Breaking News
light_mode

DPR Dukung KEK Kura Kura Bali, Tekankan Lingkungan, Budaya, dan Peran Warga Lokal

  • account_circle Ray
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, BALI – Komisi VII DPR RI menyatakan dukungan terhadap pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali, namun menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan, pelestarian budaya Bali, serta keterlibatan aktif masyarakat lokal.

Dukungan tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja reses Komisi VII DPR RI yang berlangsung di Gedung UID Bali Campus, Senin (4/5). Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, perwakilan Kementerian Pariwisata, Dinas Pariwisata Provinsi Bali, serta awak media.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty yang memimpin rombongan menilai KEK Kura Kura Bali memiliki potensi besar sebagai model pengembangan kawasan terpadu di Indonesia. Menurutnya, proyek ini mencerminkan arah pembangunan ekonomi yang terintegrasi dan visioner.

Pandangan serupa disampaikan anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini yang mengapresiasi konsep besar dan ekosistem yang tengah dibangun. Ia menyebut KEK tersebut sebagai representasi cita-cita besar Indonesia dalam mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Meski demikian, Komisi VII menegaskan bahwa dukungan terhadap investasi harus berjalan seiring dengan komitmen menjaga lingkungan dan kearifan lokal. Bali sebagai wajah pariwisata nasional dinilai memiliki posisi strategis yang tidak boleh mengabaikan aspek keberlanjutan.

Komisi VII juga meminta PT Bali Turtle Island Development (BTID) sebagai pengelola kawasan untuk tetap berpegang pada filosofi Tri Hita Karana dalam setiap tahapan pembangunan, guna menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam.

Selain itu, keterlibatan masyarakat lokal menjadi sorotan utama. DPR menilai integrasi antara pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif harus menjadi bagian dari ekosistem KEK, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh warga Bali.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Direktur BTID Tuti Hadiputranto menegaskan bahwa prinsip keseimbangan menjadi dasar pengembangan kawasan. Ia menyebut seluruh perencanaan telah melalui kalkulasi matang dengan proyeksi jangka panjang hingga 30 tahun ke depan.

Dalam kesempatan itu, Evita Nursanty juga menyoroti persoalan birokrasi perizinan yang dinilai masih menjadi hambatan bagi investor. Ia mendorong adanya sinkronisasi antara aturan pusat dan daerah agar iklim investasi menjadi lebih kondusif.

“Ketidaksinkronan regulasi berpotensi membuat investor mundur. Ke depan, perlu ada penyelarasan, termasuk dalam tata ruang,” ujarnya.

Diskusi turut menyinggung kunjungan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama sejumlah pejabat terkait, yang meninjau potensi KEK Kura Kura Bali sebagai lokasi Indonesia Financial Center atau KEK sektor keuangan.

Sekda Bali, Dewa Made Indra, menegaskan bahwa pengembangan sektor tersebut harus tetap memberikan manfaat bagi masyarakat Bali serta selaras dengan konsep green tourism dan keberlanjutan budaya.

“Pada prinsipnya harus memberi keuntungan bagi Bali dan tetap menjaga keseimbangan alam serta budaya,” katanya.

Diskusi ditutup oleh Presiden Komisaris BTID Tantowi Yahya yang mengapresiasi masukan DPR sebagai bentuk evaluasi objektif. Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku usaha mampu memastikan KEK Kura Kura Bali tidak hanya berhasil secara investasi, tetapi juga membawa dampak sosial dan budaya yang berkelanjutan bagi Bali.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (2)

  • 📅 Transfer to you. GO >>> graph.org/BALANCE-36824-US-DOLLARS-04-24?hs=e15eee2966a5ae5a904996eb87b381e6&

    k9sh0c

    Balas7 Mei 2026 8:49 PM
  • 📈 Transfer of funds to your name. RECEIVE >>> graph.org/BALANCE-3682444-USD-04-21-6?hs=e15eee2966a5ae5a904996eb87b381e6&

    aqe9nv

    Balas7 Mei 2026 7:37 PM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Australian Consulate-General Bali Promotes Online Safety for Indonesian Women

    Australian Consulate-General Bali Promotes Online Safety for Indonesian Women

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 5821Komentar

    DENPASAR – The Australian Consulate-General in Bali held an information session on 9 December 2025 to support the global “16 Days of Activism Against Gender-Based Violence” campaign. With this year’s theme, “UNiTE to End Digital Violence Against All Women and Girls,” the event focused on helping Indonesian women recognise digital threats and stay safe online. […]

  • Kekayaan Instan dan Jejak Uang Kotor yang Tak Pernah Hilang

    Kekayaan Instan dan Jejak Uang Kotor yang Tak Pernah Hilang

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    DENPASAR – Kekayaan yang melonjak secara tiba-tiba kerap mengusik nalar publik. Bukan karena lahir dari terobosan usaha atau akumulasi kerja panjang, melainkan karena muncul tanpa penjelasan yang sepadan dengan riwayat pekerjaan, kewajiban pajak, maupun aktivitas ekonomi yang diketahui. Dalam situasi seperti ini, persoalan utama bukan bagaimana uang digunakan, melainkan bagaimana asal-usulnya dapat dipertanggungjawabkan. Markas Melawan […]

  • North Bali International Airport Becomes a Magnet for Global Cooperation and Foreign Investment

    North Bali International Airport Becomes a Magnet for Global Cooperation and Foreign Investment

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Ray
    • 2892Komentar

    KUBUTAMBAHAN – With the signing of a Memorandum of Understanding (MoU) with three strategic partners to realize the vision of a world-class North Bali International Airport, PT BIBU Panji Sakti reaffirms its commitment to the airport’s realization. The collaboration with three globally recognized companies — PT Powerchina Inteligensi dan Integritas Energi Teknologi Indonesia Company (an […]

  • Meutya Hafid Tekankan Kolaborasi Kampus dan Pemerintah dalam Akselerasi AI di Universitas Udayana

    Meutya Hafid Tekankan Kolaborasi Kampus dan Pemerintah dalam Akselerasi AI di Universitas Udayana

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 3Komentar

    Jimbaran, 28 Agustus 2025 – Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia, Meutya Hafid, B.Eng., M.I.P., hadir memberikan kuliah umum di Auditorium Widya Sabha Universitas Udayana (Unud), Jimbaran. Lebih dari 1.500 mahasiswa baru dari jenjang S1, S2, hingga Program Pendidikan Dokter Spesialis antusias mengikuti kegiatan yang mengusung tema “Transformasi Digital dan Peran Kecerdasan Buatan untuk […]

  • Ketum PPWI Kritik Somasi Demokrat, SBY Semestinya Bersikap Negarawan dalam Polemik Ijazah Jokowi

    Ketum PPWI Kritik Somasi Demokrat, SBY Semestinya Bersikap Negarawan dalam Polemik Ijazah Jokowi

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Jakarta – Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, menyampaikan keberatan keras atas langkah hukum yang diambil Partai Demokrat terhadap sejumlah pemilik akun media sosial, khususnya di TikTok dan YouTube, yang mengangkat isu dugaan keterlibatan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam mendukung Roy Suryo dan kawan-kawan mempersoalkan keabsahan ijazah Presiden Joko […]

  • Warren Buffett! Cara Paling Sederhana Ajarkan Anak Tentang Pajak, Makan 30% Es Krim Mereka

    Warren Buffett! Cara Paling Sederhana Ajarkan Anak Tentang Pajak, Makan 30% Es Krim Mereka

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 19Komentar

    JAKARTA — Warren Buffett, salah satu investor tersukses dan terkaya di dunia, dikenal bukan hanya karena kepiawaiannya dalam membaca pasar, tetapi juga karena caranya yang sederhana dalam menjelaskan konsep ekonomi rumit. Dalam sebuah kesempatan, Buffett pernah berseloroh bahwa “cara terbaik mengajarkan pajak kepada anak-anak adalah dengan memakan 30 persen dari es krim mereka.” Meski terdengar […]

expand_less