Breaking News
light_mode

Pengkhianatan dari Dalam, Ancaman Paling Mematikan bagi Kekuasaan dan Institusi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Sebuah ungkapan tajam kembali relevan di tengah dinamika politik dan sosial mutakhir: “Musuh di luar hanya menggores dinding, namun pengkhianatan di dalam merobohkan seluruh istana.” Kalimat ini bukan sekadar peribahasa, melainkan refleksi atas berbagai peristiwa yang menunjukkan bahwa ancaman terbesar terhadap sebuah kekuasaan, organisasi, maupun negara kerap lahir dari dalam tubuhnya sendiri.

Sejarah mencatat, banyak kerajaan, pemerintahan, hingga institusi besar runtuh bukan semata karena serangan musuh eksternal, melainkan akibat rapuhnya integritas internal. Konflik kepentingan, korupsi, perebutan kekuasaan, dan hilangnya loyalitas pada nilai bersama menjadi bom waktu yang perlahan merusak fondasi. Ketika pengkhianatan terjadi dari dalam, sistem pertahanan menjadi lumpuh karena pelakunya memahami celah, kelemahan, bahkan rahasia yang seharusnya dijaga.

Dalam konteks kekinian, fenomena ini tercermin pada berbagai kasus di sektor publik maupun swasta. Kebocoran kebijakan, sabotase internal, hingga praktik manipulasi kewenangan menunjukkan bahwa musuh dari luar sering kali hanya memanfaatkan keretakan yang telah ada. Tanpa keretakan tersebut, serangan eksternal sulit menembus pertahanan yang solid.

Pengamat menilai, peringatan terbesar bagi para pemimpin bukan hanya memperkuat benteng menghadapi ancaman dari luar, tetapi memastikan rumah sendiri berdiri di atas nilai kejujuran, transparansi, dan akuntabilitas. Kepemimpinan yang abai terhadap integritas internal justru membuka jalan bagi kehancuran dari dalam.

Ungkapan tersebut menjadi pengingat bahwa loyalitas dan kepercayaan adalah pilar utama sebuah “istana”. Tanpa keduanya, kemegahan kekuasaan hanya ilusi. Musuh mungkin datang dari luar, namun kehancuran sejati sering kali dimulai dari dalam. (Tim)

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (3)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • AWDI Matangkan Pelantikan DPW DKI Jakarta, 70 Persen Persiapan Rampung

    AWDI Matangkan Pelantikan DPW DKI Jakarta, 70 Persen Persiapan Rampung

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ketua Umum Budi Wahyudin Syamsu bersama Pembina Ridwan Anwar dan panitia pelaksana memperkuat koordinasi menjelang pelantikan 11 November 2026. Sekitar 70 persen persiapan diklaim telah rampung demi memperkuat soliditas dan profesionalisme organisasi. JAKARTA, 26 Oktober 2026 – Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (DPP AWDI) terus mematangkan persiapan pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW AWDI) […]

  • Media dan Humas KONI Se-Indonesia Gelar Rapat Virtual, Soroti Permenpora 14/2024

    Media dan Humas KONI Se-Indonesia Gelar Rapat Virtual, Soroti Permenpora 14/2024

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    JAKARTA – Dalam upaya memperkuat sinergi dan menyatukan langkah komunikasi olahraga nasional, Bidang Media dan Humas KONI Pusat menginisiasi pertemuan daring dengan seluruh jajaran Media dan Humas KONI Provinsi serta KONI Kabupaten/Kota se-Indonesia pada Kamis, 17 Juli 2025. Kegiatan ini berlangsung dari kantor KONI Pusat di Senayan, Jakarta. Pertemuan dibuka langsung oleh Ketua Umum KONI […]

  • Puputang Ratu Betara Bila Pemerintah Bali Gagal Tangani Kemacetan

    Puputang Ratu Betara Bila Pemerintah Bali Gagal Tangani Kemacetan

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 3Komentar

    Denpasar, 13 Juli 2025 — Sementara Gubernur Bali, Wayan Koster, mengancam akan “memohon pada Ratu Betara” untuk turun tangan jika para pemimpin desa gagal kelola sampah, masyarakat Bali justru menanti pemimpin yang bisa menyelesaikan masalah dunia nyata, kemacetan parah yang melumpuhkan kehidupan sehari-hari. Ironi mencolok terjadi di Bali. Ketika masalah kemacetan dari Canggu hingga Seminyak […]

  • Purbaya dan Strategi “Memukul Ekor Ular” Langkah Canggih Politik Prabowo Subianto

    Purbaya dan Strategi “Memukul Ekor Ular” Langkah Canggih Politik Prabowo Subianto

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Oleh: I Made Richy Ardhana Yasa (Ray) Jurnalis    DENPASAR – Di tengah rutinitas pemerintahan yang sering kali tampak datar, muncul satu nama yang mulai mengguncang keseimbangan lama: Purbaya Yudhi Sadewa. Seorang ekonom tenang, birokrat yang jarang tampil di layar kaca, namun dalam beberapa pekan terakhir, namanya mendadak melesat, membawa getaran ke jantung dua institusi […]

  • Ironi di Balik Aksi Siswa, Refleksi Kasus ‘Nge-Prank’ Stone Cruiser di Rote Ndao

    Ironi di Balik Aksi Siswa, Refleksi Kasus ‘Nge-Prank’ Stone Cruiser di Rote Ndao

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Deda Henukh
    • 6Komentar

    Rote Ndao, – Di balik riuhnya pemberitaan mengenai sejumlah siswa SMK Negeri 1 Lobalain yang diduga terlibat dalam pencurian alat Stone Cruiser milik PT Mojo Wijaya Karya (MWK), tersimpan sebuah ironi yang patut direnungkan. Kejadian di Desa Tuanatuk, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao ini bukan sekadar aksi kenakalan remaja biasa, melainkan cermin dari permasalahan yang […]

  • Bedah Makna Dewa Yadnya, PSN Denpasar Gelar Seminar Pemendakan dan Pedatengan

    Bedah Makna Dewa Yadnya, PSN Denpasar Gelar Seminar Pemendakan dan Pedatengan

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Ray
    • 3Komentar

    DENPASAR – Upaya memperdalam pemahaman spiritual berbasis kearifan lokal kembali digaungkan oleh Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Koordinator Daerah Kota Denpasar melalui penyelenggaraan seminar bertajuk Upacara Dewa Yadnya, Pemendakan dan Pedatengan, Minggu (26/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Shanti Graha Denpasar, Jalan PB Sudirman ini mengangkat tema “Widya Sastra Parama Guna”, yang menekankan pentingnya mempelajari sastra […]

expand_less