Breaking News
light_mode

AWDI Kawal Langkah PPKRI Perkuat Legalitas Organisasi, Audiensi dengan Kemensos Berlangsung Konstruktif

  • account_circle Ray
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Upaya memperkuat legalitas dan pengakuan organisasi terus dilakukan Pimpinan Pusat Persatuan Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia (PPKRI). Langkah tersebut mendapat dukungan dari Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (DPP AWDI) yang turut mengawal audiensi PPKRI dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (25/6/2025).

Audiensi berlangsung di lingkungan Kementerian Sosial dengan agenda penyampaian program kerja organisasi sekaligus pembahasan mengenai legal standing kepengurusan PPKRI.

Ketua Umum PPKRI, Eko Darmawan, menjelaskan bahwa pembenahan organisasi dilakukan melalui proses hukum yang sah, termasuk penerbitan Akta Penegasan Nomor 45 Tahun 2025 yang dibuat di hadapan notaris. Menurutnya, langkah tersebut bukan untuk mengesampingkan para pendahulu organisasi, melainkan sebagai upaya menata kembali administrasi dan kepengurusan agar memiliki kepastian hukum.

Eko mengatakan, selama ini muncul berbagai pihak yang mengatasnamakan PPKRI dengan menggunakan atribut organisasi tanpa dasar legalitas yang jelas. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat maupun instansi pemerintah.

“Pembaruan ini dilakukan agar organisasi memiliki kepastian hukum, sehingga dapat menjalankan program secara lebih tertib dan sesuai ketentuan perundang-undangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kepengurusan terbaru telah dilaporkan kepada sejumlah instansi pemerintah, di antaranya Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Hukum, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta lembaga terkait lainnya, tanpa mengubah sejarah berdirinya PPKRI.

Melalui audiensi tersebut, PPKRI berharap keberadaan organisasi dapat memperoleh pengakuan administratif di lingkungan Kementerian Sosial, sekaligus mendapatkan arahan apabila masih terdapat persyaratan yang perlu dilengkapi.

Sementara itu, perwakilan Direktorat Pemberdayaan dan Potensi Sumber Daya Sosial Kementerian Sosial, Tri, menyampaikan bahwa seluruh masukan yang disampaikan PPKRI akan diteruskan kepada pimpinan untuk dipelajari lebih lanjut.

Ia menjelaskan, Kementerian Sosial memang memiliki data sejumlah organisasi yang bergerak di bidang sejarah perjuangan. Namun, menurutnya, PPKRI memiliki karakteristik yang berbeda sehingga memerlukan pendalaman sebelum kementerian memberikan informasi maupun tindak lanjut secara lebih rinci.

“Kami akan menyampaikan hasil audiensi ini kepada pimpinan. Semoga komunikasi yang telah terjalin dapat menjadi awal yang baik untuk membangun pemahaman yang lebih komprehensif mengenai organisasi PPKRI,” katanya.

Di sisi lain, Ketua Umum DPP AWDI, Budi Wahyudin Syamsu, menilai keberadaan organisasi yang memiliki nilai historis seperti PPKRI perlu terus dijaga keberlanjutannya. Menurutnya, semangat perjuangan para perintis kemerdekaan harus tetap diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai patriotisme.

“Kami mendukung langkah-langkah pembenahan organisasi agar sejarah perjuangan bangsa tetap terpelihara dan dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus,” ujarnya.

Audiensi tersebut juga dihadiri sejumlah pengurus PPKRI, di antaranya Sutan Khaidir, Rosita, Maria Ayu Intan, Darsilah, Minanto Sanjaya, dan Basirun Sutana.

Seluruh peserta berharap proses pembaruan kepengurusan yang tengah berjalan, termasuk persiapan Musyawarah Besar (Mubes) PPKRI mendatang, mampu membawa organisasi semakin solid, memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Putusan Bebas Paulus Andi Mursalim Disorot Praktisi Hukum

    Putusan Bebas Paulus Andi Mursalim Disorot Praktisi Hukum

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Ray
    • 6Komentar

    JAKARTA – Perdebatan mengenai unsur melawan hukum dalam tindak pidana korupsi kembali mencuat setelah Putusan Pengadilan Tinggi Kalimantan Barat Nomor 11/Pidsus-TPK/2025/PT PTK memutus bebas terdakwa Paulus Andi Mursalim. Putusan tersebut dinilai mengandung kekeliruan dalam menafsirkan unsur melawan hukum sebagaimana disoroti oleh praktisi hukum, Ramses Terry, yang dikenal sebagai Indonesian Mining Lawyer, anggota Indonesian Mining Experts […]

  • Hasto Kristiyanto Terima Padma Dharma Sandhi, Simbol Politik yang Merajut Perbedaan

    Hasto Kristiyanto Terima Padma Dharma Sandhi, Simbol Politik yang Merajut Perbedaan

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Nyoman Tirtawan Dorong Bandara Induk Pariwisata Nusantara untuk Memperkuat Akses Wisata dan Membuka Pusat Pertumbuhan Baru di Indonesia GIANYAR – Hasto Kristiyanto seorang politikus yang juga merupakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebuah partai besar di Indonesia, bertandang ke Puri Ageng Blahbatuh, Gianyar, menerima Lencana Padma Dharma Sandhi, 30 Agustus 2026. Lencana […]

  • Teba Modern Disorot! Solusi Instan yang Berpotensi Jadi Bom Pencemaran Air Tanah

    Teba Modern Disorot! Solusi Instan yang Berpotensi Jadi Bom Pencemaran Air Tanah

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    DENPASAR — Program pengelolaan sampah berbasis “teba modern” yang belakangan didorong pemerintah menuai kontroversi dari masyarakat dan akademisi. Skema ini dinilai bukan hanya solusi jangka pendek, tetapi juga berpotensi memicu pencemaran lingkungan secara masif jika diterapkan tanpa edukasi dan standar teknis yang jelas. Sebelumnya, pemerintah melalui program DSDP (Denpasar Sewerage Development Project) berupaya mengintegrasikan pengolahan […]

  • Drone Bawah Laut Manta Ray, Senjata Sunyi yang Ubah Dasar Laut jadi Jaringan Sensor Strategis

    Drone Bawah Laut Manta Ray, Senjata Sunyi yang Ubah Dasar Laut jadi Jaringan Sensor Strategis

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 3522Komentar

    DENPASAR – Dunia pertahanan maritim memasuki babak baru dengan hadirnya Manta Ray, drone bawah laut generasi terbaru yang dirancang untuk menempuh misi jarak jauh dan bertahan berbulan-bulan di kedalaman laut tanpa perlu awak. Drone ini baru saja menyelesaikan uji coba skala penuh di perairan California Selatan pada awal 2024 dan langsung mencuri perhatian komunitas militer […]

  • Pejabat Terbitkan IMB Diduga Langgar Sempadan Tukad Badung, ARUN Bali Desak Kejaksaan Usut Pidana

    Pejabat Terbitkan IMB Diduga Langgar Sempadan Tukad Badung, ARUN Bali Desak Kejaksaan Usut Pidana

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    DENPASAR — Polemik bangunan toko emas di kawasan sempadan Tukad Badung, Denpasar, kembali memanas. Dewan Pimpinan Daerah Advokasi Rakyat untuk Nusantara (ARUN) Bali mendesak aparat penegak hukum mengusut pelanggaran penerbitan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atau Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang disebut melanggar garis sempadan sungai. Sekretaris DPD ARUN Bali, A.A. Gede Agung Aryawan atau yang […]

  • Raja Kejeruan Metar Bilad Deli XI Anugerahkan Gelar Kebangsawanan, Tekankan Amanah Jaga Marwah Melayu

    Raja Kejeruan Metar Bilad Deli XI Anugerahkan Gelar Kebangsawanan, Tekankan Amanah Jaga Marwah Melayu

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Ray
    • 3Komentar

    Penganugerahan digelar bertepatan dengan peringatan 16 tahun pernikahan Tuanku Muhammad Fauzi dan YAM Cik Anita di Medan. MEDAN — Raja Kejeruan Metar Bilad Deli XI, Tuanku Muhammad Fauzi, S.Kom., M.H., bergelar Al Mulk Akbar Shah, menganugerahkan sejumlah gelar kebangsawanan kepada tokoh yang dinilai memiliki jasa, kecakapan dan pengabdian terhadap masyarakat serta pelestarian adat dan budaya […]

expand_less