Breaking News
light_mode

Batu Pulaki Banyupoh Segera Kantongi Indikasi Geografis, Klaim Ilegal Terancam Sanksi Hukum

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BULELENG – Batu Pulaki Banyupoh, batu alam khas Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, selangkah lagi memperoleh sertifikat Indikasi Geografis (IG) dari Kementerian Hukum dan HAM RI. Jika resmi terdaftar, penggunaan nama “Batu Pulaki Banyupoh” tidak bisa lagi dilakukan sembarangan oleh pihak di luar wilayah asalnya.

Perlindungan tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. Dengan status IG, produk batu alam khas Banyupoh akan memiliki perlindungan hukum atas identitas, kualitas, dan asal geografisnya.

Proses menuju sertifikasi dilakukan melalui uji substantif oleh tim Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham RI di Wantilan Kantor Perbekel Desa Banyupoh, Rabu (20/5/2026). Tim melakukan verifikasi langsung terhadap karakteristik batu yang diajukan oleh Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG).

Salah satu syarat utama yang diuji adalah tingkat kekerasan batu menggunakan skala Mohs. Batu Pulaki Banyupoh asli diwajibkan memiliki tingkat kekerasan antara 6 hingga 7 agar memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.

Perwakilan DJKI Kemenkumham RI, Gunawan, menegaskan batu yang tidak memenuhi standar tersebut tidak dapat dikategorikan sebagai Batu Pulaki Banyupoh.

“Kalau tingkat kekerasannya di bawah standar tersebut, maka tidak bisa disebut Batu Pulaki Banyupoh Buleleng. Karena itu kami menyarankan kelompok MPIG nantinya memiliki alat uji sendiri agar kualitas tetap terjaga,” ujarnya.

Dalam pengajuan tahap awal, terdapat tiga jenis batu unggulan yang didaftarkan karena dinilai memiliki karakter khas dan nilai ekonomi tinggi. Ketiganya yakni Batu Kresna Dana, Batu Gadang Tabur atau Hijau Tabur Emas, serta Batu Brumbun Tabur atau Berumbun Pancawarna.

Harga batu tersebut cukup fantastis di kalangan kolektor. Batu Kresna Dana dipasarkan mulai Rp1 juta per batu, sedangkan dua jenis lainnya dapat mencapai Rp5 juta per biji untuk kondisi mulus tanpa retak.

Kerajinan batu alam Banyupoh sendiri telah berkembang sejak era 1980-an dan dipelopori tokoh lokal almarhum Pak Gobel. Saat ini, sedikitnya terdapat 26 perajin aktif yang masih mempertahankan tradisi pengolahan batu khas tersebut.

Para perajin berharap sertifikasi Indikasi Geografis mampu mengangkat kembali pamor Batu Pulaki Banyupoh di pasar nasional maupun internasional. Selain meningkatkan nilai jual, perlindungan hukum juga dinilai penting untuk mencegah penyalahgunaan nama dan menjaga keaslian produk lokal Bali Utara.

Dengan potensi budaya, estetika, dan nilai ekonomi yang dimiliki, Batu Pulaki Banyupoh diproyeksikan menjadi salah satu identitas unggulan kerajinan batu alam asal Buleleng.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (3)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gung De Bersihkan Leteh Pascakasus Villa Sanur, ARUN Bali Fokus Perkuat Gerakan Advokasi

    Gung De Bersihkan Leteh Pascakasus Villa Sanur, ARUN Bali Fokus Perkuat Gerakan Advokasi

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 13Komentar

    DENPASAR – Setelah mengalami kedukaan lantaran WNA asal Australia keturunan Maluku yang telah ditangkap pihak Imigrasi karena ingin menguasai sebuah Villa di Sanur, A.A. Gede Agung Aryawan, S.T., melakukan pecaruan. “Keributan kemarin juga termasuk leteh atau kekotoran, jadi ada baiknya dibersihkan kembali, ” Ungkapnya, Rabu 10/12/2025. Tujuan mecaru adalah membersihkan diri dan lingkungan, Mecaru bertujuan […]

  • “Darurat Energi di Depan Mata! ASN Mulai diminta Hemat BBM, Pertamax Bali Berpotensi Tembus Rp13.000”

    “Darurat Energi di Depan Mata! ASN Mulai diminta Hemat BBM, Pertamax Bali Berpotensi Tembus Rp13.000”

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Gelombang tekanan global kembali menguji ketahanan energi nasional. Dalam beberapa pekan terakhir, dinamika geopolitik internasional mendorong harga minyak dunia bergerak naik dan sulit diprediksi. Situasi ini bukan sekadar isu global, tetapi mulai terasa dampaknya hingga ke daerah. Sinyal kewaspadaan itu kini tampak nyata. Sejumlah pemerintah daerah bergerak lebih cepat dengan menerapkan kebijakan penghematan […]

  • Wakapolri Tegaskan Produk Jurnalistik Sah Tak Bisa Dipidana

    Wakapolri Tegaskan Produk Jurnalistik Sah Tak Bisa Dipidana

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Makassar – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komisaris Jenderal Polisi Agus Andrianto menegaskan bahwa karya jurnalistik yang diproduksi secara sah oleh perusahaan pers legal tidak dapat diproses secara pidana, termasuk dijerat menggunakan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Penegasan tersebut disampaikan Agus Andrianto saat bersilaturahmi dengan insan media di Hotel Rinra, Makassar, Sulawesi […]

  • Golkar Lampung Bakal Gelar Musda, Dukungan ke Aprozi Alam Menguat

    Golkar Lampung Bakal Gelar Musda, Dukungan ke Aprozi Alam Menguat

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 11Komentar

    Bandarlampung – Dukungan untuk Aprozi Alam makin kuat menjelang Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Lampung yang akan digelar Sabtu, 9 Agustus 2025. Selain organisasi sayap partai Kosgoro 1957 dan AMPG, sejumlah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar se-Lampung juga optimis memberikan dukungan terhadap ketua AMPG yang kini duduk di Komisi […]

  • KONI Bali Matangkan Persiapan Porprov XVI, Gelar CDM Meeting di Kantor Gubernur

    KONI Bali Matangkan Persiapan Porprov XVI, Gelar CDM Meeting di Kantor Gubernur

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 7Komentar

    DENPASAR – Dalam rangka memantapkan persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVI, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali menggelar Chef de Mission (CDM) Meeting di Kantor Gubernur Bali, Selasa (12/8). Pertemuan strategis ini dihadiri oleh para ketua kontingen beserta jajaran pengurus KONI kabupaten/kota se-Bali. Agenda CDM Meeting kali ini fokus membahas berbagai aspek teknis […]

  • Gelombang Penolakan Masjid di Fujisawa Picu Perdebatan Toleransi dan Tata Ruang

    Gelombang Penolakan Masjid di Fujisawa Picu Perdebatan Toleransi dan Tata Ruang

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Fujisawa, Jepang — Rencana pembangunan sebuah masjid besar di Fujisawa memicu gelombang penolakan dari ribuan warga setempat. Aksi demonstrasi yang berlangsung pada akhir pekan itu menjadi sorotan publik karena menyoroti isu sensitif terkait toleransi beragama, identitas budaya, hingga tata ruang perkotaan di Jepang, pada Minggu (12/4). Massa aksi berkumpul di pusat kota dengan membawa spanduk […]

expand_less