Bunga Telang, “Blue Matcha” Alami yang Memikat Mata dan Menyehatkan
- account_circle Admin
- calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DENPASAR – “Blue matcha” adalah bubuk berwarna biru cerah yang berasal dari bunga butterfly pea atau bunga telang, tanaman tropis yang sudah lama dikenal di Indonesia.
Meski namanya mengandung kata matcha, bahan ini sama sekali tidak berasal dari daun teh hijau. Blue matcha dibuat dari bunga telang yang dikeringkan dan dihaluskan, sehingga hampir tidak mengandung kafein dan bersifat herbal.
Keunikan utama blue matcha terletak pada warna birunya yang alami dan intens. Tanpa tambahan pewarna sintetis, bubuk ini mampu memberikan sentuhan visual yang mencolok pada berbagai sajian. Tak heran jika blue matcha menjadi primadona dalam dunia kuliner modern, khususnya sebagai pewarna alami untuk minuman dan dessert yang tampil estetik sekaligus lebih sehat.
Dalam praktiknya, blue matcha kerap digunakan pada latte, teh herbal, smoothie, hingga aneka pastry dan dessert. Daya tariknya bukan hanya pada rasa yang ringan dan netral, tetapi juga pada “keajaiban” warnanya. Saat dicampur dengan bahan asam seperti lemon atau jeruk nipis, warna biru tersebut dapat berubah menjadi ungu. Perubahan warna ini menciptakan pengalaman visual yang unik, seolah menghadirkan pertunjukan kecil di dalam gelas.
Di balik tampilannya yang menawan, bunga telang juga menyimpan beragam manfaat. Kandungan antioksidan di dalamnya dikenal baik untuk membantu menjaga kesehatan mata, meredakan stres, serta mendukung kesehatan kulit. Karena rendah kafein dan bersifat alami, blue matcha sering dipilih sebagai alternatif minuman fungsional yang ringan, aman dikonsumsi kapan saja, dan cocok untuk mereka yang ingin menikmati minuman sehat tanpa efek stimulan berlebihan.
Perpaduan antara keindahan warna, fleksibilitas dalam kuliner, dan potensi manfaat kesehatan menjadikan bunga telang atau blue matcha bukan sekadar tren sesaat. Ia hadir sebagai simbol bagaimana bahan tradisional dapat diolah secara modern, tetap alami, dan relevan dengan gaya hidup masa kini.
Editor – Ray

I have recently started a website, the info you offer on this website has helped me greatly. Thank you for all of your time & work.
15 Januari 2026 5:00 AMh9fdmg
6 Januari 2026 3:33 PM