advokasi Bali untuk Demokrasi menilai tuntutan enam bulan penjara terhadap aktivis Bali Tidak Diam, Tomy Priatna Wiria, bertolak belakang dengan fakta yang terungkap selama persidangan. Tim penasihat hukum bahkan menyebut konstruksi perkara tersebut lemah dan menilai proses hukum terhadap Tomy mengarah pada kriminalisasi terhadap kebebasan berekspresi. Sikap itu disampaikan Koalisi setelah Tomy […]

  • Ilustrasi Monster Penjilat Kaki dari Manuskrip Persia 1921 Ternyata Asli, Bukan Buatan AI

    Ilustrasi Monster Penjilat Kaki dari Manuskrip Persia 1921 Ternyata Asli, Bukan Buatan AI

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    Manuskrip langka dari Isfahan yang kini berada di Princeton University Library memuat 56 ilustrasi makhluk gaib, termasuk sosok yang digambarkan menjilati telapak kaki orang sedang tidur. DENPASAR – Sebuah ilustrasi yang memperlihatkan makhluk aneh menjilati telapak kaki manusia yang sedang tertidur kembali menarik perhatian di internet. Bentuknya yang tidak lazim bahkan membuat sebagian orang menduga […]

  • Bali Tutup TPA Suwung Agustus 2026, Beralih ke Energi dari Sampah

    Bali Tutup TPA Suwung Agustus 2026, Beralih ke Energi dari Sampah

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    Denpasar, Bali — Pemerintah Provinsi Bali mengambil langkah strategis dalam mengatasi krisis sampah dengan menutup total Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung pada 1 Agustus 2026. Kebijakan ini menjadi penanda peralihan menuju sistem pengelolaan sampah berbasis teknologi modern dan berkelanjutan. Gubernur Bali, Wayan Koster, menyampaikan keputusan tersebut dalam rapat bersama DPRD Bali, didampingi Wakil Gubernur I […]

  • Man Tayax: “Tingkat Tertinggi Ilmu Bukan Pintar, Melainkan Paham”

    Man Tayax: “Tingkat Tertinggi Ilmu Bukan Pintar, Melainkan Paham”

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    DENPASAR – Banyak orang menganggap ukuran keberhasilan dalam menuntut ilmu adalah banyaknya pengetahuan yang dimiliki. Namun bagi budayawan dan Hukum Bali, I Nyoman Sukataya atau Man Tayax, ukuran tertinggi dari ilmu justru terletak pada tingkat pemahaman seseorang. Menurutnya, semakin tinggi pemahaman seseorang, semakin rendah hati pula sikapnya. Sebaliknya, ketika ilmu melahirkan kesombongan, saat itulah seseorang […]

expand_less