Breaking News
light_mode

AHY Komandoi Sinergi Maritim, Target Pelabuhan Terintegrasi 2028

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Menko AHY menegaskan pembangunan pelabuhan dan relokasi kapal perikanan harus berjalan terpadu, berkelanjutan, serta memberikan manfaat ekonomi tanpa mengabaikan lingkungan dan kearifan lokal.

DENPASAR, Bali – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur maritim nasional tidak lagi dapat dijalankan secara sektoral.

Dalam kunjungan kerja ke kawasan operasional Pelindo di Bali, Senin (21/7/2026), AHY menekankan pentingnya koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk mempercepat transformasi sektor maritim menuju target operasional penuh pada 2028.

Di hadapan jajaran PT Pelindo, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), serta pemangku kepentingan lainnya, AHY menyampaikan bahwa pemerintah akan berperan sebagai fasilitator yang memastikan seluruh regulasi, tata ruang, hingga iklim investasi berjalan selaras.

“Pembangunan infrastruktur maritim harus dilakukan secara terintegrasi. Sinergi lintas sektor menjadi kunci agar target operasional pada 2028 dapat tercapai sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas AHY.

Menurut AHY, pemerintah tidak hanya berfokus pada percepatan pembangunan fisik, tetapi juga menyempurnakan regulasi, mempercepat penyelesaian tata ruang melalui RTRW dan RDTR, serta menciptakan kepastian investasi agar proyek strategis nasional dapat berjalan tanpa hambatan birokrasi.

Salah satu agenda yang menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut adalah rencana relokasi kapal perikanan yang disiapkan bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan. Langkah itu dinilai sebagai bagian dari penataan kawasan pelabuhan agar aktivitas logistik, pelayaran, dan sektor perikanan dapat berjalan lebih efektif.

AHY menegaskan, penataan tersebut harus dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kepentingan masyarakat pesisir dan pelaku usaha perikanan.

“Transformasi ini harus mampu meningkatkan aktivitas ekonomi tanpa mengorbankan masyarakat lokal. Karena itu, koordinasi antarlembaga menjadi sangat penting agar setiap kebijakan berjalan seimbang,” ujarnya.

Selain aspek ekonomi, AHY mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur maritim harus tetap berlandaskan prinsip keberlanjutan. Menurutnya, perlindungan lingkungan, pelestarian ekosistem pesisir, dan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya lokal merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan.

“Prinsip keberlanjutan, keasrian alam, dan kearifan lokal harus tetap menjadi pijakan dalam setiap proyek pembangunan infrastruktur,” kata AHY.

Pernyataan tersebut dinilai relevan, khususnya bagi Bali yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap sektor pariwisata dan kelestarian kawasan pesisir. Pembangunan pelabuhan maupun fasilitas maritim lainnya diharapkan tetap memperhatikan kajian lingkungan dan aspirasi masyarakat.

Kunjungan kerja ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat koordinasi antarinstansi dalam pembangunan infrastruktur nasional. Melalui pendekatan terpadu, pemerintah berharap berbagai proyek strategis dapat diselesaikan tepat waktu, memberikan kepastian bagi investor, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Dengan target operasional penuh pada 2028, pemerintah kini dihadapkan pada tantangan besar untuk memastikan seluruh proses penataan kawasan pelabuhan, relokasi aktivitas perikanan, hingga penyelarasan regulasi dapat berjalan efektif tanpa menimbulkan konflik sosial maupun dampak negatif terhadap lingkungan.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Resmikan RS Internasional, Tertutup Bayangan Ketidakhadiran Koster Play Button

    Prabowo Resmikan RS Internasional, Tertutup Bayangan Ketidakhadiran Koster

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Ray
    • 7Komentar

    DENPASAR – Kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Bali pada Rabu–Kamis (25–26 Juni 2025) menyisakan tanda tanya besar. Bukan soal agenda penting seperti peresmian Bali International Hospital (BIH), melainkan ketidakhadiran Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur I Nyoman Giri Prasta dalam momen kedatangan kepala negara di Bandara Ngurah Rai. Tak satu pun […]

  • Terus Berlanjut! Kemana Aliran Dana Aset Desa Adat Serangan berlabuh

    Terus Berlanjut! Kemana Aliran Dana Aset Desa Adat Serangan berlabuh

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Penanganan kasus dugaan penggelapan dana hasil penjualan aset Desa Adat Serangan senilai sekitar Rp4,5 miliar memasuki tahap lanjutan. Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bali mulai menelusuri aliran dana tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi pada Senin, 2 Maret 2026. Berita sebelumnya,  Datangi Polda Bali, Kuasa Hukum Desa Adat Serangan Beri Keterangan atas […]

  • Gaji Tembus Rp50 Juta, Profesi Sopir Bus di Jepang Kian Diminati Pekerja Indonesia

    Gaji Tembus Rp50 Juta, Profesi Sopir Bus di Jepang Kian Diminati Pekerja Indonesia

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 589Komentar

    Jakarta – Peluang kerja di Jepang semakin menarik perhatian tenaga kerja Indonesia. Di tengah krisis kekurangan sekitar 30.000 sopir bus yang melanda Negeri Sakura, pemerintah dan perusahaan transportasi Jepang mulai membuka lebih banyak kesempatan bagi pekerja asing, termasuk dari Indonesia. Tingginya kebutuhan tenaga kerja tersebut membuat profesi sopir bus menjadi salah satu pekerjaan yang paling […]

  • Menteri LH Akui Penanganan Sampah Laut Masih Berat, Biaya Tinggi dan Ancaman Racun Jadi Sorotan

    Menteri LH Akui Penanganan Sampah Laut Masih Berat, Biaya Tinggi dan Ancaman Racun Jadi Sorotan

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Denpasar — Pemerintah pusat mengakui bahwa penanganan sampah laut di Indonesia masih menghadapi tantangan besar. Kompleksitas wilayah kepulauan, tingginya biaya operasional, serta risiko pencemaran berbahaya disebut menjadi hambatan utama yang hingga kini belum sepenuhnya teratasi. Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq saat kunjungan kerja di Makassar, Minggu (5/4/2026). Dalam keterangannya kepada awak […]

  • BBQ Malam Tropis dengan Konsep Baru, HARRIS Sunset Road Tawarkan Sensasi Kuliner Lebih Meriah

    BBQ Malam Tropis dengan Konsep Baru, HARRIS Sunset Road Tawarkan Sensasi Kuliner Lebih Meriah

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Denpasar, Bali — HARRIS Hotel & Residence Sunset Road kembali menghadirkan inovasi di dunia kuliner dengan meluncurkan program makan malam bertajuk Sunset Island BBQ Night dalam konsep terbaru yang lebih segar, meriah, dan kaya cita rasa tropis. Program ini menjadi penyegaran dari konsep sebelumnya, dengan menghadirkan pengalaman bersantap yang tidak hanya berfokus pada hidangan, tetapi […]

  • Pemerintah Berlakukan WFA Saat Lebaran 2026, Upaya Redam Kepadatan Mudik dan Balik

    Pemerintah Berlakukan WFA Saat Lebaran 2026, Upaya Redam Kepadatan Mudik dan Balik

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah menetapkan kebijakan kerja dari mana saja atau Work From Anywhere (WFA) pada periode Lebaran 2026. Langkah ini diambil untuk membantu mengurangi kepadatan mobilitas masyarakat saat arus mudik dan arus balik, tanpa menghambat produktivitas kerja. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, skema WFA diterapkan pada 16–17 Maret 2026 bertepatan dengan puncak arus […]

expand_less