Breaking News
light_mode

Daging Babi, Gizi dan Polemik Larangan Jual Terbuka di Medan

  • account_circle Ray
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MEDAN – Daging babi merupakan salah satu sumber protein hewani yang dikonsumsi luas di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Sumatera Utara. Di tengah nilai gizi yang dikandungnya, kebijakan pelarangan penjualan daging babi secara terbuka di Kota Medan memunculkan polemik di masyarakat.

Secara ilmiah, daging babi dikenal mengandung protein berkualitas tinggi yang penting untuk pembentukan dan perbaikan jaringan tubuh. Dosen Gizi Masyarakat Universitas Sumatera Utara, Dr. Rina Sembiring, dalam keterangannya kepada wartawan, menjelaskan bahwa setiap 100 gram daging babi tanpa lemak mengandung sekitar 20–25 gram protein.

“Selain protein, daging babi juga mengandung vitamin B kompleks, terutama B1 (tiamin), B6, dan B12, serta mineral seperti zat besi dan seng yang penting untuk metabolisme dan daya tahan tubuh,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Ia menambahkan, seperti halnya daging merah lain, konsumsi tetap harus dibatasi. “Yang perlu diperhatikan adalah cara pengolahan dan jumlah konsumsi. Jika berlebihan dan tinggi lemak jenuh, tentu berisiko terhadap kesehatan jantung,” katanya.

Di Indonesia, konsumsi daging babi cukup tinggi di sejumlah wilayah seperti Medan, Sumatera Utara, Bali, serta Nusa Tenggara Timur, yang memiliki keberagaman latar belakang agama dan budaya.

Namun, kebijakan Pemerintah Kota Medan yang melarang penjualan daging babi secara terbuka di pasar-pasar tradisional memicu perdebatan. Kepala Dinas Perdagangan Kota Medan, Ahmad Syahputra, saat dikonfirmasi menyatakan bahwa aturan tersebut bertujuan menjaga ketertiban dan sensitivitas antarumat beragama.

“Kami tidak melarang peredarannya. Penjualan tetap diperbolehkan, tetapi harus ditempatkan di lokasi tertutup atau terpisah agar tidak menimbulkan gesekan sosial,” tegasnya.

Di sisi lain, sejumlah pelaku usaha menilai kebijakan itu tidak sepenuhnya adil. Salah seorang pedagang di Pasar Petisah, Sugianto (45), menyebut larangan jual terbuka berdampak pada omzet.

“Pembeli jadi sungkan. Padahal di Medan ini banyak juga warga yang mengonsumsi daging babi. Selama ini kami hidup berdampingan,” katanya.

Pengamat hukum tata negara dari Universitas HKBP Nommensen, Prof. Maruli Sihombing, menilai kebijakan publik harus berlandaskan konstitusi dan semangat kebinekaan. “Indonesia berdiri di atas dasar Pancasila. Prinsipnya adalah menjamin kebebasan beragama sekaligus menghormati perbedaan. Negara tidak boleh tunduk pada arogansi satu tafsir keagamaan dalam mengatur ruang publik,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan daerah harus mempertimbangkan asas proporsionalitas dan non-diskriminasi. “Jika tidak ada pelanggaran hukum atau gangguan ketertiban umum yang nyata, maka pembatasan harus diuji secara objektif,” katanya.

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan komposisi penduduk di Kota Medan terdiri dari beragam pemeluk agama, dengan Muslim sebagai mayoritas, namun terdapat pula komunitas Kristen, Katolik, Buddha, dan Konghucu dalam jumlah signifikan. Realitas sosial tersebut, menurut sejumlah tokoh masyarakat, menuntut kebijakan yang inklusif.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Medan, Pdt. Daniel Manurung, menyatakan dialog menjadi kunci. “Jangan sampai regulasi justru memicu kesan diskriminatif. Yang dibutuhkan adalah pengaturan teknis yang adil, bukan pelarangan yang terasa sepihak,” ujarnya.

Polemik ini menunjukkan bahwa isu pangan bukan semata soal konsumsi, melainkan juga menyentuh ranah sosial, ekonomi, dan prinsip kebangsaan. Di tengah keberagaman yang menjadi karakter bangsa, publik menanti kebijakan yang tegas, berwibawa, namun tetap menjunjung keadilan bagi seluruh warga negara tanpa kecuali.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (4)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kurator Hotel Sing Ken-Ken Digugat Fee Broker, Mangkir di Sidang Perdana

    Kurator Hotel Sing Ken-Ken Digugat Fee Broker, Mangkir di Sidang Perdana

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Majelis Hakim Pengadilan Negeri Denpasar menunda sidang perdana gugatan dugaan perbuatan melawan hukum setelah tergugat, Dr. Ni Wayan Umi Martina, tidak menghadiri persidangan. DENPASAR – Sidang perdana gugatan dugaan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terhadap Kurator penjualan aset Hotel Sing Ken-Ken, Dr. Ni Wayan Umi Martina, SH., MH., digelar secara terbuka di Ruang Sidang Sari, Pengadilan […]

  • Geger! Pimred Warta Global Bali Jadi Korban Peretasan, Akun Medsos Dibajak dan Keluarga Diancam Rp10 Juta

    Geger! Pimred Warta Global Bali Jadi Korban Peretasan, Akun Medsos Dibajak dan Keluarga Diancam Rp10 Juta

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Pimpinan Redaksi Warta Global Bali, Maichel Benedictus atau yang akrab disapa Romo Benny, melaporkan dugaan peretasan dan penyalahgunaan sejumlah akun digital miliknya ke Direktorat Reserse Siber Polda Bali. Kasus tersebut juga disertai dugaan intimidasi terhadap keluarganya dan permintaan uang sebesar Rp10 juta. Laporan itu disampaikan Romo Benny ke SPKT Polda Bali pada Kamis […]

  • Siswa SMK Wira Bhakti Kembali Torehkan Prestasi di Porjar Kota Denpasar 2026

    Siswa SMK Wira Bhakti Kembali Torehkan Prestasi di Porjar Kota Denpasar 2026

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Budi Susilawarsa
    • 2Komentar

    Denpasar – Siswa SMK Wira Bhakti kembali mengukir prestasi membanggakan dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Kota Denpasar 2026. Sejumlah siswa berhasil meraih juara pada beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan. Pada cabang pencak silat, Made Nadia Vira Bawanti, siswi kelas X KL1, sukses meraih juara II pada nomor seni tunggal. Sementara itu, pada cabang olahraga […]

  • Ascott Bali Bagikan Ribuan Tas Ramah Lingkungan, Kampanye Kurangi Plastik Sekali Pakai Menjangkau Masyarakat

    Ascott Bali Bagikan Ribuan Tas Ramah Lingkungan, Kampanye Kurangi Plastik Sekali Pakai Menjangkau Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Memperingati Hari Bebas Kantong Plastik Internasional, Ascott Bali Area kembali menggelar kampanye lingkungan bertajuk BAG! BAG! BAG (Bagi Bagi BAG) dengan membagikan tas belanja ramah lingkungan kepada masyarakat di Pasar Kreneng, Denpasar, Jumat (3/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sekaligus mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju […]

  • Kabut Asap Indonesia Bayangi F1 Singapura 2026, Balapan Terancam?

    Kabut Asap Indonesia Bayangi F1 Singapura 2026, Balapan Terancam?

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Risiko kabut asap lintas batas meningkat akibat kondisi kering dan El Niño, Singapura siapkan skenario khusus untuk menjamin keselamatan penonton, pembalap, dan kru. SINGAPURA — Gelaran Formula 1 (F1) Singapore Grand Prix 2026 menghadapi potensi gangguan kabut asap lintas batas yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. Ancaman tersebut menjadi perhatian karena balapan […]

  • SNBT 2026 Diumumkan, Ribuan Calon Mahasiswa Lolos ke Universitas Udayana

    SNBT 2026 Diumumkan, Ribuan Calon Mahasiswa Lolos ke Universitas Udayana

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    JIMBARAN — Hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Tahun 2026 resmi diumumkan pada Senin (25/5/2026) pukul 15.00 WIB melalui laman Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) dan laman mirror perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia. Dalam seleksi tahun ini, Universitas Udayana menyiapkan sedikitnya 3.874 kursi melalui jalur SNBT atau sekitar 40 persen dari total daya […]

expand_less