Sira Village KEK Kura Kura Bali Buka Ruang Komunitas, Pilates for Charity Galang Bantuan Medis
- account_circle Admin
- calendar_month 17 jam yang lalu
- print Cetak

Event Pilates for Charity Menggandeng Komunitas Lokal
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kolaborasi Kelas Rawat Diri dan Sira Village menghadirkan aktivitas kebugaran sekaligus aksi sosial untuk membantu fasilitas kesehatan di NTT.
DENPASAR, BALI – Sira Village Grand Outlet Bali di kawasan KEK Kura Kura Bali terus memperluas perannya sebagai ruang publik yang tidak hanya menawarkan aktivitas belanja dan gaya hidup, tetapi juga menjadi tempat bertemunya berbagai komunitas dan kegiatan sosial.
Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Pilates for Charity yang digagas Kelas Rawat Diri di Sunset Mandala, Sira Village Grand Outlet Bali. Kegiatan ini diikuti sekitar 46 peserta dengan biaya partisipasi Rp75.000. Seluruh hasil penjualan tiket dan donasi kegiatan tersebut dialokasikan untuk membantu kebutuhan fasilitas kesehatan di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Sira Village dalam membangun ekosistem yang menggabungkan gaya hidup, kesehatan, komunitas, dan kepedulian sosial di kawasan KEK Kura Kura Bali.

QRIS Code Donasi di Pilates for Charity
Sejak soft opening pada 31 Juli 2026, Sira Village mulai membuka ruang kolaborasi dengan berbagai komunitas. Aktivitas yang digelar antara lain sesi lari, pilates hingga kegiatan fashion show.
Presiden Direktur PT Grand Outlet Bali, Tantowi Yahya, mengatakan keberadaan Sira Village sejak awal tidak dirancang semata sebagai pusat perbelanjaan, tetapi juga sebagai ruang yang dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
“Sira Village dirancang sejak awal bukan sekadar sebagai pusat perbelanjaan bertaraf global, melainkan sebagai ruang hidup yang membawa manfaat. Kami ingin kawasan ini menjadi wadah bertemunya berbagai inisiatif baik.”
Menurut Tantowi, dukungan terhadap kegiatan komunitas menjadi bagian dari komitmen Sira Village untuk membangun ruang yang inklusif sekaligus mendorong tumbuhnya kepedulian sosial.
“Penyediaan ruang bagi komunitas, termasuk mendukung penuh gerakan Pilates for Charity ini, adalah wujud komitmen kami untuk memastikan bahwa kehadiran Sira Village di KEK Kura Kura Bali dapat memberikan nilai tambah, merayakan inklusivitas, dan menjadi tempat di mana kepedulian sosial dapat tumbuh bersama pengalaman gaya hidup.”

Pilates for Charity diadakan di Sunset Mandala, Sira Village Grand Outlet Bali
Pilates for Charity sendiri berangkat dari kepedulian Kelas Rawat Diri terhadap kondisi fasilitas kesehatan di NTT setelah terjadinya bencana gempa. Maryni Manga atau Rini, Co-founder Kelas Rawat Diri, mengatakan gagasan kegiatan tersebut muncul setelah timnya melihat video yang memperlihatkan pelayanan medis dilakukan dalam kondisi keterbatasan fasilitas.
“Video dari Rumah Sakit Aeramo di Nagekeo itu sangat menggugah tim kami. Kami merasa tidak perlu harus berangkat ke sana jika kami bisa berbuat sesuatu dari sini.”
Rini mengatakan kegiatan tersebut kemudian dikemas dalam bentuk kelas pilates dengan seluruh hasil tiket dan donasi diberikan untuk membantu fasilitas kesehatan yang membutuhkan.
“Kami mengadakan kelas Pilates di mana 100 persen hasil penjualan tiket dan donasi disumbangkan sepenuhnya. Kita disambut baik oleh Sira Village, benar-benar tidak ada yang ribet untuk pengurusan ini.”
Dari dana yang terkumpul, Kelas Rawat Diri menyalurkan sejumlah perlengkapan medis ke beberapa fasilitas kesehatan di NTT. Bantuan tersebut antara lain nebulizer untuk Puskesmas Tuanggeo, alat tes glukosa untuk Rumah Sakit Ruteng, serta pompa ASI, kantong ASI dan bedong bayi untuk RSUD Aeramo.
Kegiatan tersebut juga melibatkan sejumlah komunitas dan pelaku usaha di Bali. Kelas Rawat Diri menggandeng pelatih sukarelawan, tempat perawatan kecantikan serta tenant yang berada di Sira Village.
Rini menilai keterbukaan ruang yang diberikan Sira Village dapat menjadi peluang bagi komunitas untuk mengembangkan kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada aktivitas, tetapi juga memberikan manfaat sosial bagi masyarakat.
“Sira Village seperti membuka pintu bagi kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. Mereka menyediakan space untuk komunitas. Kami bisa bergabung dengan komunitas-komunitas yang ada di Bali, bahkan tenant-tenant yang ada di Sira Village sendiri bisa ikut dalam aktivitas yang bermanfaat bagi pengunjung.”
Kolaborasi tersebut sejalan dengan konsep pengembangan KEK Kura Kura Bali yang turut menempatkan aspek longevity sebagai salah satu bagian dari ekosistem kawasan. Konsep tersebut menekankan pentingnya kesehatan fisik dan mental serta lingkungan yang mendukung kualitas hidup dalam jangka panjang.
Kepala Departemen Komunikasi KEK Kura Kura Bali, Zefri Alfaruqy, mengatakan pihaknya menyambut kolaborasi antara Sira Village dengan berbagai komunitas di Bali.
“Kami menyambut baik sinergi komunitas yang terjalin dengan Sira Village di kawasan kami. Kami berharap Sira Village tidak hanya menjadi tempat bagi produk-produk global maupun UMKM lokal untuk tampil, tetapi juga terus memperluas kapasitasnya menjadi ruang di mana kepedulian sosial dan budaya dapat tumbuh dan berdampak positif secara nyata bagi masyarakat luas.”
Menurut Zefri, integrasi antara aktivitas gaya hidup, wellness dan aksi kemanusiaan dapat menjadi bagian dari pemberdayaan komunitas di kawasan ekonomi khusus tersebut.
Dengan semakin terbukanya ruang kolaborasi, Sira Village diharapkan dapat menjadi salah satu titik aktivitas komunitas di KEK Kura Kura Bali. Berbagai kegiatan tersebut sekaligus mempertemukan pengalaman gaya hidup dengan aktivitas kesehatan dan kepedulian sosial.
Kolaborasi seperti Pilates for Charity menunjukkan bahwa ruang komersial dapat dimanfaatkan lebih luas sebagai tempat interaksi masyarakat dan komunitas, sekaligus menjadi bagian dari ekosistem pariwisata dan gaya hidup yang berkembang di KEK Kura Kura Bali.
Editor – Ray

https://addlinks.pro/QkaSt
17 September 2026 3:55 PM