Breaking News
light_mode

Sahasrara Bukan di Ubun-Ubun? Pandangan Baru Ini Picu Diskusi di Kalangan Spiritual

  • account_circle Admin
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Perdebatan mengenai lokasi Sahasrara atau chakra mahkota kembali mencuat di kalangan pemerhati spiritualitas dan praktisi Kundalini. Sebuah pandangan yang beredar di media sosial mempertanyakan pemahaman populer yang selama ini menempatkan Sahasrara di ubun-ubun atau puncak kepala.

Dalam pandangan tersebut disebutkan bahwa banyak ajaran spiritual modern mengidentikkan Sahasrara dengan crown chakra yang berada di bagian atas kepala. Namun, pemahaman itu dinilai tidak sepenuhnya sejalan dengan sejumlah deskripsi yang terdapat dalam teks-teks klasik tradisi Kundalini.

Menurut pemaparan tersebut, Sahasrara dalam naskah klasik digambarkan sebagai “lotus seribu kelopak” yang tidak merujuk pada sebuah titik kecil di permukaan kepala, melainkan sebuah area atau pusat energi yang lebih luas dan bersifat internal.

Penulis pandangan itu mengaitkan petunjuk lokasi Sahasrara dengan istilah tālu-mūla atau akar langit-langit mulut yang, bila diterjemahkan ke dalam anatomi modern, mengarah pada jalur dari langit-langit bagian belakang menuju dasar tengkorak dan dasar otak.

“Atas dasar itu, Sahasrara lebih tepat dipahami sebagai pusat internal di dasar otak daripada titik energi yang berada di kulit kepala atau ubun-ubun luar,” demikian inti argumentasi yang disampaikan.

Pandangan tersebut juga mencoba menghubungkan simbol klasik mengenai amrita atau nektar spiritual dengan struktur anatomi modern seperti sistem ventrikel otak dan choroid plexus, yakni bagian yang berperan dalam produksi cairan serebrospinal (cerebrospinal fluid).

Dalam pemetaan yang diajukan, chakra Ajna disebut lebih dekat dengan area optic chiasm karena berkaitan dengan jalur penglihatan dan posisinya yang sejajar dengan area di antara kedua alis. Sementara Sahasrara dikaitkan dengan sistem ventrikel dan sirkulasi cairan serebrospinal yang dianggap lebih sesuai dengan simbolisme pusat spiritual tertinggi.

Selain membahas lokasi Sahasrara, pandangan tersebut juga mengkritik sejumlah interpretasi modern yang dinilai tidak memiliki landasan kuat dalam literatur klasik. Di antaranya adalah penambahan konsep chakra di luar sistem yang umum dikenal, seperti chakra kedelapan, kesembilan, hingga berbagai tingkatan spiritual lain yang disebut berkembang dalam komunitas spiritual kontemporer.

Penulis juga menegaskan bahwa keaktifan suatu chakra tidak dapat dijadikan indikator tunggal bahwa energi Kundalini telah mencapai tingkat tertentu. Menurutnya, aktivasi chakra dapat dipengaruhi berbagai faktor, termasuk meditasi, sugesti, terapi energi, maupun stimulasi eksternal lainnya.

Sebagai ilustrasi, ia mengibaratkan chakra sebagai lampu di sebuah gedung yang dapat dinyalakan dari panel kontrol tanpa harus menandakan bahwa lift telah mencapai lantai tempat lampu tersebut berada.

Pandangan ini pada akhirnya mengajak para praktisi dan pemerhati spiritual untuk kembali menelaah sumber-sumber klasik sebelum menerima begitu saja berbagai pemetaan chakra yang populer saat ini.

Meski demikian, hingga kini belum terdapat konsensus tunggal di kalangan akademisi maupun praktisi spiritual mengenai korelasi langsung antara konsep chakra dalam tradisi kuno dengan struktur anatomi modern. Perdebatan mengenai lokasi Sahasrara pun masih menjadi ruang diskusi terbuka yang terus berkembang seiring munculnya berbagai interpretasi baru terhadap teks-teks spiritual klasik.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (3)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadir untuk Amati Kasus Kriminalisasi! Eks Wakapolri Oegroseno Sebut Kasus Kanwil BPN adalah Mekanisme Administratif

    Hadir untuk Amati Kasus Kriminalisasi! Eks Wakapolri Oegroseno Sebut Kasus Kanwil BPN adalah Mekanisme Administratif

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    DENPASAR – Kasus Praperadilan yang diajukan Kepala Kanwil BPN Bali I Made Daging, A.Ptnh., M.H., menyeret banyak tokoh Nasional seperti Dr. H. Bambang Widjojanto, S.H., M.H., mantan wakil Ketua KPK 2011-2015., Jumat (30/1/2026). Sekarang hadir dalam sidang praperadilan Komjen Pol (Purn) Oegroseno mantan Wakapolri 2013-2014, Selasa 3/2/2026 yang menyebutkan tertarik dengan kasus ditetapkannya Made Daging […]

  • Media GATRA DEWATA Terima Penghargaan Dari Kerajaan Maroko

    Media GATRA DEWATA Terima Penghargaan Dari Kerajaan Maroko

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 13Komentar

    JAKARTA – Melalui Duta besar kerajaan Maroko untuk Indonesia, Mr. Quadia Benabdellah, berkenan menganugerahkan sertifikat penghargaan kepada Media Gatra Dewata dan 217 Media Massa lainnya se-Indonesia atas partisipasi dan kerjasama dalam pemberitaan yang dilakukan selama ini, khususnya memberitakan tentang pengakuan Amerika Serikat terhadap kedaulatan Kerajaan Maroko atas wilayah Sahara Barat. Acara tersebut dilakukan di di […]

  • Polemik Royalti Lagu Berakhir, DPR dan Pemerintah Sepakat Revisi UU Hak Cipta

    Polemik Royalti Lagu Berakhir, DPR dan Pemerintah Sepakat Revisi UU Hak Cipta

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 6Komentar

    Jakarta – Polemik royalti lagu yang sempat menimbulkan keresahan di masyarakat akhirnya menemukan titik terang. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama pemerintah, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), serta para musisi sepakat mengakhiri kegaduhan melalui langkah konkret berupa revisi Undang-Undang Hak Cipta dan audit sistem penarikan royalti. Kesepakatan tersebut tercapai dalam rapat konsultasi di Kompleks Parlemen, Senayan, […]

  • Bali Percepat Proyek PSEL, Sampah Diolah Jadi Energi Listrik Mulai 2026

    Bali Percepat Proyek PSEL, Sampah Diolah Jadi Energi Listrik Mulai 2026

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Budi Susilawarsa
    • 1Komentar

    DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali bersama pemerintah pusat mematangkan percepatan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai solusi jangka panjang mengatasi persoalan sampah di Pulau Dewata. Gubernur Bali, Wayan Koster, menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung penuh realisasi proyek tersebut. Menurutnya, koordinasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di Bali sudah berjalan solid. […]

  • FOX Jimbaran Beach Bali Meriahkan HUT RI ke-80 dengan “Sounds of the Homeland”

    FOX Jimbaran Beach Bali Meriahkan HUT RI ke-80 dengan “Sounds of the Homeland”

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 18Komentar

        https://trv.lk/accf39f7 BADUNG, 17 Agustus 2025 – Suasana perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 terasa begitu istimewa di FOX Jimbaran Beach Bali. Bertempat di Sunset Bar, rooftop hotel dengan pemandangan laut lepas Jimbaran, acara bertema “Sounds of the Homeland” sukses digelar pada Minggu malam, menghadirkan pengalaman berkesan bagi para tamu domestik maupun mancanegara. Dimulai […]

  • Umat Kristiani di Rote Ndao Bersatu dalam Doa untuk Kemerdekaan Indonesia

    Umat Kristiani di Rote Ndao Bersatu dalam Doa untuk Kemerdekaan Indonesia

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Deda Henukh
    • 13Komentar

    Rote Ndao – Pada Minggu, 31 Agustus 2025, umat Kristiani di Rote Ndao menggelar ibadah khusus dengan tema “Memberitakan Kabar Baik dalam Bingkai Kemerdekaan,” sebagai wujud syukur dan permohonan berkat bagi bangsa Indonesia. Ibadah yang penuh khidmat ini dipimpin oleh Pdt. Inggrit Lodia Sole Foe, Pdt. Thersya Sarlot S.Th., Pdt. Jen Saek. Dalam khotbahnya, Pdt. […]

expand_less