Breaking News
light_mode

UMP Bali Tertinggal Jauh dari Jakarta, ARUN Bali Soroti Ketimpangan di Tengah Maraknya Hotel Kelas Dunia

  • account_circle Admin
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR — Ketimpangan upah minimum antara Bali dan Jakarta kian mencolok dalam satu dekade terakhir. Jika pada tahun 2010 Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Bali berada di kisaran Rp1,11 juta, hampir setara dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta sebesar Rp1,18 juta, kini jurangnya melebar signifikan.

Data terbaru menunjukkan UMP Bali berada di angka sekitar Rp3,2 juta, sementara UMP Jakarta telah menembus Rp5,7 juta. Selisih lebih dari Rp2,5 juta ini memicu kritik tajam dari berbagai kalangan, terutama aktivis sosial dan ekonomi kerakyatan.

Sekretaris Advokasi Rakyat untuk Nusantara Bali, Anak Agung Gede Aryawan atau yang akrab disapa Gung De, menilai kondisi ini sebagai bentuk ketimpangan struktural yang tidak sejalan dengan realitas ekonomi Bali saat ini.

“Bali ini bukan daerah miskin. Kita punya industri pariwisata kelas dunia, hotel-hotel jaringan internasional, okupansi tinggi sebelum pandemi, bahkan harga properti dan biaya hidup terus naik. Tapi kenapa upah pekerjanya tertinggal jauh?” tegas Gung De.

Surga Pariwisata, Tapi Upah Tertinggal

Bali dikenal sebagai destinasi wisata global dengan ratusan hotel berbintang, termasuk jaringan internasional yang setara dengan standar Singapura, Dubai, hingga Eropa. Kawasan seperti Nusa Dua, Seminyak, dan Ubud dipenuhi hotel mewah, vila eksklusif, hingga beach club berkelas dunia.

Namun ironisnya, menurut berbagai laporan ekonomi dan ketenagakerjaan, pertumbuhan sektor pariwisata tidak berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan tenaga kerja lokal.

Gung De menilai, dominasi investasi besar dan kepentingan korporasi global di Bali justru tidak diimbangi dengan keberpihakan kebijakan terhadap pekerja.

“Yang menikmati kue ekonomi itu siapa? Investor besar, jaringan hotel internasional. Sementara pekerja lokal masih bergulat dengan upah minimum yang bahkan belum mencerminkan biaya hidup riil di Bali,” ujarnya.

Biaya Hidup Bali Disebut Sudah Mendekati Kota Besar Dunia

Sejumlah riset biaya hidup menunjukkan bahwa harga kebutuhan pokok, sewa tempat tinggal, hingga gaya hidup di Bali, terutama di kawasan pariwisata, mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan di beberapa area, biaya hidup disebut sudah mendekati kota-kota besar internasional.

Kondisi ini memperparah tekanan ekonomi bagi pekerja sektor pariwisata, UMKM, hingga pekerja informal.

Kritik Kepemimpinan dan Kebijakan Upah

Gung De secara tegas menyebut bahwa ketimpangan ini tidak bisa dilepaskan dari arah kebijakan dan keberpihakan pemimpin daerah.

“Kalau benar berpihak pada wong cilik, mestinya ada keberanian untuk mendorong UMP yang lebih adil. Tahun 2010 saja kita bisa hampir setara Jakarta. Kenapa sekarang justru makin tertinggal?” kritiknya.

Ia juga menyoroti lemahnya posisi tawar pekerja di Bali serta minimnya tekanan terhadap pelaku industri besar untuk meningkatkan standar kesejahteraan tenaga kerja.

Dorongan Revisi Kebijakan Upah

ARUN Bali mendorong evaluasi menyeluruh terhadap formula penetapan upah minimum di Bali, termasuk mempertimbangkan:

1. Lonjakan biaya hidup di kawasan pariwisata

2. Besarnya investasi dan keuntungan sektor hospitality

3. Kesenjangan antara pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan pekerja

“Jangan sampai Bali hanya indah untuk wisatawan, tapi keras bagi rakyatnya sendiri,” pungkas Gung De.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Arak Bali ke-6, Momentum Jaga Tradisi dan Perkuat Industri Minuman Lokal

    Hari Arak Bali ke-6, Momentum Jaga Tradisi dan Perkuat Industri Minuman Lokal

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR — Peringatan Hari Arak Bali yang jatuh setiap 29 Januari dinilai menjadi momentum penting dalam menjaga kelestarian budaya sekaligus memperkuat posisi industri minuman tradisional Bali di tengah perkembangan zaman. Pada peringatan Hari Arak Bali ke-6 tahun 2026 ini, arak kembali ditegaskan bukan sekadar produk konsumsi, melainkan bagian tak terpisahkan dari identitas budaya masyarakat Bali. […]

  • Jejak Pohon Asem di Jalanan Warisan Kolonial, Strategi, Fungsi, dan Manfaat yang Masih Terasa Hingga Kini

    Jejak Pohon Asem di Jalanan Warisan Kolonial, Strategi, Fungsi, dan Manfaat yang Masih Terasa Hingga Kini

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 13Komentar

    BALI — Pohon Asem Jawa yang tumbuh berjajar di berbagai ruas jalan tua bukan ditanam secara kebetulan. Pada masa kolonial Belanda, penanaman pohon ini menjadi bagian dari strategi infrastruktur yang dirancang untuk menjawab kebutuhan praktis, navigasi, hingga keamanan perjalanan di wilayah tropis. Dalam catatan sejarah, pemerintah kolonial memilih Asem Jawa karena kemampuannya memberikan keteduhan alami […]

  • Keras! Ancaman China soal Campur Tangan AS Soal Penyatuan Taiwan

    Keras! Ancaman China soal Campur Tangan AS Soal Penyatuan Taiwan

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Beijing — China menyampaikan peringatan keras terhadap Amerika Serikat yang dinilai semakin intens mencampuri kepentingan strategis Beijing, khususnya terkait isu Taiwan dan stabilitas kawasan Asia-Pasifik. Wakil Presiden Center for China and Globalization (CCG), Victor Gao, menegaskan bahwa China tidak akan memulai konflik, namun tidak akan ragu membalas setiap bentuk serangan atau provokasi terhadap kedaulatannya. “China […]

  • Strategi Psikologi Praktis Hadapi Beragam Tipe Kepribadian, Kunci Jaga Relasi Tanpa Kehilangan Ketenangan

    Strategi Psikologi Praktis Hadapi Beragam Tipe Kepribadian, Kunci Jaga Relasi Tanpa Kehilangan Ketenangan

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Di tengah dinamika kehidupan sosial yang kian kompleks, kemampuan memahami dan merespons berbagai tipe kepribadian menjadi keterampilan yang tak lagi bisa dianggap sepele. Setiap individu hadir dengan karakter unik—ada yang menguatkan, ada pula yang menguji kesabaran. Dalam konteks inilah, strategi psikologi praktis dinilai penting untuk menjaga harmoni relasi tanpa harus mengorbankan ketenangan batin. […]

  • Hanoman jadi maskot Porprov Bali 2025, simbol semangat dan kearifan lokal

    Hanoman jadi maskot Porprov Bali 2025, simbol semangat dan kearifan lokal

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    Denpasar, 11 Juli 2025 — Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XLVI tahun 2025 resmi meluncurkan logo dan maskot dalam sebuah seremoni di Sekretariat KONI Bali, Gedung Olahraga Lila Bhuana, Denpasar, Jumat (11/7). Maskot yang dipilih adalah tokoh kera putih Hanoman, sementara logonya terinspirasi dari lima gunung utama di Bali, penuh dengan makna filosofis dan nilai […]

  • China Tambah Cadangan Emas, Analis Nilai Strategi Kurangi Ketergantungan Dolar AS

    China Tambah Cadangan Emas, Analis Nilai Strategi Kurangi Ketergantungan Dolar AS

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Beijing – Bank Rakyat China (People’s Bank of China/PBOC) kembali melanjutkan aksi beli emas pada Agustus 2025. Berdasarkan data resmi, tambahan 0,06 juta troy ons membuat total cadangan emas Negeri Tirai Bambu kini menyentuh angka 74,02 juta troy ons. Ini menjadi bulan ke-10 berturut-turut Beijing memperkuat kepemilikan emasnya. Ekonom senior Asia Pasifik, Liang Wei, menilai […]

expand_less