Breaking News
light_mode

Raja Kejeruan Metar Bilad Deli XI Anugerahkan Gelar Kebangsawanan, Tekankan Amanah Jaga Marwah Melayu

  • account_circle Ray
  • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Penganugerahan digelar bertepatan dengan peringatan 16 tahun pernikahan Tuanku Muhammad Fauzi dan YAM Cik Anita di Medan.

MEDAN — Raja Kejeruan Metar Bilad Deli XI, Tuanku Muhammad Fauzi, S.Kom., M.H., bergelar Al Mulk Akbar Shah, menganugerahkan sejumlah gelar kebangsawanan kepada tokoh yang dinilai memiliki jasa, kecakapan dan pengabdian terhadap masyarakat serta pelestarian adat dan budaya Melayu di Tanah Deli.

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam Majelis Merafak Sembah Tahniah sempena Hari Jadi Ke-16 Pernikahan Tuanku Muhammad Fauzi bersama Yang Amat Mulia (YAM) Cik Anita, S.E., bergelar Sri Ampuan Permaisuri Diraja Kejeruan Metar Bilad Deli, di Hotel Miyanna Medan, Sabtu (22/8/2026).

Majelis yang berlangsung tertutup sejak pukul 10.00 WIB itu dikemas dengan tata upacara adat Melayu. Selain menjadi peringatan hari jadi pernikahan Raja dan Permaisuri, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memberikan penghormatan kepada sejumlah tokoh melalui penganugerahan gelar Datok Sri, Datok Limpah Kurnia, Datok Perangkat, Datok Timbalan dan Datin.

Dalam prosesi tersebut, para penerima anugerah dipanggil satu per satu menghadap singgasana untuk menerima selempang, keris dan pingat dari Raja Kejeruan Metar Bilad Deli XI. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pembacaan serta penandatanganan ikrar.

Tuanku Muhammad Fauzi menegaskan, gelar yang diberikan tidak boleh dipandang semata-mata sebagai simbol kehormatan ataupun status sosial. Di balik setiap gelar terdapat tanggung jawab yang harus diwujudkan melalui pengabdian nyata.

“Gelar kebangsawanan bukan sekadar kebanggaan, penghormatan atau simbol status sosial. Setiap gelar merupakan amanah besar yang harus dijunjung tinggi oleh penerimanya,” ujar Tuanku Muhammad Fauzi dalam Amaran Diraja dan sambutannya.

Ia berharap para Datok dan Datin yang menerima anugerah mampu menjaga marwah adat Melayu, menjalankan kehidupan yang berlandaskan nilai syariat Islam serta menggunakan kecakapan dan pengabdiannya untuk memberikan manfaat kepada umat dan masyarakat.

“Datok dan Datin diharapkan mampu menjaga marwah adat Melayu, menjalankan kehidupan berlandaskan nilai-nilai syariat Islam serta mengaplikasikan kecakapan dan pengabdiannya untuk kemaslahatan umat dan masyarakat hingga akhir hayat,” tegasnya.

Menurut Tuanku Muhammad Fauzi, keberadaan Melayu sebagai sebuah bangsa dengan sejarah dan kebudayaan yang panjang merupakan warisan yang harus terus dirawat. Karena itu, keberlanjutan nilai Melayu sangat bergantung pada kemampuan generasi saat ini dalam menjaga sekaligus mengembangkan warisan tersebut.

“Masa depan Melayu sangat bergantung pada bagaimana seluruh puak Melayu menjaga, mengembangkan dan mengarahkan warisan budayanya untuk generasi masa kini dan mendatang,” katanya.

Adapun penerima gelar Datok Sri yakni Datok Sri Haji Mohd Rosli Ibni Haji Bakir dengan gelar Datok Sri Moksha Arya Wangsa Diraja KMBD; Datok Sri Teuku Syeh Zubaili, S.Sos.I., Ibni Teuku Raja Muda dengan gelar Datok Sri Panca Wangsa Setia Utama Diraja KMBD; serta Datok Sri Prof. Dr. Fekri Juliansyah, S.IP., Ph.D., dengan gelar Datok Sri Indra Utama Diraja KMBD.

Untuk kategori Limpah Kurnia, gelar diberikan kepada Datok Bobby Irwansyah, S.E., Ibni Haji Syamsu Anwar Hamid Chan dengan gelar Datok Nirmana Setia Wangsa Diraja KMBD; Datok Ilham Sa’dani Damanik, S.H., Ibni Haji Ruslan Damanik dengan gelar Datok Adhivakta Setia Bangsawan Diraja KMBD; serta Datok Willy Firmansyah, Ibni Haji Hambali dengan gelar Datok Raksaka Setia Perkasa Diraja KMBD.

Kategori Datok Perangkat dianugerahkan kepada Datok Agung Indra Syahputra, S.H., Ibni Kusdianto Pradawansyah dengan gelar Datok Setia Perkasa Panglima Laskar Diraja KMBD dan Datok Irfan Syah, Ibni Arifin dengan gelar Datok Setia Nartaka Wangsa Diraja KMBD.

Sementara kategori Datok Timbalan diberikan kepada Datok Muhammad Irvan, S.E., Ibni Baharudin dengan gelar Datok Setia Praja Sandhana Diraja KMBD serta Datok Arifuddin, S.H., S.Pd.I., M.Pd., Ibni H. Abdul Jalil dengan gelar Datok Setia Praja Wangsa Diraja KMBD.

Adapun penerima gelar Datin terdiri atas Datin May Sara Binti Jalaluddin dengan gelar Datin Setia Perkasa Panglima Laskar Diraja KMBD; Datin Khairunnisa, S.E., Binti H. Rusli dengan gelar Datin Setia Praja Sandhana Diraja KMBD; Datin Nurma Dewi Amra, S.Sos.I., S.Pd.I., Binti Amril Effendi dengan gelar Datin Setia Praja Wangsa Diraja KMBD; serta Datin Hj. Fitriani A. Md.Ak., Binti Mhd Zaharuddin, S.H., dengan gelar Datin Wangsa Metar Niskala Diraja KMBD.

Berikutnya, Datin Prof. Dr. dr. Humairah Medina Liza Lubis, M.Ked (PA)., Sp.PA., Binti Prof. dr. H.M. Nadjib Dahlan Lubis, Sp.PA(K), menerima gelar Datin Cendikia Gala Bayu Wangsa Diraja KMBD. Gelar Datin Setia Punggawa Sakti Pawang Negeri Diraja KMBD diberikan kepada Datin Juliana Binti Usman.

Sementara Datin Dra. Hj. Fatimah Zahara, M.Pd., Binti H. Omar Abu Bakar menerima gelar Datin Abimata Perkasa Wangsa Diraja KMBD.

Rangkaian prosesi berlangsung dengan tata adat yang diawali masuknya Raja dan Permaisuri ke ruang yang ditata menyerupai balairung. Keduanya diiringi Datok Laksamana, Datok Panglima Perang, Datok Bentara Kiri, Datok Bentara Kanan, prajurit dan dayang-dayang.

Setelah Raja dan Permaisuri menempati singgasana, prosesi dilanjutkan dengan masuknya kezuriatan, Datok Perangkat dan Datin. Acara kemudian diisi dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa oleh Datok Imam serta alu-aluan mengenai Kejeruan Metar Bilad Deli oleh Datok Setia Diraja.

Seluruh prosesi adat dibuka dan ditutup oleh Penghulu Balai. Setelah penganugerahan selesai, para penerima gelar mengucapkan dan menandatangani ikrar sebagai bentuk kesanggupan menjalankan amanah yang melekat pada gelar masing-masing.

Majelis tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Sumatera Utara Komisi IV Fajri Akbar, S.H., Kepala Bidang Pengembangan Kebudayaan Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumatera Utara Sylvia Rosita Armayanti Lubis, S.Sos., M.SP., perwakilan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah II Sumatera Utara, Joe, serta sejumlah perwakilan kedatukan dan organisasi masyarakat.

Selain penganugerahan gelar, kegiatan juga dirangkai dengan pemberian sijjil penghargaan kepada Madrasah Tsanawiyah Darul Ulum Medan, Yayasan Budi Agung Medan. Lembaga pendidikan tersebut mendapat penghargaan sebagai Sekolah Pelestari Budaya Melayu Kota Medan karena dinilai konsisten menerapkan unsur budaya Melayu dalam lingkungan pendidikan.

Usai prosesi utama, Raja dan Permaisuri bersama para dayang serta prajurit meninggalkan balairung untuk mengikuti rangkaian silaturahmi, foto bersama dan Santap Diraja.

Acara kemudian ditutup dengan pembacaan kembali ikrar setia yang diperbarui Datok Perangkat, Datok Timbalan dan Datin yang selama ini mendampingi Raja dalam berbagai kegiatan dan program Kejeruan Metar Bilad Deli.

Pembaruan ikrar tersebut sekaligus menegaskan bahwa penganugerahan gelar kebangsawanan bukanlah akhir dari sebuah penghormatan, melainkan awal dari tanggung jawab untuk berkontribusi dalam menjaga adat istiadat, kebudayaan dan marwah Melayu di Tanah Deli.

Penganugerahan ini juga memperlihatkan konsistensi Kejeruan Metar Bilad Deli dalam memadukan pelestarian adat dengan kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Sebelumnya, kegiatan KMBD sepanjang 2026 juga mendapat perhatian melalui berbagai agenda kebudayaan dan sosial, termasuk pelestarian tradisi Melayu dalam kegiatan sunatan massal serta pelaksanaan kurban akbar yang melibatkan masyarakat luas.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (4)

  • low quality image maker

    Penganugerahan gelar kebangsawanan oleh Raja Kejeruan Metar Bilad Deli XI, Tuanku Muhammad Fauzi, kepada tokoh yang dinilai berjasa bagi pelestarian adat dan budaya Melayu di Tanah Deli adalah langkah yang patut diapresiasi. Momen yang bertepatan dengan peringatan 16 tahun pernikahan beliau bersama YAM Cik Anita menambah kesakralan acara di Hotel Miyanna Medan tersebut. Penekanan pada amanah untuk menjaga marwah Melayu menjadi pesan penting agar warisan budaya tetap terjaga di tengah arus modernisasi. Kegiatan seperti Majelis Merafak Sembah Tahniah ini juga memperkuat silaturahmi antar tokoh dan masyarakat. Dalam konteks dokumentasi budaya, kualitas visual sering kali ikut menentukan bagaimana nilai historis tersampaikan, sehingga kehadiran low quality image maker bisa membantu saat perlu menyiapkan gambar bernuansa arsip atau retro untuk keperluan publikasi. Semoga tradisi penganugerahan gelar ini terus menjadi inspirasi bagi generasi muda Melayu.

    Balas5 Oktober 2026 9:21 AM
  • br80win8

    Solid platform with a great selection of live dealer games. I feel like I have a better chance of winning here than anywhere else. Check br80win8.

    Balas14 September 2026 5:12 AM
  • Lorene

    Good day! This is my first visit to your blog! We are a
    group of volunteers and starting a new initiative in a community in the same niche.
    Your blog provided us valuable information to work on. You have done a outstanding job!

    Stop by my site: Rajacuan

    Balas5 September 2026 4:59 PM
  • jili01casinologin

    Login process is very secure and quick. I love how they handle user accounts and the bonuses are actually generous. Try jili01casinologin today.

    Balas30 Agustus 2026 9:35 PM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “TIDAK DIJUAL” Kuasa Hukum Hartono Peringatkan Publik Soal Transaksi SHM Bermasalah

    “TIDAK DIJUAL” Kuasa Hukum Hartono Peringatkan Publik Soal Transaksi SHM Bermasalah

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Ray
    • 3Komentar

    DENPASAR — Konflik hukum terkait Sertifikat Hak Milik (SHM) di kawasan Padang Sambian Kelod, Denpasar Barat, kembali memanas. Kuasa hukum Hartono melayangkan bantahan keras atas klaim I Wayan Laya yang menyatakan dirinya sebagai pemegang cessie sekaligus berencana mengajukan lelang atas SHM dengan NIB 22.09.000034061.0 (dahulu SHM No. 2393). Dalam keterangan tertulis tertanggal 14 April 2026, […]

  • Parasit Laut Cymothoa Exigua, Makhluk yang Menggantikan Lidah Ikan untuk Bertahan Hidup

    Parasit Laut Cymothoa Exigua, Makhluk yang Menggantikan Lidah Ikan untuk Bertahan Hidup

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Jakarta — Dunia bawah laut kembali menyuguhkan fakta biologis yang mencengangkan. Seekor parasit laut bernama Cymothoa exigua dikenal sebagai satu-satunya organisme di dunia yang mampu menggantikan lidah inangnya demi mempertahankan hidup. Cymothoa exigua merupakan sejenis isopoda parasit yang menyerang ikan-ikan laut, terutama di perairan tropis dan subtropis. Parasit ini memasuki tubuh ikan melalui insang, lalu […]

  • Zurich Airport Jajaki Kerja Sama dengan PT BIBU Panji Sakti untuk Kelola Bandara Internasional Bali Utara

    Zurich Airport Jajaki Kerja Sama dengan PT BIBU Panji Sakti untuk Kelola Bandara Internasional Bali Utara

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Ray
    • 5Komentar

    Operator Bandara Zurich, Swiss, menyatakan ketertarikan terlibat dalam pengelolaan sekaligus investasi Bandara Internasional Bali Utara. Hasil pembicaraan di Jakarta akan dilaporkan kepada jajaran direksi Zurich Airport untuk menentukan langkah kerja sama selanjutnya. JAKARTA — Bandara Internasional Bali Utara belum berdiri, tetapi pembicaraan mengenai siapa yang kelak mengelola dan mengembangkan bandara tersebut mulai mengemuka. Kamis, 10 […]

  • Pasikian atau Penguasaan? Putu Artha Sebut MDA Bajak Otonomi Desa Adat

    Pasikian atau Penguasaan? Putu Artha Sebut MDA Bajak Otonomi Desa Adat

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 5Komentar

    DENPASAR – Kritik keras datang dari tokoh Bali sekaligus politikus, I Gusti Putu Artha, S.P., M.Si., terhadap eksistensi dan kewenangan Majelis Desa Adat (MDA) yang belakangan ini menjadi sorotan publik. Dalam pandangannya yang tegas dan tajam, Putu Artha menyebut bahwa AD/ART MDA secara terang-terangan telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2019 tentang Desa […]

  • Jokowi Tanggapi Gugatan Larangan Keluarga Presiden Maju Pilpres, Minta Hormati Proses di MK

    Jokowi Tanggapi Gugatan Larangan Keluarga Presiden Maju Pilpres, Minta Hormati Proses di MK

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 18Komentar

    SOLO – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) merespons gugatan uji materi terhadap Undang-Undang Pemilu yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK), terkait permintaan pelarangan keluarga presiden dan wakil presiden mencalonkan diri sebagai calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). Ditemui di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Jumat (2026), Jokowi menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki […]

  • Russia, ASEAN Set .8 Billion Trade Agenda Through 2035

    Russia, ASEAN Set $17.8 Billion Trade Agenda Through 2035

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    New strategic framework expands cooperation in digital technology, AI, energy, agriculture, transport, tourism and creative industries MANILA, Philippines — Russia and the Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) have agreed on a new long-term framework to expand trade and investment cooperation through 2035, with emerging sectors such as artificial intelligence, digital transformation, energy and the […]

expand_less