Breaking News
light_mode

Terpilih Ratu Agung Bagus Ketua IHGMA Bali, Soroti Tantangan Global, Dorong IHGMA Perkuat Fondasi Internal

  • account_circle Ray
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Dinamika industri pariwisata global yang kian kompleks mendorong perubahan arah strategi organisasi profesi perhotelan. Hal ini disampaikan oleh Ratu Agung Bagus Ngurah Putra yang menilai masa depan Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) harus bertumpu pada penguatan internal organisasi agar mampu bersaing menghadapi tantangan global yang terus berkembang.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi industri saat ini tidak lagi serupa dengan masa lalu, termasuk saat pandemi COVID-19. Jika sebelumnya persoalan lebih terfokus pada destinasi dan asal wisatawan, kini tekanan datang dari faktor eksternal yang lebih luas seperti geopolitik dan krisis energi global.

“Situasi saat ini jauh berbeda. Geopolitik dan krisis energi memberi dampak signifikan terhadap pergerakan wisatawan dunia. Ini bukan lagi soal destinasi semata,” ujarnya, pada Selasa, 7 April 2026 di Platinum Hotel Jimbaran Beach Bali.

Ia menjelaskan, kondisi global tersebut berpotensi memengaruhi kedatangan wisatawan dari kawasan Timur Tengah dan Eropa ke Bali. Namun, di sisi lain, negara-negara di kawasan Asia Tenggara seperti Filipina, Vietnam, Kamboja, hingga Singapura juga menghadapi tekanan serupa akibat krisis energi.

Dalam konteks tersebut, ia menekankan pentingnya memperkuat pasar domestik serta menjaga pasar potensial seperti Australia yang dinilai relatif belum terdampak signifikan.

Lebih jauh, Ratu Agung Bagus menegaskan bahwa strategi industri perhotelan ke depan tidak boleh lagi bertumpu pada penurunan harga kamar. Sebaliknya, pelaku industri harus mampu menciptakan nilai tambah (value added) bagi wisatawan.

“Bukan menurunkan harga jual kamar, tetapi bagaimana kita menambahkan value bagi tamu. Ini yang harus menjadi pendekatan baru,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya transformasi internal IHGMA sebagai organisasi profesi. Selama ini, menurutnya, tekanan eksternal membuat organisasi lebih banyak bergerak keluar. Ke depan, fokus perlu diarahkan ke dalam, termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia, tata kelola organisasi, serta penguatan sistem berbasis data.

Sebagai profesional di bidang perhotelan, ia menilai pengalaman saja tidak cukup. Diperlukan landasan keilmuan yang kuat agar setiap langkah organisasi tidak berjalan tanpa arah.

“Kita tidak boleh bekerja zig-zag. Harus ada dasar keilmuan, etika dalam menghargai orang lain, serta pengambilan keputusan yang berbasis data,” katanya.

Pandangan tersebut sejalan dengan momentum pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) III IHGMA Bali yang mengusung tema transformasi dan keberlanjutan. Forum ini menjadi titik penting dalam menentukan arah kepemimpinan baru organisasi sekaligus memperkuat peran IHGMA dalam pembangunan pariwisata Bali.

Sementara itu, tokoh IHGMA Bali, Komang Artana, menilai regenerasi kepemimpinan menjadi kebutuhan organisasi yang dinamis. Ia menekankan bahwa IHGMA selama ini terus melahirkan pemimpin baru setiap tiga tahun, dengan nilai utama profesionalisme, integritas, dan jaringan (networking).

Ia juga berharap kepemimpinan ke depan mampu memperkuat sistem internal organisasi, termasuk pemanfaatan teknologi seperti pengembangan website terintegrasi sebagai pusat informasi bagi seluruh pemangku kepentingan pariwisata.

“Sudah saatnya memberi ruang bagi generasi berikutnya untuk berkembang, sekaligus merapikan fondasi organisasi agar lebih adaptif,” ujarnya.

Dengan berbagai tantangan global yang dihadapi, penguatan internal organisasi dinilai menjadi kunci agar IHGMA tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak transformasi industri perhotelan yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (1)

  • ufo777

    #ufo777 #situsjudiufo777 #ufo777terpercaya #slotgacorufo777 #ufo777indonesia #linkalternatifufo777 #daftaruafo777 #loginufo777 #promoufo777 #agenjudiufo777 #ufo777resmi

    Balas12 April 2026 12:30 PM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jurusan Desain dan Produksi Busana SMK Negeri 3 Denpasar Menjanjikan untuk Dunia Usaha dan Dunia Kerja

    Jurusan Desain dan Produksi Busana SMK Negeri 3 Denpasar Menjanjikan untuk Dunia Usaha dan Dunia Kerja

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Budi Susilawarsa
    • 1Komentar

    Denpasar – SMK Negeri 3 Denpasar saat ini memiliki empat jurusan, yaitu Perhotelan, Kuliner, Kecantikan Kulit dan Rambut, serta Desain dan Produksi Busana. Memang, saat ini jurusan yang paling banyak diminati adalah Perhotelan dan Kuliner. Namun, bukan berarti jurusan Kecantikan Kulit dan Rambut serta Desain dan Produksi Busana tidak memiliki peminat. “Keempat jurusan yang dimiliki […]

  • Kasus Dugaan Penggelapan Rp200 Miliar di Nusa Penida Cermin Gelap Dominasi Modal Asing dalam Pariwisata Bali

    Kasus Dugaan Penggelapan Rp200 Miliar di Nusa Penida Cermin Gelap Dominasi Modal Asing dalam Pariwisata Bali

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 17Komentar

    KLUNGKUNG – Laporan dugaan penggelapan dana senilai Rp200 miliar oleh Trinh Ngoc Tran, warga negara Amerika keturunan Vietnam, terhadap rekannya Christopher Capel di PT Lembongan Monkey Water Sport, Nusa Penida, membuka tabir persoalan mendasar dalam industri pariwisata Bali, dominasi modal asing yang rawan penyimpangan. Laporan resmi yang diterima SPKT Polres Klungkung pada Senin (18/8/2025) itu […]

  • Denmark Siap Melawan jika AS Memaksakan Ambisi Greenland, Washington Lempar Umpan Rp1,6 Miliar per Warga

    Denmark Siap Melawan jika AS Memaksakan Ambisi Greenland, Washington Lempar Umpan Rp1,6 Miliar per Warga

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    KOPENHAGEN, 13 Januari 2026 — Tarik-menarik kepentingan antara Denmark dan Amerika Serikat atas Greenland memasuki fase paling sensitif dalam sejarah hubungan transatlantik. Pemerintah Denmark secara terbuka menyatakan tidak akan mundur selangkah pun apabila Washington memaksakan ambisi mengambil alih Greenland, wilayah otonom yang selama ini berada di bawah kedaulatan Kerajaan Denmark dan memiliki posisi kunci dalam […]

  • Man Tayax Menggugat! Kritik Cadas untuk PSI dan Pembelaan Terbuka untuk Megawati

    Man Tayax Menggugat! Kritik Cadas untuk PSI dan Pembelaan Terbuka untuk Megawati

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 8Komentar

    DENPASAR – Pemikir kritis Bali, I Nyoman Sukataya atau Man Tayax, melontarkan kritik yang tajam dan tanpa tedeng aling-aling terhadap Ketua Harian PSI, Ahmad Ali, setelah pernyataannya yang menyebut Megawati Soekarnoputri sebagai “nenek-nenek”. Bagi Man Tayax, ini bukan sekadar serangan politik, melainkan penghinaan terhadap martabat perempuan dan bentuk diskriminasi yang tidak bisa ditoleransi. Man Tayax […]

  • Bali Kesatuan Utuh, Gung De Aryawan Bersuara Keras: Jangan Monopoli Lapangan Kerja Pariwisata

    Bali Kesatuan Utuh, Gung De Aryawan Bersuara Keras: Jangan Monopoli Lapangan Kerja Pariwisata

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 11Komentar

    DENPASAR – Pengamat Kebijakan Publik, A A Gede Agung Aryawan atau yang akrab disapa Gung De, melontarkan kritik tajam terhadap praktik monopoli lapangan kerja di sektor pariwisata Bali. Ia menegaskan, Bali adalah satu kesatuan wilayah yang tidak boleh terpecah oleh kepentingan egosektoral. Dalam pernyataannya di Denpasar, Sabtu (11/1), Gung De yang juga merupakan Sekretaris Advokasi […]

  • Bali Darurat Rabies: 1,16 Juta Anjing Menghantui, 12 Nyawa Melayang Sia-sia!

    Bali Darurat Rabies: 1,16 Juta Anjing Menghantui, 12 Nyawa Melayang Sia-sia!

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Pulau Dewata sedang tidak baik-baik saja. Di balik keindahan pantainya, ancaman mematikan mengintai dari balik gonggongan anjing liar yang populasinya kini lepas kendali. Data terbaru menunjukkan Bali telah menjadi “bom waktu” rabies di Indonesia. Berdasarkan data Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), populasi anjing di Bali meledak hingga angka 1,16 juta ekor. Angka fantastis […]

expand_less