Breaking News
light_mode

Bali Flower Festival 2026 di KEK Kura Kura Bali Tembus 4.813 Pengunjung

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Festival bunga yang digelar BTID bersama UID Bali Campus dan Omniflora melampaui target kunjungan serta memperkuat kolaborasi pelaku seni, florist, dan UMKM di Bali.

DENPASAR – Bali Flower Festival (BFF) 2026 yang digelar di United in Diversity (UID) Bali Campus, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali, mencatat antusiasme tinggi dari masyarakat. Selama dua hari pelaksanaan pada 14–15 Juli 2026, festival tersebut berhasil menarik 4.813 pengunjung, melampaui target awal sebanyak 3.000 hingga 3.500 orang.

Penyelenggaraan BFF 2026 merupakan hasil kolaborasi PT Bali Turtle Island Development (BTID), UID Bali Campus, dan Omniflora sebagai salah satu produsen serta distributor bunga potong segar di Indonesia. Mengusung tema “Grow Authentically”, festival ini menghadirkan ruang bagi pelaku industri florikultura, seniman, hingga pelaku UMKM untuk bertemu, berkolaborasi, dan mengembangkan peluang usaha.

Selain menjadi ajang pameran bunga, BFF 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan edukatif seperti seminar, demonstrasi, diskusi bisnis, workshop, hingga pertunjukan Flower Couture yang ditutup dengan gala dinner.

Ketua Panitia Bali Flower Festival 2026, Yuliana Rara, mengatakan pemilihan UID Bali Campus di KEK Kura Kura Bali dilakukan karena dinilai mampu menghadirkan suasana yang lebih terbuka bagi generasi muda dan komunitas kreatif.

“Banyak peserta merasa tempat ini tidak terlalu formal. Dengan konsep kampus, sangat mudah bagi anak-anak Gen Z untuk terlibat dan menyatu. Spot-spot di sini juga sangat menarik bagi mereka. Kura Kura Bali dengan kawasannya yang luas sangat mendukung kegiatan-kegiatan kreatif seperti ini,” ujar Yuliana Rara.

Menurutnya, penyelenggaraan tahun ini juga memiliki perbedaan dibandingkan festival sebelumnya melalui keterlibatan lebih banyak pelaku UMKM.

“Hal yang membedakan antara BFF tahun 2024 dengan 2026 adalah pelibatan UMKM. Tahun ini kami menjaring banyak tenant UMKM untuk turut memeriahkan Bali Flower Festival ketiga. Beberapa memang memiliki usaha florist, namun banyak juga yang membawa ragam usaha lain,” katanya.

Berbagai tenant hadir menawarkan produk makanan dan minuman, fesyen, produk organik, hingga kerajinan lokal yang semakin memperkaya pengalaman pengunjung.

Salah satu daya tarik utama festival adalah Flower Museum yang berada di Ruang Melajah, UID Bali Campus. Area tersebut menampilkan karya para floral designer ternama Indonesia yang menjadi pusat perhatian pengunjung.

Sementara itu, President UID Foundation, Tantowi Yahya, menilai Bali Flower Festival selaras dengan visi UID Bali Campus sebagai ruang kolaborasi yang menghubungkan kreativitas dengan pengembangan ekonomi berkelanjutan.

“Kami merasa sangat senang Bali Flower Festival berlangsung di UID Bali Campus, KEK Kura Kura Bali. Bagi kami, festival ini bukan sekadar pameran bunga. Ini adalah tempat bertemunya kreativitas dengan peluang bisnis. Tempat para florist saling belajar, berbagi inspirasi, dan menunjukkan karya terbaik mereka kepada masyarakat yang lebih luas,” kata Tantowi Yahya.

Ia menambahkan, pengembangan kawasan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Di UID, kami sering berbicara mengenai sebuah gagasan sederhana, yaitu Better Business, Better World. Artinya, ketika sebuah bisnis berkembang dengan cara yang benar, manfaatnya tidak berhenti pada keuntungan perusahaan. Ia menciptakan lapangan kerja, menggerakkan ekonomi lokal, memberdayakan masyarakat, sekaligus menjaga lingkungan dan budaya,” ujarnya.

Antusiasme pengunjung juga terlihat dari pengalaman Celine, salah seorang peserta yang mengaku mengetahui festival tersebut melalui media sosial.

“Aku memang suka melihat bunga. Jadi tertarik banget setelah melihat postingannya di TikTok. Banyak jenis bunga yang jarang ditemukan di toko bunga, sehingga membuatku semakin antusias datang ke sini,” ungkap Celine.

Ia menilai konsep festival yang menghadirkan pengalaman interaktif menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

“Kegiatan yang memberikan pengalaman langsung seperti ini sedang sangat diminati. Kita semua pada akhirnya butuh tempat untuk rehat sejenak, melepas penat, dan melakukan hal-hal yang menyenangkan hati,” tuturnya.

Keberhasilan BFF 2026 menunjukkan semakin kuatnya posisi KEK Kura Kura Bali sebagai pusat kolaborasi industri kreatif yang mempertemukan seniman, florist, pelaku UMKM, serta masyarakat dalam ekosistem yang mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif secara berkelanjutan.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (1)

  • Coral

    I visitewd mmany logs buut thhe audio featyre forr adio songgs present at this wweb pag is iin fact marvelous.

    ofvd9wuaptb91hhdx7dw

    Feeel free too visit mmy blog post :: ficktube.cc

    Balas19 Juli 2026 10:51 PM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Hening ke Kanvas! “Vernal Artistic” Hidupkan Musim Semi Kreativitas di Santrian Gallery

    Dari Hening ke Kanvas! “Vernal Artistic” Hidupkan Musim Semi Kreativitas di Santrian Gallery

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Setelah melewati fase perenungan dan pengendapan gagasan, empat perupa Bali kembali menampilkan denyut kreativitas mereka melalui pameran seni rupa bertajuk “Vernal Artistic” di Santrian Gallery, Sanur, Denpasar. Pameran yang berlangsung mulai 8 Mei hingga 26 Juni 2026 itu menghadirkan karya-karya terbaru dari Putu Edi Asparanggi, I Gede Sugiada “Anduk”, Ida Bagus Suryantara “Cooh”, […]

  • Soroti Tata Kelola Dana Adat, WKS Minta Mediasi Dilakukan di Lokasi Netral

    Soroti Tata Kelola Dana Adat, WKS Minta Mediasi Dilakukan di Lokasi Netral

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 10Komentar

    Denpasar – Polemik antara WKS dan Jro Bendesa Adat Pemogan terus berlanjut tanpa tanda-tanda penyelesaian. WKS, yang pernah menjabat sebagai Wakil Banjar sekaligus Bendahara I dalam kegiatan Karya Ngaben Masal, mengungkapkan kekecewaannya terhadap sistem pengelolaan dana yang dinilainya tidak transparan. Dalam sebuah pertemuan yang juga dihadiri oleh Jro Bendesa, WKS pernah mengajukan sistem pengadaan berbasis […]

  • RSU Bali Jimbaran dan FKIK Unwar Perkuat Kompetensi Medis Lewat Pelatihan PPI dan Resusitasi Bayi Baru Lahir

    RSU Bali Jimbaran dan FKIK Unwar Perkuat Kompetensi Medis Lewat Pelatihan PPI dan Resusitasi Bayi Baru Lahir

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 6Komentar

    DENPASAR — Komitmen meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kembali ditunjukkan RSU Bali Jimbaran melalui pelatihan intensif yang digelar Jumat, 7 November 2025. Bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Warmadewa (Unwar), kegiatan ini menghadirkan dua topik vital bagi tenaga medis, yakni Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) serta Resusitasi Neonatus.   Kegiatan yang berlangsung […]

  • Kasus Pengeroyokan Jurnalis ViralNTT.com oleh Oknum Kades Letmafo Berlanjut: Polres TTU Gelar Pra-Rekonstruksi

    Kasus Pengeroyokan Jurnalis ViralNTT.com oleh Oknum Kades Letmafo Berlanjut: Polres TTU Gelar Pra-Rekonstruksi

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Deda Henukh
    • 28Komentar

    TTU – Proses hukum terkait dugaan pengeroyokan terhadap jurnalis ViralNTT.com, Felix Nopala, yang melibatkan oknum Kepala Desa Letmafo, Donatus Nesi, terus bergulir. Polres Timor Tengah Utara (TTU), melalui Satuan Reserse Kriminal (Reskrim), secara resmi menggelar pra-rekonstruksi kasus ini pada Selasa, 7 Oktober 2025. Pra-rekonstruksi dilaksanakan di halaman Unit Reskrim Polres TTU, dihadiri oleh korban, terduga […]

  • Lima Tipe Pribadi Berenergi Negatif yang Perlu Dibatasi, Demi Kesehatan Mental

    Lima Tipe Pribadi Berenergi Negatif yang Perlu Dibatasi, Demi Kesehatan Mental

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental, para pemerhati psikologi sosial mengingatkan pentingnya mengenali lingkungan pergaulan. Interaksi yang tidak sehat dinilai dapat memengaruhi kondisi emosional seseorang secara signifikan, bahkan menghambat pertumbuhan pribadi. Sejumlah karakter dengan pola perilaku tertentu disebut kerap membawa energi negatif dalam hubungan sosial. Meski tidak untuk dimusuhi, tipe-tipe […]

  • MGPSSR Sahkan Dua Pedoman Tata Kelola Pura, Perkuat Kepastian Hukum dan Pelayanan Umat

    MGPSSR Sahkan Dua Pedoman Tata Kelola Pura, Perkuat Kepastian Hukum dan Pelayanan Umat

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    Dua pedoman menjadi acuan pengelolaan Pura Punduk Dawa dan Pura Patilasan Kyayi Gusti Agung Pemacekan guna mewujudkan tata kelola parhyangan yang modern, profesional, dan berlandaskan Dharma. DENPASAR – Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) mengambil langkah strategis dalam memperkuat tata kelola organisasi dengan mengesahkan dua pedoman tata kelola dan tata laksana pura sebagai dasar […]

expand_less