ADWITI Resmi Berdiri, Siap Bangun Standarisasi Layanan Dharma Wisata dan Tirta Yatra
- account_circle Ray
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DENPASAR – Pengukuhan Asosiasi Dharma Wisata dan Tirta Yatra Indonesia (ADWITI) telah resmi dilaksanakan di Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Bali di Jl.Letjen S Parman, Renon, Selasa (2/6).
Pengukuhan ini pimpin langsung oleh Anggota DPD RI Perwakilan Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedekarna MWS III, SE, M.Si yang akrab disapa AWK, yang juga sebagai Dewan Kehormatan ADWITI.
AWK berharap kedepannya ADWITI dapat memperluas ruang ekonomi bagi masyarakat Bali lewat program wisata, study tour, dharma wisata, dan tirta yatra. Acara yang dibungkus peresmian asosiasi ini juga sekaligus MUNAS pertama ADWITI.

“ADWITI menjadi penting, karena ini dapat memperjuangkan sesuatu di rezim penguasa negara yang sedang ngambek pada Bali, ” Ungkap AWK.
Dirinya mengatakan selalu mendukung Bali bila ada rapat – rapat program Nasional, tetapi daerah lain menjadi protes, Yogyakarta, Labuan Bajo, Semarang dan lainnya. Bahkan ia mengatakan Pariwisata Semarang daily basic-nya mencapai 93% okupansi.
“Bandung yang memiliki Kereta Cepat Whoosh Yang dapat menembus Jakarta Surabaya dalam 3 jam saja, ” Sebutnya.
Bali diharapkannya dapat memberikan sedikit ruang untuk kereta disebelah jalan tol yang dibuat di Bali. Ia juga mengilustrasikan bahwa bila Bali tidak bisa berbenah kemungkinan sampai tahun 2029 / 2030 tidak akan dapat apa – apa dari Rezim ini.
“Kalo tidak pintar merayu rezim ini, tidak akan polih napi sampai 2029 atau 2030”
Dalam terbentuknya ADWITI, ia berharap ribuan masyarakat Bali dapat tertolong. Dalam lanjutannya AWK mengatakan bahwa masyarakat Bali harus menjaga tamu yang berasal dari 4 negara, yakni India, Rusia, Amerika dan China.
“Jangan main – main dengan para pelancong dari 4 negara itu, ” Pesannya.

Ia juga memuji Ida sesuhunan karena berita banjir, sampah, kemacetan tetap masih ada 19 juta turis datang ke Bali dari Mancanegara maupun domestik.
“Turis tidak pakai travel sekarang, mereka langsung datang dan tidak pakai transport lagi karena sudah paham online, dan Grab, Gojek dan Maxim itu ada undang – undangnya loh”
ADWITI juga digantungkan cita – cita agar kelak juga mengambil peluang perjalanan spiritual ke luar negeri seperti Nepal, Tibet dan India.
“Ini akan menjadi tugas saya melakukan pendekatan dan memperjuangkan regulasinya ke pusat”

Sementara dari Ketua ADWITI Bali Surya Dharma, SH mengatakan berdirinya ADWITI ini bukan semata-mata berfokus pada program saja, melainkan bisa membangun fondasi yang kuat dalam memberikam standarisasi layanan yang prima kepada masyarakat.

“Semoga dengan kehadiran ADWITI ini kedepanya bisa menjadi perkembangan togak baru dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat terkait program wisata, study tour, dharma wisata, dan tirta yatra,” ucapnya.
Sementara dari Kabid Pengembangan Kelembagaan Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan Dinas Pariwisata Provinsi Ngurah Bagus Gede Pasek Wira Kusuma berharap ADWITI Bali kedepanya bisa menjalin kerjasama yang baik kepada organisasi sudah terbentuk lainya.

“Diharapkan juga kedepanya ADWITI bisa menjaga marwah Pariwisata Bali agar bisa lebih berkualitas dan maju,” harapnya.
Editor – Ray

Saat ini belum ada komentar