Breaking News
light_mode

Skrining dan Edukasi Gigi Sejak Dini, drg. Maya Sari Dewi Soroti Pentingnya Pencegahan Penyakit Gigi pada Anak

  • account_circle Ray
  • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bangli – Upaya meningkatkan kesehatan gigi dan mulut anak-anak sejak usia dini kembali dilakukan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar melalui Bakti Sosial (Baksos) ke-XXXV yang berlangsung pada 25–26 Mei 2026 di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Salah satu lokasi sasaran kegiatan adalah SD Negeri Abuan, Desa Abuan.

Edukasi membersihkan gigi dengan benar sejak dini.

Kegiatan yang merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat, mendapat perhatian khusus dari drg. Maya Sari Dewi, Sp.KG yang terlibat langsung dalam pelaksanaan skrining kesehatan gigi dan mulut bagi para siswa.

Dekan FKG Unmas Denpasar, Dr. drg. Hervina, M.Biomed, menyampaikan harapannya agar kegiatan bakti sosial tahunan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kintamani, khususnya dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Dalam pelaksanaannya, Baksos FKG Unmas memberikan berbagai layanan kesehatan gigi secara gratis, meliputi pencabutan gigi, penambalan, pembersihan karang gigi, serta penyuluhan kesehatan gigi bagi masyarakat dan anak-anak sekolah dasar.

Menurut drg. Maya Sari Dewi, Sp.KG, kegiatan yang difokuskan kepada siswa sekolah dasar merupakan langkah strategis dalam mencegah penyakit gigi sejak dini. Anak-anak tidak hanya mendapatkan pemeriksaan kesehatan gigi, tetapi juga edukasi mengenai pola hidup sehat dan cara merawat gigi yang benar.

“Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang perlu mendapatkan perhatian sejak dini, termasuk dalam hal kesehatan gigi dan mulut. Melalui skrining dan edukasi ini, kami berharap mereka memiliki kebiasaan menjaga kesehatan gigi yang baik sehingga dapat mencegah berbagai penyakit gigi di masa mendatang,” ujar drg. Maya.

Sebelum dilakukan pemeriksaan, para siswa terlebih dahulu mengikuti pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan mereka mengenai kesehatan gigi dan mulut. Selanjutnya, tim FKG Unmas memberikan penyuluhan tentang teknik menyikat gigi yang benar, dilanjutkan dengan kegiatan sikat gigi bersama.

Setelah itu dilakukan skrining kesehatan gigi dan mulut serta tindakan perawatan sederhana seperti penambalan maupun pencabutan apabila diperlukan. Di akhir kegiatan, siswa kembali mengikuti post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman mereka setelah menerima edukasi.

Antusiasme tinggi terlihat dari para siswa maupun guru SDN Abuan yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Kepala SDN Abuan, I Wayan Redana, mengapresiasi pelaksanaan bakti sosial tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian FKG Unmas Denpasar. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa kami dan diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin untuk membantu meningkatkan kesehatan gigi anak-anak,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil skrining yang dilakukan, drg. Maya Sari Dewi, Sp.KG mengungkapkan bahwa kondisi kesehatan gigi dan mulut sebagian besar siswa SDN Abuan masih berada dalam kategori kurang baik. Temuan tersebut menunjukkan masih perlunya edukasi dan pendampingan berkelanjutan kepada anak-anak maupun orang tua terkait pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut.

“Masih ditemukan berbagai permasalahan kesehatan gigi pada anak-anak. Karena itu, kegiatan skrining dan edukasi seperti ini sangat penting sebagai langkah preventif agar penyakit gigi dapat dicegah sejak dini,” jelasnya.

Melalui Bakti Sosial ke-XXXV ini, FKG Unmas Denpasar tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat bahwa pencegahan merupakan kunci utama dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Diharapkan kegiatan tersebut mampu meningkatkan derajat kesehatan anak-anak sekolah dasar sekaligus menciptakan generasi yang lebih sehat dan produktif di masa depan.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (9)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KFC Indonesia Masih Tertekan di 2025, Rugi Menyusut Namun Beban Utang dan Keraguan Auditor Membayangi

    KFC Indonesia Masih Tertekan di 2025, Rugi Menyusut Namun Beban Utang dan Keraguan Auditor Membayangi

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    Mataram – Kinerja PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), pemegang lisensi KFC di Indonesia, sepanjang tahun buku 2025 masih menghadapi tekanan berat. Meski mencatat perbaikan pada rugi bersih, perusahaan belum mampu keluar dari zona kerugian operasional di tengah stagnasi pendapatan dan meningkatnya beban utang. Berdasarkan laporan keuangan terbaru, FAST membukukan rugi bersih sebesar Rp369 miliar, […]

  • Praperadilan Ditolak, Semangat Juang Dr. Togar Situmorang Tak Padam

    Praperadilan Ditolak, Semangat Juang Dr. Togar Situmorang Tak Padam

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    DENPASAR – Advokat senior Dr. Togar Situmorang, S.H., M.H., MAP, CLA, CRA., resmi mengajukan gugatan praperadilan untuk menentang penetapan status tersangka yang diberikan oleh Polda Bali terhadap dirinya. Langkah hukum ini ia tempuh sebagai bentuk perlawanan terhadap apa yang disebutnya sebagai penggunaan hukum untuk melampiaskan kekecewaan pihak tertentu. Biasanya tampil di ruang persidangan untuk memperjuangkan […]

  • Hilangnya Ibu Menyusui Usai Ditahan Polisi, PPWI dan LBH Digitek Desak Kapolri Turun Tangan

    Hilangnya Ibu Menyusui Usai Ditahan Polisi, PPWI dan LBH Digitek Desak Kapolri Turun Tangan

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 6Komentar

    Jakarta – Hilangnya Rina, seorang ibu menyusui asal Sumedang yang sebelumnya ditahan Polres Metro Jakarta Pusat dalam perkara yang diduga seharusnya bersifat perdata, memicu kemarahan publik dan sorotan tajam dari berbagai pihak. Kasus ini bahkan mendapat perhatian tokoh nasional hingga purnawirawan Polri. Direktur LBH Digitek DKI Jakarta, Jurika Fratiwi, bersama Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga […]

  • Netizen Kecam Koster! Denial, Tata Kota Amburadul, hingga Tak Paham Data Korban Banjir

    Netizen Kecam Koster! Denial, Tata Kota Amburadul, hingga Tak Paham Data Korban Banjir

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Kritik pedas kepada Gubernur Bali Wayan Koster ramai bergema di media sosial, salah satunya datang dari akun TikTok Silvia Tjan (@mich.schndr). Dalam sebuah unggahan berbentuk surat terbuka, Silvia yang mengaku lahir, besar, dan hidup lebih dari 30 tahun di Bali, meluapkan kekecewaannya terhadap sikap Koster dalam menyikapi bencana banjir yang menelan korban jiwa […]

  • Keputusan Gubernur Guncang Nusa Penida, Dewa Sudarsana usul Gugat Saja, Rusak Kepercayaan Investor

    Keputusan Gubernur Guncang Nusa Penida, Dewa Sudarsana usul Gugat Saja, Rusak Kepercayaan Investor

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 15Komentar

    DENPASAR – Keputusan Gubernur Bali menghentikan proyek lift kaca di Nusa Penida yang sudah mencapai sekitar 70 persen memicu perpecahan tajam di masyarakat. I Dewa Putu Sudarsana, pengamat sosial politik, menilai dampak keputusan ini bukan hanya dirasakan langsung oleh warga setempat, tetapi juga mengancam kepercayaan investor terhadap Bali sebagai destinasi pariwisata internasional. Sudarsana menyebut budaya […]

  • Prof Anom Sepakat dengan Puan, Soroti Koster yang Diduga Abai Terhadap Peringatan Dini Sektor Pariwisata photo_camera 4

    Prof Anom Sepakat dengan Puan, Soroti Koster yang Diduga Abai Terhadap Peringatan Dini Sektor Pariwisata

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 8Komentar

    DENPASAR – Gubernur Bali I Wayan Koster kembali menjadi sorotan tajam setelah dinilai terlalu optimistis dalam menanggapi isu pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor pariwisata Bali. Pernyataannya yang menyebut isu PHK sebagai “kampanye hitam” dari pesaing destinasi wisata lain justru memicu kritik dari berbagai kalangan, termasuk akademisi pariwisata. Salah satu suara kritis datang dari Prof. […]

expand_less