Breaking News
light_mode

Kacaunya Masalah Sampah Diduga Akibat Arah Kebijakan dan Keberpihakan Pemerintah Dalam Pelayanan Publik

  • account_circle Admin
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Penanganan sampah di Kota Denpasar kembali menjadi sorotan publik. Di tengah meningkatnya volume sampah dan berbagai kebijakan yang mendorong masyarakat untuk memilah dari sumber, muncul kritik bahwa pemerintah daerah belum sepenuhnya mengoptimalkan fasilitas yang telah dimiliki.

Salah satu yang disorot adalah keberadaan TPST Kertalangu yang dinilai memiliki potensi besar sebagai pusat pengolahan sampah organik. Dengan luas lahan yang memadai, fasilitas tersebut seharusnya mampu difungsikan secara maksimal untuk mengolah sampah organik dalam skala kota, bukan justru membebankan pengolahan sepenuhnya kepada masyarakat.

Gambar Ilustrasi AI, masyarakat bakar sampah untuk selesaikan secara mandiri.

“Memilah sampah itu langkah baik, bahkan ideal jika masyarakat mampu mengolah sampah organiknya sendiri. Namun, pemerintah tidak boleh lepas tangan dalam tanggung jawab pengelolaan dan pengangkutan sampah,” demikian pandangan tokoh politikus Denpasar ini.

Mengacu pada ketentuan perundang-undangan, pemerintah daerah memiliki kewajiban sebagai pengelola utama sampah. Artinya, seluruh sampah yang dihasilkan di wilayah perkotaan seharusnya tetap menjadi tanggung jawab pemerintah untuk diangkut dan ditangani secara sistematis.

Pengamat sosial politik ini, Anak Agung Susruta Ngurah Putra, menilai persoalan sampah di Denpasar bukan semata soal teknis, melainkan juga menyangkut arah kebijakan dan keberpihakan pemerintah dalam pelayanan publik.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak bisa hanya mendorong perubahan perilaku masyarakat tanpa memastikan sistem pengelolaan berjalan optimal.

“Edukasi penting, tetapi tidak boleh dijadikan alasan untuk mengalihkan tanggung jawab. Negara, dalam hal ini pemerintah daerah, tetap menjadi aktor utama dalam memastikan sistem pengangkutan dan pengolahan berjalan baik,” ujarnya, yang dikutip dari pernyataannya melalui akun Facebook pribadi.

Ia menambahkan, fasilitas seperti TPST Kertalangu dan jaringan TPS3R seharusnya menjadi tulang punggung sistem pengelolaan sampah kota. Dengan dukungan sumber daya yang dimiliki pemerintah, baik armada pengangkut, sumber daya manusia, maupun anggaran, optimalisasi dinilai bukan hal yang mustahil.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya tata kelola yang terintegrasi. Sampah dari sumber, kata dia, seharusnya tetap diangkut oleh pemerintah, lalu dipilah di fasilitas yang tersedia. Sampah bernilai ekonomis dapat didaur ulang, sampah residu dikirim ke TPA, sementara sampah organik diarahkan ke pusat pengolahan seperti TPST Kertalangu.

“Kalau sistem ini berjalan, beban masyarakat akan berkurang dan dampak lingkungan bisa ditekan. Masalahnya bukan pada ketiadaan solusi, tetapi pada konsistensi implementasi,” tegasnya.

Di sisi lain, partisipasi masyarakat tetap menjadi elemen penting. Namun tanpa dukungan sistem yang kuat dan pelayanan yang maksimal dari pemerintah, upaya tersebut dinilai tidak akan efektif maupun berkelanjutan.

Situasi ini memperlihatkan bahwa persoalan sampah di Denpasar bukan hanya soal kebiasaan warga, melainkan juga ujian bagi kapasitas pemerintah dalam menjalankan mandat pelayanan publik secara nyata dan terukur.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PBJT Dinilai Cekik UMKM, Yonathan Baskoro Tegas Menolak

    PBJT Dinilai Cekik UMKM, Yonathan Baskoro Tegas Menolak

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Kebijakan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) yang diatur dalam Pasal 16 terkait penjualan atau penyerahan makanan dan minuman menuai penolakan keras dari Anggota DPRD Kota Denpasar Komisi I, Yonathan Andre Baskoro. Ia menilai aturan tersebut berpotensi memberatkan pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) serta menunjukkan kurangnya keberpihakan pada ekonomi rakyat. Pasal tersebut […]

  • KEK Kura Kura Bali Tegaskan Komitmen Lestarikan Delapan Pura di Tengah Pengembangan Kawasan

    KEK Kura Kura Bali Tegaskan Komitmen Lestarikan Delapan Pura di Tengah Pengembangan Kawasan

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR, BALI – Suasana hening dan sakral pasca perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 masih terasa kuat di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali. Aktivitas pembangunan yang biasanya berlangsung dinamis, sempat berhenti total sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi luhur masyarakat Bali. Keheningan tersebut tidak sekadar bentuk kepatuhan terhadap aturan, melainkan menjadi momentum […]

  • Negara Absen, Intoleransi Merajalela! Kasus Sukabumi Bukti Nyata Pembiaran Sistemik Play Button

    Negara Absen, Intoleransi Merajalela! Kasus Sukabumi Bukti Nyata Pembiaran Sistemik

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    SUKABUMI – Peristiwa perusakan rumah milik keluarga Yongki di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, kembali memunculkan satu pertanyaan yang tak kunjung terjawab: sampai kapan negara akan terus membiarkan intoleransi beragama merusak sendi-sendi kebangsaan? Kejadian pada akhir Juni 2025 ini menggambarkan kegagalan negara melindungi warganya yang memiliki keyakinan berbeda. Di tengah heningnya peran negara, justru […]

  • Tiga Debt Collector Ditangkap Usai Aniaya Pengemudi Ojol di Jimbaran, Aksi Brutal Viral di Medsos

    Tiga Debt Collector Ditangkap Usai Aniaya Pengemudi Ojol di Jimbaran, Aksi Brutal Viral di Medsos

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Tiga penagih utang—Azizmon Yoaquim Dance, Damianus Bebioja, dan Yohanes Dhae—ditangkap aparat Polresta Denpasar setelah menganiaya seorang pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Jimbaran, Badung. Peristiwa yang terjadi pada Selasa (18/11/2025) di Jalan Bypass Ngurah Rai itu langsung menyedot perhatian publik setelah rekaman pemukulan beredar luas di media sosial. Korban bernama Deka Prasetyo Mahardiko […]

  • Si Pisang Jadi Profesor Tamu! Analogi Unik Jelaskan Bedanya X-ray, CT Scan, dan MRI

    Si Pisang Jadi Profesor Tamu! Analogi Unik Jelaskan Bedanya X-ray, CT Scan, dan MRI

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 6Komentar

    DENPASAR — Siapa sangka, sebuah gambar sederhana dari buah pisang bisa mengajarkan konsep rumit dunia radiologi? Lewat visualisasi unik yang diunggah akun Tech Time dan diulas dalam kuliah populer Now I Know, pisang seolah-olah “menjadi profesor tamu” untuk menjelaskan perbedaan X-ray, CT scan, dan MRI. Gambar itu langsung menyita perhatian banyak orang karena sederhana, relatable, […]

  • Trik Cerdik Istri di Zaman Pertengahan, Pelajaran Terselubung Tentang Cara Menjaga Suami

    Trik Cerdik Istri di Zaman Pertengahan, Pelajaran Terselubung Tentang Cara Menjaga Suami

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – Pada Abad Pertengahan di sebuah desa kecil di Prancis, terdapat kisah menarik yang menggambarkan kecerdikan para istri dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. Meskipun terkesan ekstrem, kisah ini mengandung pesan mendalam tentang kesetiaan, perhatian, dan cara halus seorang perempuan menjaga suaminya agar selalu kembali ke rumah. Menurut cerita yang diwariskan secara turun-temurun, sekelompok wanita […]

expand_less