Antrean Truk Sampah Mengular di TPA Suwung hingga Arah Serangan
- account_circle Admin
- calendar_month 20 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DENPASAR – Antrean truk pengangkut sampah terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung, Rabu pagi (4/3). Deretan truk bahkan mengular hingga memasuki akses jalan menuju Desa Serangan. Kondisi ini berdampak pada menumpuknya sampah di sejumlah Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Kota Denpasar karena pengangkutan tidak berjalan maksimal.
Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I.B. Alit Wiradana, menjelaskan gangguan pengangkutan sampah tersebut dipicu kendala teknis di TPA Suwung. Sejumlah alat berat yang beroperasi di lokasi tersebut mengalami kerusakan sehingga aktivitas bongkar muat sampah terhambat.
Untuk memastikan penanganan di lapangan, Alit Wiradana turun langsung meninjau kondisi TPS di Jalan Pulau Seram, Denpasar. Ia didampingi Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.
Saat tiba di lokasi, Alit Wiradana menemukan sampah di TPS tersebut meluber hingga ke badan jalan. Menyikapi kondisi itu, ia segera meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar mengerahkan alat berat dan armada truk tambahan guna mempercepat pengangkutan.
“Sebagai langkah jangka pendek, saya meminta Kadis DLHK untuk mengerahkan alat berat dan truk agar sampah di TPS Jalan Pulau Seram yang sempat meluber ke jalan dapat segera diangkut,” ujarnya di lokasi.
Menurutnya, penumpukan sampah di beberapa TPS di Denpasar terjadi karena kerusakan alat berat di TPA Suwung yang dikelola UPTD Sampah Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Provinsi Bali. Ia juga telah meninjau langsung kondisi di TPA tersebut.
Saat ini, alat berat yang rusak tengah dalam proses perbaikan. Namun, perbaikan membutuhkan suku cadang yang didatangkan dari Jakarta.
“Alat berat sedang diperbaiki dan memerlukan spare part dari Jakarta. Mudah-mudahan perbaikan bisa segera selesai sehingga pengangkutan sampah kembali normal,” kata Alit Wiradana.
Pemerintah Kota Denpasar, lanjut dia, siap terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Bali dalam mewujudkan sistem penanganan sampah yang terintegrasi dan berkelanjutan di wilayah Kota Denpasar.
Ia menegaskan bahwa penanganan sampah merupakan salah satu program prioritas pemerintah kota sehingga koordinasi lintas pemerintah akan terus diperkuat.
“Terkait kendala saat ini, Pemkot Denpasar akan segera berkoordinasi dengan Pemprov Bali guna memaksimalkan penanganan sampah secara terintegrasi dan berkelanjutan,” ujarnya.
Editor – Ray

Saat ini belum ada komentar