Bom Bunuh Diri Guncang Masjid Syiah di Islamabad, 31 Tewas dan Ratusan Terluka
- account_circle Admin
- calendar_month 12 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
ISLAMABAD – Serangan bom bunuh diri mengguncang sebuah masjid Syiah di pinggiran ibu kota Islamabad, Pakistan, pada Jumat (6/2/2026) saat salat Jumat tengah berlangsung. Sedikitnya 31 orang dilaporkan tewas dan lebih dari 160 lainnya mengalami luka-luka akibat ledakan tersebut.
Ledakan terjadi di Masjid Imam Bargah Qasr-e-Khadijatul Kubra yang berlokasi di kawasan Tarlai Town. Saat peristiwa berlangsung, masjid dalam kondisi penuh oleh jamaah yang melaksanakan ibadah rutin salat Jumat.
Berdasarkan keterangan aparat setempat, pelaku diduga memasuki area masjid sebelum kemudian meledakkan diri di tengah kerumunan. Dentuman keras memicu kepanikan, sementara serpihan bangunan dan kaca beterbangan, menyebabkan banyak korban berjatuhan di lokasi kejadian.
Tim penyelamat dan aparat keamanan segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Para korban luka dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Islamabad dan sekitarnya. Otoritas setempat juga memberlakukan pengamanan ketat guna mengantisipasi kemungkinan ancaman lanjutan.
Kelompok ekstremis Islamic State (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Dalam pernyataan yang disebarkan melalui saluran propaganda mereka, ISIS menyebut salah satu anggotanya sebagai pelaku dan menyatakan serangan itu secara khusus menargetkan jamaah Syiah.
Klaim tersebut dianalisis oleh sejumlah pemantau komunikasi kelompok jihadis yang menilai jaringan ISIS masih aktif menyebarkan propaganda dan mengoordinasikan aksi melalui kanal-kanal tertutup mereka.
Serangan terhadap komunitas Syiah di Pakistan bukan kali pertama terjadi. Dalam beberapa tahun terakhir, kelompok-kelompok militan kerap menjadikan rumah ibadah dan kegiatan keagamaan sebagai target, memicu kekhawatiran akan meningkatnya ketegangan sektarian.
Pemerintah Pakistan mengecam keras aksi teror tersebut dan menegaskan komitmennya untuk memburu para pelaku serta jaringan yang terlibat. Aparat keamanan menyatakan penyelidikan menyeluruh tengah dilakukan untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang membantu pelaku.
Hingga Jumat malam, suasana duka masih menyelimuti keluarga korban dan warga sekitar. Aparat tetap bersiaga di lokasi kejadian, sementara proses identifikasi korban dan pendataan kerusakan masih berlangsung.
Editor -Ray

Saat ini belum ada komentar