Breaking News
light_mode

Muak dengan Korupsi, Gelombang Protes Gen Z Tumbangkan PM Bulgaria

  • account_circle Admin
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SOFIA — Perdana Menteri Bulgaria, Rossen Jeliazkov, mengumumkan pengunduran dirinya pada Kamis (11/12/2025), setelah berminggu-minggu diguncang demonstrasi besar yang dipimpin generasi muda anti-korupsi.

Pernyataan itu disampaikan melalui pidato yang disiarkan langsung di televisi nasional, hanya beberapa menit sebelum parlemen menggelar pemungutan suara mosi tidak percaya terhadap pemerintahannya.
“Hari ini, pemerintah mengundurkan diri,” ujar Jeliazkov dalam pernyataannya.

Pengunduran diri tersebut menandai puncak krisis politik di negara anggota Uni Eropa itu, yang dijadwalkan mengadopsi mata uang euro pada 1 Januari 2026. Langkah tersebut semula dipandang sebagai tonggak penting integrasi ekonomi Bulgaria ke dalam kawasan Eropa.

Tekanan Jalanan dan Krisis Legitimasi
Gelombang protes dipelopori generasi yang lahir antara 1997 hingga 2012 atau dikenal sebagai Gen Z. Aksi berlangsung di berbagai kota dan memusat di ibu kota Sofia. Ribuan demonstran, mayoritas anak muda, memadati kawasan parlemen dengan membawa spanduk bertuliskan tuntutan pemberantasan korupsi dan reformasi politik.

Aksi yang awalnya berjalan damai sempat berujung ricuh. Aparat kepolisian melaporkan sedikitnya sepuluh orang ditangkap, sementara sejumlah demonstran mengalami luka-luka akibat bentrokan.
Bagi para pengunjuk rasa, protes bukan semata soal kebijakan fiskal.

Mereka mempersoalkan dugaan praktik korupsi, kroniisme, dan impunitas yang dinilai telah mengakar selama bertahun-tahun.

Dalam pidato pengunduran dirinya, Jeliazkov mengakui bahwa demonstrasi tersebut bukan hanya menyangkut tuntutan sosial dan ekonomi, melainkan juga “soal nilai-nilai.”

Anggaran Euro Picu Krisis

Jeliazkov memimpin pemerintahan koalisi minoritas yang dipimpin partai Citizens for European Development of Bulgaria (GERB). Krisis memuncak setelah pemerintah mengajukan rancangan anggaran 2026, anggaran pertama yang sepenuhnya disusun dalam denominasi euro.

Rancangan itu mencakup kenaikan iuran jaminan sosial dan pajak dividen guna membiayai peningkatan belanja publik. Di tengah tekanan publik, pemerintah menarik kembali proposal tersebut. Namun, langkah itu tidak cukup meredakan gelombang protes.

Bulgaria sendiri tercatat sebagai salah satu negara dengan tingkat persepsi korupsi tertinggi di antara anggota Uni Eropa, menurut laporan Transparency International. Sejak bergabung dengan Uni Eropa pada 2007, isu korupsi kerap menjadi sorotan dalam dinamika politik domestik.

Oposisi dan Presiden Ambil Sikap
Seusai pengunduran diri, oposisi bergerak cepat. Asen Vassilev, pemimpin partai Continue the Change, menyebut mundurnya Jeliazkov sebagai “langkah awal menuju Bulgaria yang normal sebagai negara Eropa.” Ia mendesak digelarnya pemilu yang adil dan bebas dari manipulasi.

Presiden Rumen Radev turut menyerukan agar parlemen mendengarkan “suara alun-alun.” Sesuai konstitusi, Radev kini berkonsultasi dengan partai-partai politik untuk membentuk pemerintahan baru. Jika gagal, ia akan menunjuk kabinet sementara hingga pemilu berikutnya diselenggarakan.

Sinyal dari Generasi Digital

Gerakan Gen Z di Bulgaria disebut sebagai bagian dari tren global mobilisasi anak muda yang memanfaatkan media sosial, siaran langsung, dan jaringan digital untuk menggalang dukungan. Di berbagai negara lain, generasi yang sama juga aktif menekan pemerintah dalam isu korupsi dan ketimpangan ekonomi.

Keputusan Jeliazkov mundur menjadikan Bulgaria sebagai negara Eropa pertama yang pemerintahannya tumbang akibat tekanan langsung gelombang protes generasi muda anti-korupsi.

Peristiwa ini terjadi hanya beberapa hari sebelum pengumuman resmi adopsi euro, menciptakan ketidakpastian baru di tengah ambisi integrasi ekonomi. Bagi banyak demonstran, pesan yang ingin ditegaskan jelas: integrasi Eropa tidak berarti tanpa reformasi nyata dan pemerintahan yang bersih.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Larangan Atlet Israel! Antara Kedaulatan dan Semangat Sportivitas

    Larangan Atlet Israel! Antara Kedaulatan dan Semangat Sportivitas

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    JAKARTA – Polemik larangan atlet Israel berlaga di Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Jakarta menempatkan Indonesia dalam pusaran tarik menarik antara prinsip konstitusi dan semangat universal olahraga. Pemerintah Indonesia tetap teguh pada keputusan tidak memberikan visa bagi atlet Israel, meski berimbas pada sanksi dari Komite Olimpiade Internasional (IOC). Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick […]

  • Prof Anom Sepakat dengan Puan, Soroti Koster yang Diduga Abai Terhadap Peringatan Dini Sektor Pariwisata photo_camera 4

    Prof Anom Sepakat dengan Puan, Soroti Koster yang Diduga Abai Terhadap Peringatan Dini Sektor Pariwisata

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    DENPASAR – Gubernur Bali I Wayan Koster kembali menjadi sorotan tajam setelah dinilai terlalu optimistis dalam menanggapi isu pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor pariwisata Bali. Pernyataannya yang menyebut isu PHK sebagai “kampanye hitam” dari pesaing destinasi wisata lain justru memicu kritik dari berbagai kalangan, termasuk akademisi pariwisata. Salah satu suara kritis datang dari Prof. […]

  • Jejak Pohon Asem di Jalanan Warisan Kolonial, Strategi, Fungsi, dan Manfaat yang Masih Terasa Hingga Kini

    Jejak Pohon Asem di Jalanan Warisan Kolonial, Strategi, Fungsi, dan Manfaat yang Masih Terasa Hingga Kini

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    BALI — Pohon Asem Jawa yang tumbuh berjajar di berbagai ruas jalan tua bukan ditanam secara kebetulan. Pada masa kolonial Belanda, penanaman pohon ini menjadi bagian dari strategi infrastruktur yang dirancang untuk menjawab kebutuhan praktis, navigasi, hingga keamanan perjalanan di wilayah tropis. Dalam catatan sejarah, pemerintah kolonial memilih Asem Jawa karena kemampuannya memberikan keteduhan alami […]

  • Drone! Aset Strategis Peperangan Modern, Indonesia Wajib Kembangkan Karya Anak Bangsa

    Drone! Aset Strategis Peperangan Modern, Indonesia Wajib Kembangkan Karya Anak Bangsa

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta, 7 Juli 2025 – Di tengah dinamika perang modern yang tak lepas dari penggunaan roket, rudal pertahanan dan serangan, kapal perang hingga jet tempur, kehadiran drone menjadi elemen penting dalam sistem pertahanan negara. Sebagai alat tempur yang ekonomis, fleksibel, dan mampu menjangkau wilayah luas, drone menjadi kebutuhan strategis, terlebih bagi negara kepulauan seperti Indonesia. […]

  • Sampoerna Resmi Hengkang dari Bursa, Analis Sebut Arah Baru Konglomerasi Mulai Terlihat

    Sampoerna Resmi Hengkang dari Bursa, Analis Sebut Arah Baru Konglomerasi Mulai Terlihat

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Langkah Grup Sampoerna melepas seluruh kepemilikan sahamnya sebesar 65,72% di PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) kepada Posco International Corporation menandai berakhirnya jejak panjang keluarga Sampoerna di Bursa Efek Indonesia (BEI). Melalui transaksi strategis tersebut, Grup Sampoerna kini tidak lagi memiliki satu pun perusahaan tercatat di BEI. Sebelumnya, keluarga Sampoerna juga telah melepas kepemilikan […]

  • Anak Dibawa Tanpa Izin, LBH Ansor Bali Bantu Avril Dapatkan Kembali Anak Kandungnya

    Anak Dibawa Tanpa Izin, LBH Ansor Bali Bantu Avril Dapatkan Kembali Anak Kandungnya

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    DENPASAR – Sungguh malang seorang ibu yang berjuang mencari buah hatinya yang diduga dilarikan oleh seorang ibu tiri dari Avril Waloeyo. Anak laki – laki yang berumur 3,5 tahun ini kini tinggal dengan nenek tanpa izin dari ibunya yakni Avril Waloeyo. Kisah ini berawal dari pihak korban Avril Waloeyo yang meninggalkan tempat tinggalnya bersama ibu […]

expand_less