Breaking News
light_mode

Capung, Penjaga Alami dari Ancaman Nyamuk dan Penyakit

  • account_circle Admin
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar – Keberadaan capung di lingkungan sekitar kerap dianggap biasa, bahkan tidak jarang diabaikan. Padahal, serangga yang dikenal dengan kemampuan terbang lincah ini memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus membantu mengendalikan populasi nyamuk yang berpotensi menularkan berbagai penyakit.

Capung merupakan predator alami nyamuk yang sangat efektif. Dalam kondisi ideal, seekor capung dewasa dapat memangsa puluhan nyamuk setiap hari. Beberapa penelitian menunjukkan jumlah mangsanya dapat mencapai lebih dari 100 ekor nyamuk dalam sehari, tergantung ketersediaan makanan dan kondisi lingkungan.

Tidak hanya saat dewasa, capung juga berperan penting sejak fase larva. Larva capung yang hidup di perairan aktif memangsa jentik-jentik nyamuk, sehingga membantu memutus siklus perkembangan nyamuk sebelum mencapai fase dewasa.

Peran tersebut menjadikan capung sebagai salah satu pengendali hayati yang berkontribusi dalam menekan populasi nyamuk pembawa penyakit, seperti demam berdarah dengue (DBD) dan malaria. Kehadiran capung di suatu kawasan dapat menjadi indikator alami bahwa ekosistem setempat masih terjaga dengan baik.

Selain berfungsi sebagai predator, capung juga dikenal sebagai penanda kualitas lingkungan. Serangga ini umumnya hanya dapat berkembang biak di perairan yang relatif bersih dan memiliki keseimbangan ekosistem yang baik. Karena itu, menurunnya populasi capung sering kali menjadi sinyal adanya gangguan lingkungan atau pencemaran.

Para pemerhati lingkungan mengingatkan pentingnya menjaga habitat capung, seperti kolam, sungai kecil, taman basah, dan area perairan alami lainnya. Upaya sederhana tersebut tidak hanya mendukung kelestarian capung, tetapi juga membantu menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat.

Dengan manfaat yang dimilikinya, capung layak mendapat perhatian sebagai salah satu “penjaga alami” lingkungan. Memberikan ruang hidup bagi capung berarti ikut menjaga keseimbangan alam sekaligus mendukung upaya pengendalian nyamuk secara alami dan berkelanjutan.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maha Shivaratri 2026 di Isha Yoga Centre, Sadhguru Pimpin Meditasi Tengah Malam

    Maha Shivaratri 2026 di Isha Yoga Centre, Sadhguru Pimpin Meditasi Tengah Malam

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Siaran Langsung Mulai Pukul 18.00 DENPASAR – Perayaan Maha Shivaratri 2026 akan digelar pada 15 Februari 2026, bertepatan dengan malam tergelap dalam kalender lunar Hindu yang diyakini memiliki makna spiritual mendalam. Festival suci yang dipersembahkan bagi Dewa Siwa ini diperingati umat Hindu melalui puasa, doa, meditasi, serta tirakatan semalam suntuk di berbagai wilayah India maupun […]

  • Geger Isu Pajak Medsos! Ini Penjelasan Pegawai DJP

    Geger Isu Pajak Medsos! Ini Penjelasan Pegawai DJP

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 12Komentar

    DENPASAR – Isu soal pengenaan pajak bagi pengguna media sosial kembali memicu kebingungan publik. Apalagi setelah mencuatnya kebijakan kontroversial dari Uganda, negara di Afrika Timur, yang sempat menerapkan pajak atas penggunaan media sosial. Namun, narasi ini perlu diluruskan dikutip dari artikel yang tayang di www.pajak.go.id https://www.pajak.go.id/id/artikel/pengguna-media-sosial-dikenakan-pajak-sini-teliti-kembali Pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP), I Gede Suryantara, dalam […]

  • Portal Dijebol, Ketegangan di TPA Suwung Memuncak, Polisi Turun Tangan

    Portal Dijebol, Ketegangan di TPA Suwung Memuncak, Polisi Turun Tangan

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Denpasar, 2 April 2026 — Kericuhan terjadi di kawasan TPA Suwung pada Kamis (2/4/2026) ketika sekelompok pelaku swakelola sampah melakukan aksi buka paksa portal akses masuk, memicu ketegangan di lokasi pembuangan sampah terbesar di Bali tersebut. Peristiwa ini bermula saat sejumlah truk pengangkut sampah tertahan di pintu masuk TPA akibat penutupan akses. Dalam kondisi terdesak, […]

  • Merah Putih dan “Energi yang Hilang” Refleksi Filosofis atas Arah Bernegara

    Merah Putih dan “Energi yang Hilang” Refleksi Filosofis atas Arah Bernegara

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR — Di tengah dinamika pergantian kepemimpinan nasional, muncul refleksi kritis yang mengaitkan simbol negara dengan praktik bernegara. Bendera Merah Putih, yang selama ini dimaknai sebagai lambang keberanian dan kesucian, dinilai juga menyimpan pesan filosofis yang lebih dalam, namun belum sepenuhnya terwujud dalam tata kelola pemerintahan. Dalam perspektif kearifan lokal Nusantara yang dipengaruhi ajaran Trimurti, […]

  • Aneh! Divonis 4,5 Tahun, Tom Lembong Tak Terima Uang Korupsi

    Aneh! Divonis 4,5 Tahun, Tom Lembong Tak Terima Uang Korupsi

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 11Komentar

    Jakarta – Mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dijatuhi vonis 4 tahun 6 bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat, 18 Juli 2025, dalam kasus impor gula periode 2015–2016. Vonis ini menuai sorotan karena majelis hakim tidak menemukan adanya niat jahat (mens rea) maupun keuntungan pribadi yang diperoleh Tom dari kebijakan […]

  • Guru dan Pegawai Bali Public School Dibekali Penanganan Tersedak dan Edukasi Kemasan Ramah Lingkungan

    Guru dan Pegawai Bali Public School Dibekali Penanganan Tersedak dan Edukasi Kemasan Ramah Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Ray
    • 27Komentar

    BALI – Kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat kesehatan sekaligus kepedulian terhadap lingkungan menjadi fokus utama kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di Bali Public School. Kegiatan ini menyasar guru dan pegawai sekolah sebagai garda terdepan dalam menjaga keselamatan lingkungan pendidikan serta mendukung perilaku ramah lingkungan. Sebanyak 12 guru dan pegawai Bali Public School mengikuti […]

expand_less