Bangli menolak Jadi Tempat Buangan, Warga Siap Hadang Truk Sampah Denpasar
- account_circle Admin
- calendar_month Minggu, 28 Des 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DENPASAR – Wacana Pemerintah Kota Denpasar yang berencana mengirim sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kabupaten Bangli mulai awal tahun depan memicu penolakan keras dari masyarakat Bangli.
Mantan Ketua DPRD Bangli, Ida Bagus Raka Mudarma, menegaskan rencana tersebut telah menimbulkan gejolak dan kemarahan publik karena muncul secara sepihak tanpa sosialisasi maupun persetujuan warga. Ia menyatakan, dirinya bersama masyarakat telah sepakat akan menghadang dan memulangkan truk-truk sampah Denpasar jika nekat memasuki wilayah Bangli.
Raka Mudarma menyebut kebijakan itu tidak masuk akal dan mencerminkan ketidakpekaan pemerintah Denpasar terhadap kondisi Bangli, yang selama ini bahkan kerap dikeluhkan kekurangan air bersih hingga mobil tangki air pun menjadi masalah serius.
“Tidak ada hujan tidak ada petir, tiba-tiba Bangli mau dijadikan tempat buang sampah. Jangankan ratusan truk sampah, mobil tangki air saja sering dipersoalkan warga dan pernah dibahas di DPRD,” tegasnya, Kamis (25/12).
Ia menegaskan, warga Bangli tidak akan tinggal diam dan siap melakukan penolakan terbuka di pintu masuk utama kabupaten.
“Truk sampah akan ditolak masuk Bangli, apa pun risikonya,” ujar Raka Mudarma, menandai sikap tegas masyarakat Bangli yang menolak daerahnya dijadikan solusi instan atas krisis sampah Denpasar.
Editor – Ray
Dikutip dari Facebook info bali viral

Saat ini belum ada komentar