Breaking News
light_mode

Garda Group Salurkan Bantuan Sembako Melalui LGMI Bali untuk Korban Banjir yang Sulit Terjangkau

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Garda Group menyalurkan bantuan puluhan paket sembako kepada warga terdampak banjir di kawasan Gang-Gang sempit wilayah Peguyangan, Denpasar, Sabtu (21/9). Bantuan tersebut merupakan bagian dari ratusan paket yang disiapkan, bekerja sama dengan Lembaga Garuda Muda Indonesia (LGMI) Bali.

Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh perwakilan LGMI Bali, Putu Yuliani, selaku sekretaris organisasi. Ia menegaskan bahwa aksi sosial ini adalah bentuk kepedulian nyata kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

“Kami bersama Garda Group berupaya hadir di tengah warga, terutama yang sulit dijangkau karena akses banjir. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban mereka yang kehilangan banyak barang penting,” ujar Putu Yuliani.

Salah satu warga terdampak, Naomi, menuturkan kerugian yang dialaminya.

“Kasur, sofa, baju semua terendam air. Motor kami juga rusak karena water hammer, mesinnya kemasukan air jadi tidak bisa dipakai lagi. Berat sekali rasanya,” keluh Naomi dengan mata berkaca.

Kerusakan akibat banjir di wilayah Peguyangan tidak hanya merendam perabot rumah tangga, tetapi juga merusak kendaraan warga yang mengalami hydrolocking (water hammer), yakni kondisi ketika air masuk ke dalam ruang bakar mesin sehingga kendaraan mati total dan sulit diperbaiki tanpa biaya besar.

Penyaluran bantuan juga dilakukan dari pintu ke pintu, mengingat lokasi korban berada di gang-gang sempit yang sulit dimasuki kendaraan. Kepala Dusun setempat turut mendampingi proses distribusi agar bantuan tepat sasaran.

Warga menyambut positif langkah cepat Garda Group bersama LGMI Bali. “Kami merasa terbantu, setidaknya ada perhatian di saat sulit seperti ini,” ungkap Naomi.

Bantuan ini menjadi pengingat bahwa kolaborasi antara lembaga sosial, swasta, dan pemerintah desa sangat penting dalam mempercepat pemulihan warga pascabencana. (Tim)

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (6)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gugatan Rp25 Miliar ke Media Jangan Dimediasi, Putu Artha: UU Pers Harus Diuji di Pengadilan

    Gugatan Rp25 Miliar ke Media Jangan Dimediasi, Putu Artha: UU Pers Harus Diuji di Pengadilan

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Penyelesaian Melalui Mediasi Dinilai Membuat Kepastian Hukum Tetap Abu-Abu DENPASAR – Tokoh pers Bali sekaligus mantan Anggota KPU Bali, I Gusti Putu Artha, menilai gugatan perdata senilai Rp25 miliar terhadap empat perusahaan media di Bali sebaiknya tidak diselesaikan melalui jalur mediasi. Menurutnya, perkara yang menyangkut produk jurnalistik harus diputus melalui mekanisme hukum agar memberikan kepastian […]

  • Kuasa Hukum Desa Adat Serangan Tegaskan Penelusuran Dana Rp4,5 Miliar: “Kami Ngayah Demi Kejelasan Druwen Desa”

    Kuasa Hukum Desa Adat Serangan Tegaskan Penelusuran Dana Rp4,5 Miliar: “Kami Ngayah Demi Kejelasan Druwen Desa”

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 678Komentar

    DENPASAR — Dugaan penggelapan dana penjualan tanah adat di Desa Adat Serangan terus bergulir dan kini memasuki ranah hukum. Kuasa hukum Desa Adat Serangan menegaskan langkah hukum yang ditempuh murni untuk menelusuri kejelasan aset desa dan memastikan dana milik masyarakat adat dapat dipertanggungjawabkan secara transparan. Kuasa hukum Desa Adat Serangan, Made Somya Putra, SH, MH, […]

  • SEREM! Pemko Medan Terbitkan Edaran, Penjualan Daging Non-Halal Wajib di Lokasi Tertutup

    SEREM! Pemko Medan Terbitkan Edaran, Penjualan Daging Non-Halal Wajib di Lokasi Tertutup

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    Medan – Pemerintah Kota (Pemko) Medan resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan Nomor 500.7.1/1540 tentang penataan lokasi serta pengelolaan limbah penjualan daging non-halal di wilayah Kota Medan. Kebijakan ini dikeluarkan menyusul meningkatnya laporan masyarakat terkait aktivitas pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di fasilitas umum, terutama menjelang bulan Ramadan. Penerbitan edaran tersebut juga […]

  • Prabowo: Jangan Keluhkan Beras Mahal, Petani Harus Hidup Sejahtera

    Prabowo: Jangan Keluhkan Beras Mahal, Petani Harus Hidup Sejahtera

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Panen Raya Serentak di 43 Titik Jadi Penegasan Komitmen Pemerintah Mewujudkan Swasembada Pangan Nasional MALANG – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa kesejahteraan petani harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan sektor pertanian nasional. Menurutnya, petani merupakan ujung tombak ketahanan pangan sehingga sudah sepatutnya memperoleh penghasilan yang layak. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri Panen Raya […]

  • Dari Makassar PSI Menyusun Lompatan Politik! Mukernas Jadi Titik Awal Konsolidasi Nasional Menuju 2029

    Dari Makassar PSI Menyusun Lompatan Politik! Mukernas Jadi Titik Awal Konsolidasi Nasional Menuju 2029

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    Makassar — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memanfaatkan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) di Makassar sebagai momentum strategis untuk menyusun lompatan politik nasional. Dari Kota Daeng, semangat baru dan soliditas kader digelorakan untuk menjadikan PSI sebagai kekuatan politik yang semakin diperhitungkan menjelang Pemilu 2029. Ketua Organizing Committee (OC) Mukernas PSI, Muamar Gandi Rusdi, menegaskan bahwa Makassar dipilih […]

  • Gelombang Penolakan Masjid di Fujisawa Picu Perdebatan Toleransi dan Tata Ruang

    Gelombang Penolakan Masjid di Fujisawa Picu Perdebatan Toleransi dan Tata Ruang

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Fujisawa, Jepang — Rencana pembangunan sebuah masjid besar di Fujisawa memicu gelombang penolakan dari ribuan warga setempat. Aksi demonstrasi yang berlangsung pada akhir pekan itu menjadi sorotan publik karena menyoroti isu sensitif terkait toleransi beragama, identitas budaya, hingga tata ruang perkotaan di Jepang, pada Minggu (12/4). Massa aksi berkumpul di pusat kota dengan membawa spanduk […]

expand_less