Breaking News
light_mode

Mobil Terjun ke Jurang 100 Meter di Karangasem, Satu Orang Tewas di Tempat

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Karangasem – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Banjar Temakung, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Minggu (22/3) sekitar pukul 17.00 Wita. Sebuah mobil Daihatsu Terios berwarna hitam dengan nomor polisi DK 1437 ACB dilaporkan terjun ke jurang sedalam kurang lebih 100 meter setelah diduga kehilangan kendali.

Akibat kejadian tersebut, pengemudi kendaraan meninggal dunia di lokasi. Sementara kondisi mobil mengalami kerusakan parah setelah jatuh hingga ke dasar jurang.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, rombongan dalam kendaraan tersebut sebelumnya baru saja pulang dari menghadiri acara undangan di Banjar Bonyoh. Namun, dalam perjalanan kembali, kendaraan diduga mengalami out of control hingga keluar jalur dan terperosok ke jurang di jalur yang dikenal rawan.

Belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan. Aparat terkait masih melakukan penanganan di lokasi serta penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kronologi kejadian.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengendara untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintasi jalur ekstrem dan minim penerangan di wilayah perbukitan Karangasem.

Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Karangasem Ipda I Nengah Artono mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi pada Minggu (22/3/2026) pukul 17.00 Wita. Korban diketahui berinisial IGS (31), warga Desa Tianyar, Kecamatan Kubu, Karangasem

“Berdasarkan informasi dari saksi, korban selesai kondangan dan (diduga) sempat minum miras (minuman keras) sehingga pada saat pulang kondisi korban dalam keadaan mabuk,” ungkap Artono, saat dikonfirmasi, pada Senin (23/3/2026). Ia mengungkapkan, kecelakaan bermula saat korban mengemudikan mobil dari arah selatan menuju utara atau arah Rendang menuju Kubu.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (4)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keluarga Pasien Tuding Keracunan Obat, Kadis Kesehatan Rote Ndao Bantah: Itu Reaksi Alergi!

    Keluarga Pasien Tuding Keracunan Obat, Kadis Kesehatan Rote Ndao Bantah: Itu Reaksi Alergi!

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Deda Henukh
    • 3Komentar

    Rote Ndao – Insiden medis menimpa seorang ibu rumah tangga, Paulina Kiki (54), warga Batutua, Kecamatan Rote Barat Daya, usai mengikuti pengobatan gratis Puskesmas Keliling Batutua pada Selasa, 27 Agustus 2025. Pasien mengalami panas tinggi, gatal-gatal, dan pembengkakan kulit setelah mengonsumsi obat yang diberikan petugas kesehatan. Suami korban, Welhelmus Narang, menuturkan kekecewaannya kepada media. Ia […]

  • Fakultas Peternakan Unud Dorong Kemandirian Peternak Lewat Hilirisasi dan Demo Konsentrat Pakan di Badung

    Fakultas Peternakan Unud Dorong Kemandirian Peternak Lewat Hilirisasi dan Demo Konsentrat Pakan di Badung

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 13Komentar

    Badung, Bali – Fakultas Peternakan Universitas Udayana melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat menggelar kegiatan Hilirisasi dan Demo Pembuatan Konsentrat Pakan Babi dan Unggas di Kelompok Peternak Babi Tani Werdhi Ayu, Banjar Lipah, Desa Petang, Kabupaten Badung, pada Sabtu (30/8/2025). Kegiatan ini dirancang untuk mengurangi ketergantungan peternak pada pakan pabrikan yang harganya fluktuatif sekaligus memberdayakan kelompok […]

  • Antara Mistis dan Tekanan Batin, Fenomena Kerangsukan Masih Menjadi Misteri

    Antara Mistis dan Tekanan Batin, Fenomena Kerangsukan Masih Menjadi Misteri

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Fenomena kerangsukan masih menjadi peristiwa yang kerap memunculkan rasa takut sekaligus tanda tanya di tengah masyarakat. Dalam berbagai kejadian, tubuh seseorang mendadak kehilangan kendali, berteriak tanpa arah, hingga menunjukkan perilaku di luar kesadarannya sendiri. Di tengah aroma dupa, suara gamelan, atau lantunan doa, suasana mencekam sering kali menyelimuti lokasi terjadinya kerangsukan. Tatapan kosong, […]

  • Lambang Tengkorak Menggigit Bulan Sabit, Identitas Keras Kekuasaan Kerajaan Kadiri

    Lambang Tengkorak Menggigit Bulan Sabit, Identitas Keras Kekuasaan Kerajaan Kadiri

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR — Lambang tengkorak bertaring yang menggigit Bulan Sabit atau dikenal sebagai Ardhacandrakapala lancana bukan sekadar simbol mistik, melainkan identitas resmi kekuasaan Kerajaan Khadiri (Panjalu) yang berpusat di Daha pada masa pemerintahan Sri Maha Raja Rakai Sirikan Sri Bameswara (1034–1057 Çaka / 1112–1135 M). Simbol ini digunakan secara sadar dan politis sebagai penegasan ideologi kerajaan, […]

  • Prabowo Siaga El Nino, Perintahkan Antisipasi Kekeringan dan Karhutla Nasional

    Prabowo Siaga El Nino, Perintahkan Antisipasi Kekeringan dan Karhutla Nasional

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Presiden Instruksikan Penguatan Ketahanan Air, Pangan, dan Teknologi Pemadam Karhutla JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman musim kemarau yang diperkirakan berlangsung bersamaan dengan fenomena El Nino berkekuatan kuat pada 2026. Arahan tersebut disampaikan saat memimpin rapat terbatas bersama jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa […]

  • Doa dari Bali Utara untuk Nusantara! Ketika Para Penglingsir, Sulinggih, dan Tokoh Lintas Iman Menyatukan Harapan Bangsa

    Doa dari Bali Utara untuk Nusantara! Ketika Para Penglingsir, Sulinggih, dan Tokoh Lintas Iman Menyatukan Harapan Bangsa

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Ray
    • 18Komentar

    KUBUTAMBAHAN– Sabtu pagi, 17 Januari 2026, Pura Penyusuan (Puseh Penegil Dharma) di Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, tak sekadar menjadi tempat persembahyangan. Pura ini menjelma ruang perjumpaan kesadaran kolektif, tentang alam, tentang keseimbangan, dan tentang masa depan Indonesia. Sejak pukul 10.00 WITA, doa-doa dipanjatkan dalam sebuah peristiwa bertajuk “Doa Bersama untuk Negeri, dari Bali Utara untuk Nusantara.” […]

expand_less