Breaking News
light_mode

AWDI Kawal Langkah PPKRI Perkuat Legalitas Organisasi, Audiensi dengan Kemensos Berlangsung Konstruktif

  • account_circle Ray
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Upaya memperkuat legalitas dan pengakuan organisasi terus dilakukan Pimpinan Pusat Persatuan Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia (PPKRI). Langkah tersebut mendapat dukungan dari Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (DPP AWDI) yang turut mengawal audiensi PPKRI dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (25/6/2025).

Audiensi berlangsung di lingkungan Kementerian Sosial dengan agenda penyampaian program kerja organisasi sekaligus pembahasan mengenai legal standing kepengurusan PPKRI.

Ketua Umum PPKRI, Eko Darmawan, menjelaskan bahwa pembenahan organisasi dilakukan melalui proses hukum yang sah, termasuk penerbitan Akta Penegasan Nomor 45 Tahun 2025 yang dibuat di hadapan notaris. Menurutnya, langkah tersebut bukan untuk mengesampingkan para pendahulu organisasi, melainkan sebagai upaya menata kembali administrasi dan kepengurusan agar memiliki kepastian hukum.

Eko mengatakan, selama ini muncul berbagai pihak yang mengatasnamakan PPKRI dengan menggunakan atribut organisasi tanpa dasar legalitas yang jelas. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat maupun instansi pemerintah.

“Pembaruan ini dilakukan agar organisasi memiliki kepastian hukum, sehingga dapat menjalankan program secara lebih tertib dan sesuai ketentuan perundang-undangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kepengurusan terbaru telah dilaporkan kepada sejumlah instansi pemerintah, di antaranya Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Hukum, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta lembaga terkait lainnya, tanpa mengubah sejarah berdirinya PPKRI.

Melalui audiensi tersebut, PPKRI berharap keberadaan organisasi dapat memperoleh pengakuan administratif di lingkungan Kementerian Sosial, sekaligus mendapatkan arahan apabila masih terdapat persyaratan yang perlu dilengkapi.

Sementara itu, perwakilan Direktorat Pemberdayaan dan Potensi Sumber Daya Sosial Kementerian Sosial, Tri, menyampaikan bahwa seluruh masukan yang disampaikan PPKRI akan diteruskan kepada pimpinan untuk dipelajari lebih lanjut.

Ia menjelaskan, Kementerian Sosial memang memiliki data sejumlah organisasi yang bergerak di bidang sejarah perjuangan. Namun, menurutnya, PPKRI memiliki karakteristik yang berbeda sehingga memerlukan pendalaman sebelum kementerian memberikan informasi maupun tindak lanjut secara lebih rinci.

“Kami akan menyampaikan hasil audiensi ini kepada pimpinan. Semoga komunikasi yang telah terjalin dapat menjadi awal yang baik untuk membangun pemahaman yang lebih komprehensif mengenai organisasi PPKRI,” katanya.

Di sisi lain, Ketua Umum DPP AWDI, Budi Wahyudin Syamsu, menilai keberadaan organisasi yang memiliki nilai historis seperti PPKRI perlu terus dijaga keberlanjutannya. Menurutnya, semangat perjuangan para perintis kemerdekaan harus tetap diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai patriotisme.

“Kami mendukung langkah-langkah pembenahan organisasi agar sejarah perjuangan bangsa tetap terpelihara dan dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus,” ujarnya.

Audiensi tersebut juga dihadiri sejumlah pengurus PPKRI, di antaranya Sutan Khaidir, Rosita, Maria Ayu Intan, Darsilah, Minanto Sanjaya, dan Basirun Sutana.

Seluruh peserta berharap proses pembaruan kepengurusan yang tengah berjalan, termasuk persiapan Musyawarah Besar (Mubes) PPKRI mendatang, mampu membawa organisasi semakin solid, memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kacaunya Masalah Sampah Diduga Akibat Arah Kebijakan dan Keberpihakan Pemerintah Dalam Pelayanan Publik

    Kacaunya Masalah Sampah Diduga Akibat Arah Kebijakan dan Keberpihakan Pemerintah Dalam Pelayanan Publik

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Penanganan sampah di Kota Denpasar kembali menjadi sorotan publik. Di tengah meningkatnya volume sampah dan berbagai kebijakan yang mendorong masyarakat untuk memilah dari sumber, muncul kritik bahwa pemerintah daerah belum sepenuhnya mengoptimalkan fasilitas yang telah dimiliki. Salah satu yang disorot adalah keberadaan TPST Kertalangu yang dinilai memiliki potensi besar sebagai pusat pengolahan sampah […]

  • Hilangnya Ibu Menyusui Usai Ditahan Polisi, PPWI dan LBH Digitek Desak Kapolri Turun Tangan

    Hilangnya Ibu Menyusui Usai Ditahan Polisi, PPWI dan LBH Digitek Desak Kapolri Turun Tangan

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 6Komentar

    Jakarta – Hilangnya Rina, seorang ibu menyusui asal Sumedang yang sebelumnya ditahan Polres Metro Jakarta Pusat dalam perkara yang diduga seharusnya bersifat perdata, memicu kemarahan publik dan sorotan tajam dari berbagai pihak. Kasus ini bahkan mendapat perhatian tokoh nasional hingga purnawirawan Polri. Direktur LBH Digitek DKI Jakarta, Jurika Fratiwi, bersama Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga […]

  • Tiga Kali Beruntun Jadi Kampiun, Arya Arkananta Warnai Meriahnya UHA Futsal 2026

    Tiga Kali Beruntun Jadi Kampiun, Arya Arkananta Warnai Meriahnya UHA Futsal 2026

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    UBUD – Semangat kebersamaan dan sportivitas mewarnai penutupan Ubud Hotels Association (UHA) Futsal Competition 2026 yang berlangsung meriah. Ajang tahunan yang mempertemukan puluhan properti anggota UHA ini kembali menjadi ruang mempererat solidaritas antar insan hospitality di kawasan Ubud melalui kompetisi olahraga yang penuh semangat. Partai final menghadirkan duel sengit antara tim Arya Arkananta Resort melawan […]

  • Meme Viral Kritik Syarat Wapres Lebih Rendah dari Pekerja Umum

    Meme Viral Kritik Syarat Wapres Lebih Rendah dari Pekerja Umum

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    “GWS Negeri Ku” Jadi Simbol Kekecewaan Anak Muda JAKARTA – Sebuah meme yang menampilkan kritik tajam terhadap standar pendidikan dalam dunia kerja dan politik Indonesia mendadak viral di media sosial. Meme tersebut menyoroti ironi antara syarat pendidikan untuk melamar pekerjaan umum yang mewajibkan minimal pendidikan Sarjana (S1), sementara syarat untuk mendaftar sebagai Wakil Presiden Republik […]

  • Perjuangan Panjang 7 Tahun Berbuah Kemenangan, Turah Oka Jero Kepisah Bebas dari Jerat Pidana

    Perjuangan Panjang 7 Tahun Berbuah Kemenangan, Turah Oka Jero Kepisah Bebas dari Jerat Pidana

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Ray
    • 105Komentar

    DENPASAR – Pertama yang perlu diapresiasi adalah masih adanya kemurnian kebenaran dalam proses Pengadilan Negeri Denpasar, sejak adanya banyak pengaduan masyarakat terhadap kinerjanya. Teka-teki panjang perkara dugaan pemalsuan silsilah yang menyeret Anak Agung Ngurah Oka dari Jero Kepisah akhirnya menemukan babak penentuan. Dalam sidang yang telah berjalan selama 9 bulan, vonis di Pengadilan Negeri Denpasar, […]

  • Serbuan Lalat Kembali Bayangi Kintamani, Citra Destinasi Wisata Ikonik Bali Terancam

    Serbuan Lalat Kembali Bayangi Kintamani, Citra Destinasi Wisata Ikonik Bali Terancam

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Bangli — Keindahan Kintamani yang selama ini menjadi salah satu ikon pariwisata Bali kembali tersorot publik. Namun kali ini bukan karena panorama Gunung dan Danau Batur, melainkan akibat gangguan lalat yang kembali viral di media sosial dan dikeluhkan wisatawan, terutama di kawasan kuliner dan titik singgah wisata. Keluhan datang dari wisatawan domestik maupun mancanegara yang […]

expand_less