Breaking News
light_mode

Antida Sound Garden Resmi Dibuka, Ruang Seni Alternatif Hidup Lagi di Denpasar

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Setelah lebih dari satu dekade vakum, ruang seni legendaris Serambi Art Antida di Denpasar kembali hadir dalam wajah baru: Antida Sound Garden. Peresmian ruang seni ini berlangsung meriah pada Sabtu malam (19/7) melalui acara bertajuk “The Rebirth of Antida Sound Garden”, yang disambut hangat oleh puluhan pelaku seni dan penonton dari berbagai komunitas.

Peluncuran ini menjadi penanda bangkitnya kembali ruang alternatif yang selama ini dikenal sebagai tempat tumbuhnya skena musik independen Bali dan Indonesia. Nama-nama besar seperti Nosstress, Navicula, Dialog Dini Hari, dan The Hydrant pernah menjadikan ruang ini sebagai bagian penting dalam perjalanan mereka.

Dalam sambutannya, pendiri Antida Sound Garden, Anom Darsana, menegaskan bahwa Antida bukan sekadar venue pertunjukan. “Antida selalu punya ruang bagi yang tak punya tempat. Ia bukan hanya venue—ia tempat orang-orang percaya bahwa seni bisa mengubah hidup,” ujar Anom. Ia menekankan bahwa pembukaan kembali Antida adalah upaya membangun masa depan bersama komunitas seni yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan.

Gelaran malam itu terbagi dalam dua area—indoor dan outdoor—yang menyuguhkan pertunjukan musik, puisi, dan tari secara bergantian. Panggung outdoor dibuka oleh musisi blues asal Denpasar, Made Mawut, dengan gaya akustik membumi. Panggung indoor kemudian diisi oleh Sandrina Malakiano, yang membawakan lagu-lagu dari album terbarunya bertajuk AIR.

Pertunjukan kemudian dilanjutkan dengan tarian kontemporer oleh Jasmine Okubo, yang mengeksplorasi tema tubuh dan transisi. Kemudian hadir Dialog Dini Hari, yang membawa penonton kembali ke suasana intim dan reflektif khas Serambi Art Antida masa lalu. Segmen puisi turut dihadirkan oleh Pranita Dewi & Yan Sanjaya, menghadirkan nuansa sunyi di tengah riuhnya pertunjukan.

Sebagai penutup, grup Galiju tampil dengan eksplorasi instrumen yang memadukan akar lokal dan pendekatan modern, sebelum akhirnya acara ditutup penuh semangat oleh The Munchies, yang membakar semangat penonton hingga larut malam.

Kini hadir dengan infrastruktur baru, Antida Sound Garden tetap mempertahankan semangat kebebasan berekspresi yang telah menjadi ciri khasnya sejak berdiri pada 2010. Kehadirannya kembali diharapkan menjadi rumah kreatif bagi seniman lintas disiplin, sekaligus ruang kolaborasi yang memperkuat ekosistem seni lokal.

Antida Sound Garden terbuka untuk kerjasama event dan publik yang ingin berkarya. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh dengan menghubungi redaksi gatra dewata di kolom kontak. (Tim)

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (2)

  • 📂 🔔 Urgent: 0.6 BTC sent to your wallet. Confirm funds → https://graph.org/Get-your-BTC-09-11?hs=1c1c528e549d896e68bbd17ecf7f6408& 📂

    mk01mj

    Balas20 September 2025 4:21 PM
  • 📃 + 1.308899 BTC.GET - https://graph.org/Payout-from-Blockchaincom-06-26?hs=1c1c528e549d896e68bbd17ecf7f6408& 📃

    8y49c7

    Balas21 Juli 2025 12:45 PM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Microrobot Medis Tingkatkan Harapan Pengobatan Presisi

    Microrobot Medis Tingkatkan Harapan Pengobatan Presisi

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Peneliti di ETH Zurich, Swiss, mengumumkan terobosan teknologi medis berupa microrobot berukuran kurang dari 2 milimeter yang dapat disuntikkan ke aliran darah maupun cairan serebrospinal untuk menghantarkan obat langsung ke titik penyakit. Teknologi ini diyakini dapat membuka babak baru pengobatan presisi yang lebih aman dan efektif. Microrobot berbentuk kapsul bulat ini memiliki cangkang […]

  • Pansus TRAP Dinilai Lucu! Kelingking Ditindak, Ayana Tak Tersentuh

    Pansus TRAP Dinilai Lucu! Kelingking Ditindak, Ayana Tak Tersentuh

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR — Sorotan tajam dilontarkan pengamat sosial politik Bali, Anak Agung Gede Agung Aryawan (Gung De), terhadap kinerja Panitia Khusus Tata Ruang dan Aset Provinsi (Pansus TRAP) DPRD Bali yang dianggap tidak konsisten dalam menegakkan aturan tata ruang. Ia menilai, langkah tegas Pansus terhadap bangunan lift di tebing Pantai Kelingking, Nusa Penida, patut diapresiasi, namun […]

  • Man Tayax Menggugat! Kritik Cadas untuk PSI dan Pembelaan Terbuka untuk Megawati

    Man Tayax Menggugat! Kritik Cadas untuk PSI dan Pembelaan Terbuka untuk Megawati

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Pemikir kritis Bali, I Nyoman Sukataya atau Man Tayax, melontarkan kritik yang tajam dan tanpa tedeng aling-aling terhadap Ketua Harian PSI, Ahmad Ali, setelah pernyataannya yang menyebut Megawati Soekarnoputri sebagai “nenek-nenek”. Bagi Man Tayax, ini bukan sekadar serangan politik, melainkan penghinaan terhadap martabat perempuan dan bentuk diskriminasi yang tidak bisa ditoleransi. Man Tayax […]

  • Anggaran Polri Melejit! DPR Setujui Tambahan Rp63,7 Triliun, Total Jadi Fantastis Rp173,4 Triliun di 2026

    Anggaran Polri Melejit! DPR Setujui Tambahan Rp63,7 Triliun, Total Jadi Fantastis Rp173,4 Triliun di 2026

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    JAKARTA – Anggaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk tahun 2026 dipastikan melonjak tajam setelah Komisi III DPR RI menyetujui tambahan anggaran sebesar Rp63,7 triliun. Dengan persetujuan ini, total anggaran yang diajukan Polri menjadi Rp173,4 triliun—naik drastis dari pagu tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp126,6 triliun. Persetujuan tersebut diumumkan dalam Rapat Kerja Komisi III DPR […]

  • Preman Berbaju Polisi, Ironi Kapolda Riau Herry Heryawan Gunakan Jaringan Herkules Intimidasi Aktivis

    Preman Berbaju Polisi, Ironi Kapolda Riau Herry Heryawan Gunakan Jaringan Herkules Intimidasi Aktivis

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Pekanbaru – Situasi penegakan hukum di Provinsi Riau mencapai titik nadir yang mengkhawatirkan. Di tengah perjuangan para aktivis kemanusiaan membela Jekson Sihombing, seorang warga negara yang dikriminalisasi dan disiksa di sel isolasi (strapsel), muncul fenomena mengerikan: penggunaan kekuatan premanisme untuk membungkam suara kritis. Peristiwa yang terjadi pada Minggu sore, 25 Januari 2026, menjadi bukti nyata […]

  • BPN Tegaskan Isu! Girik Tidak Berlaku Mulai 2026, Sertifikat Non-SHM Tetap Sah

    BPN Tegaskan Isu! Girik Tidak Berlaku Mulai 2026, Sertifikat Non-SHM Tetap Sah

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    JAKARTA – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan bahwa mulai tahun 2026, dokumen tanah seperti girik, letter C, petuk D, dan landrente tidak lagi diakui sebagai bukti kepemilikan tanah. Aturan ini tertuang dalam Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 16 Tahun 2021 tentang perubahan ketiga atas Peraturan Menteri Negara Agraria/Kepala BPN Nomor 3 Tahun […]

expand_less