Breaking News
light_mode

Pesanan Baju Molor Berujung Cekcok Viral, Penjahit di Badung Diduga Ucapkan Kata Bernada Rasis

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pesanan Jahitan Molor Picu Perselisihan, Polisi Lakukan Pendalaman Meski Belum Ada Laporan Resmi

BADUNG – Viral cekcok seorang ibu penjahit asal Negara Jembrana pemilik usaha jahit di Desa Sibangkaja, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali, yang dalam video tersebut terlihat melakukan perlakuan tidak menyenangkan, mulai dari kata-kata kasar, ancaman, hingga penyiraman sisa air cucian tangan (sisa makanan).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, perselisihan diduga dipicu oleh keterlambatan penyelesaian pesanan tiga potong pakaian yang diminta pelanggan untuk dikecilkan. Pelanggan mengaku pakaian diserahkan pada 30 Juni 2026 dan dijanjikan selesai sehari kemudian. Namun hingga beberapa kali didatangi, pesanan disebut belum juga dikerjakan

Kekecewaan pelanggan memuncak saat meminta pakaian beserta uangnya dikembalikan. Permintaan tersebut diduga ditolak sehingga terjadi adu mulut yang kemudian terekam dan beredar luas di media sosial.

Viralnya kata – kata kasar yang memiliki kesan rasis ini bisa saja menyinggung masyarakat luas yang merupakan suku terbesar di republik ini. Dalam klarifikasi ibu penjahit itu yang ditemui oleh Arya Wedakarna seorang senator atau DPD RI, menyebutkan pelanggan datang ketika dirinya sedang makan serta tidak bersedia menunggu sekitar 15 menit.

“Itu sebaya anak saya, dia berani sama orang yang lebih tua. Padahal itu bukan jahitannya, itu milik pacarnya, ” Ujar ibu tersebut yang terlihat dalam video yang diunggah oleh @ajikpantau enggan untuk meminta maaf.

AWK terlihat mengingatkan bahwa tidak boleh berbicara rasis (suku) dan dirinya mengungkapkan memohon maaf sebagai perwakilan masyarakat Bali agar tidak memperpanjang kasus ini.

Seorang warga sekitar mengungkapkan bahwa jam operasional tempat usaha tersebut memang tidak menentu.

“Kadang buka jam 9 pagi, kadang lewat jam 2 sore. Pernah juga buka sampai malam. Ibunya (penjahit) sering juga lembur jahit sampai jam 10 ke atas. Dia orang dari desa terdekat, tapi kurang tahu asli mana,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya.

Warga tersebut mengaku tidak banyak mengetahui keseharian pemilik usaha karena jarang berinteraksi.

“Saya jarang ngobrol, paling sepintas saja karena fokus kerja. Kalau kemarin malam buka, sampai sekarang belum buka,” katanya.

Sementara itu, Kasubsi Penmas Seksi Humas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, memastikan hingga saat ini kepolisian belum menerima laporan resmi terkait insiden tersebut.

“Belum ada laporan resmi yang masuk terkait peristiwa tersebut,” ujar Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti.

Di sisi lain, Kapolsek Abiansemal Kompol I Nengah Sona menegaskan pihaknya tetap bergerak melakukan pendalaman atas video yang beredar.

“Kami masih berkoordinasi dan mengumpulkan data lapangan terkait informasi yang beredar di media sosial,” kata Kompol I Nengah Sona.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi serta menyerahkan penanganan persoalan kepada aparat apabila ditemukan dugaan tindak pidana.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada proses hukum yang diajukan oleh kedua belah pihak.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SOP Verifikasi Pembayaran Dinilai Mendesak Demi Jaga Citra Pariwisata Indonesia

    SOP Verifikasi Pembayaran Dinilai Mendesak Demi Jaga Citra Pariwisata Indonesia

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    JAKARTA — Kasus dugaan salah tuduh pelanggan belum membayar di salah satu rumah makan populer di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) menuai sorotan publik dan dinilai menjadi alarm penting bagi sektor pariwisata Indonesia. Insiden semacam itu disebut bukan hanya mempermalukan pelanggan, tetapi juga berpotensi merusak citra Indonesia di mata wisatawan domestik maupun mancanegara. Pengamat layanan […]

  • Dua Balita Yatim di Lereng Kintamani Bertahan dalam Keterbatasan, Mengetuk hati dan Pendampingan

    Dua Balita Yatim di Lereng Kintamani Bertahan dalam Keterbatasan, Mengetuk hati dan Pendampingan

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Peringatan: Menghimbau untuk masyarakat yang mau membantu untuk datang langsung ke lokasi.  BANGLI – Duka belum genap sebulan menyelimuti sebuah keluarga kecil di Dusun Kayupadi, Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Dua anak bersaudara, I Wayan Darta (2) dan Ni Wayan Sarmi (4 bulan), kini harus tumbuh tanpa kasih sayang seorang ibu yang meninggal […]

  • Dugaan Pemaksaan Hapus Rekaman, Bayangan Intimidasi di Aksi Solidaritas Bali

    Dugaan Pemaksaan Hapus Rekaman, Bayangan Intimidasi di Aksi Solidaritas Bali

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 5Komentar

    DENPASAR – Suasana demonstrasi solidaritas atas meninggalnya Affan Kurniawan di Bali seharusnya menjadi ruang bagi masyarakat menyuarakan keadilan. Namun, di tengah teriakan dan spanduk protes, muncul dugaan praktik intimidasi, di mana aparat disebut-sebut memaksa seorang perempuan menghapus rekaman video di telepon genggamnya. Aksi yang digelar di depan Polda Bali dan Kantor DPRD Bali itu awalnya […]

  • FKUB dan Kemenag Rote Ndao Dukung Penerapan SIO ESA untuk Ormas Keagamaan

    FKUB dan Kemenag Rote Ndao Dukung Penerapan SIO ESA untuk Ormas Keagamaan

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 8Komentar

    ROTE NDAO – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama Kementerian Agama Kabupaten Rote Ndao menyatakan dukungan penuh terhadap penerapan Sistem Informasi Pelaporan Organisasi Kemasyarakatan (SIO ESA) bagi organisasi kemasyarakatan (Ormas) keagamaan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola Ormas di wilayah tersebut. SIO ESA hadir sebagai inovasi dalam pendataan dan pelaporan kegiatan […]

  • I Nengah Yasa Adi Susanto, Dari Desa Bugbug ke Kampus Pencetak Pahlawan Devisa

    I Nengah Yasa Adi Susanto, Dari Desa Bugbug ke Kampus Pencetak Pahlawan Devisa

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – Nama I Nengah Yasa Adi Susanto, S.H., dikenal luas sebagai pendiri Monarch Bali, kampus pelatihan perhotelan dan kapal pesiar yang melahirkan ribuan tenaga kerja profesional asal Bali. Namun, di balik kiprah besarnya, tersimpan kisah perjuangan panjang seorang putra desa yang menempuh jalan berliku sebelum akhirnya sukses mencetak generasi baru “pahlawan devisa”. Lahir dan […]

  • SMAN 6 Denpasar Ukir Prestasi!

    SMAN 6 Denpasar Ukir Prestasi!

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 11Komentar

    Raih Juara di Berbagai Ajang, dari Lapangan Hijau hingga Kompetisi Akademik   DENPASAR – SMAN 6 Denpasar kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu sekolah unggulan di Bali. Sepanjang tahun 2025, para siswa sekolah ini sukses menorehkan beragam prestasi gemilang di bidang olahraga, seni, hingga akademik. Dominasi di Lapangan Hijau dan Ajang Seni Puncak pencapaian datang […]

expand_less