Breaking News
light_mode

DPR Dukung KEK Kura Kura Bali, Tekankan Lingkungan, Budaya, dan Peran Warga Lokal

  • account_circle Ray
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, BALI – Komisi VII DPR RI menyatakan dukungan terhadap pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali, namun menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan, pelestarian budaya Bali, serta keterlibatan aktif masyarakat lokal.

Dukungan tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja reses Komisi VII DPR RI yang berlangsung di Gedung UID Bali Campus, Senin (4/5). Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, perwakilan Kementerian Pariwisata, Dinas Pariwisata Provinsi Bali, serta awak media.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty yang memimpin rombongan menilai KEK Kura Kura Bali memiliki potensi besar sebagai model pengembangan kawasan terpadu di Indonesia. Menurutnya, proyek ini mencerminkan arah pembangunan ekonomi yang terintegrasi dan visioner.

Pandangan serupa disampaikan anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini yang mengapresiasi konsep besar dan ekosistem yang tengah dibangun. Ia menyebut KEK tersebut sebagai representasi cita-cita besar Indonesia dalam mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Meski demikian, Komisi VII menegaskan bahwa dukungan terhadap investasi harus berjalan seiring dengan komitmen menjaga lingkungan dan kearifan lokal. Bali sebagai wajah pariwisata nasional dinilai memiliki posisi strategis yang tidak boleh mengabaikan aspek keberlanjutan.

Komisi VII juga meminta PT Bali Turtle Island Development (BTID) sebagai pengelola kawasan untuk tetap berpegang pada filosofi Tri Hita Karana dalam setiap tahapan pembangunan, guna menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam.

Selain itu, keterlibatan masyarakat lokal menjadi sorotan utama. DPR menilai integrasi antara pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif harus menjadi bagian dari ekosistem KEK, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh warga Bali.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Direktur BTID Tuti Hadiputranto menegaskan bahwa prinsip keseimbangan menjadi dasar pengembangan kawasan. Ia menyebut seluruh perencanaan telah melalui kalkulasi matang dengan proyeksi jangka panjang hingga 30 tahun ke depan.

Dalam kesempatan itu, Evita Nursanty juga menyoroti persoalan birokrasi perizinan yang dinilai masih menjadi hambatan bagi investor. Ia mendorong adanya sinkronisasi antara aturan pusat dan daerah agar iklim investasi menjadi lebih kondusif.

“Ketidaksinkronan regulasi berpotensi membuat investor mundur. Ke depan, perlu ada penyelarasan, termasuk dalam tata ruang,” ujarnya.

Diskusi turut menyinggung kunjungan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama sejumlah pejabat terkait, yang meninjau potensi KEK Kura Kura Bali sebagai lokasi Indonesia Financial Center atau KEK sektor keuangan.

Sekda Bali, Dewa Made Indra, menegaskan bahwa pengembangan sektor tersebut harus tetap memberikan manfaat bagi masyarakat Bali serta selaras dengan konsep green tourism dan keberlanjutan budaya.

“Pada prinsipnya harus memberi keuntungan bagi Bali dan tetap menjaga keseimbangan alam serta budaya,” katanya.

Diskusi ditutup oleh Presiden Komisaris BTID Tantowi Yahya yang mengapresiasi masukan DPR sebagai bentuk evaluasi objektif. Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku usaha mampu memastikan KEK Kura Kura Bali tidak hanya berhasil secara investasi, tetapi juga membawa dampak sosial dan budaya yang berkelanjutan bagi Bali.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Old Staircase at Bali Hotel Leaves Guest Severely Injured

    Old Staircase at Bali Hotel Leaves Guest Severely Injured

    • calendar_month Senin, 27 Mar 2023
    • account_circle Admin
    • 6Komentar

    BADUNG – Buildings offered for rent, such as offices, hotels, apartments, and boarding houses, must be properly maintained and kept in safe condition. Even minor structural damage can lead to fatal consequences. This reality was experienced by Sebastian Chiti, a 33-year-old U.S. citizen living and working in Kuala Lumpur, Malaysia, during his stay at the […]

  • TPA Suwung Disorot Hukum, Jadi Titik Balik Penanganan Krisis Sampah di Bali

    TPA Suwung Disorot Hukum, Jadi Titik Balik Penanganan Krisis Sampah di Bali

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Penetapan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Bali sebagai tersangka dalam kasus pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung menjadi momentum penting dalam penanganan isu lingkungan di Pulau Dewata. Berita sebelumnya : “Maaf TPA Suwung Naik ke Tahap Penyidikan”, Menteri LH Tegaskan Pengelolaan Sampah Bali Tak Bisa Lagi Ditunda   Kasus […]

  • Deva Dianjaya Rilis Album Perdana Pendevasaan Play Button

    Deva Dianjaya Rilis Album Perdana Pendevasaan

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    Suguhkan Single “Dulu Kau Indah” Bertempo Upbeat Bertema Patah Hati   DENPASAR – Musisi dan penyanyi solo Deva Dianjaya resmi merilis album perdananya bertajuk Pendevasaan, dengan single utama dan video klip Dulu Kau Indah yang diluncurkan pada Jumat, 4 Juli 2025. Rilisan ini tersedia di kanal YouTube Deva, Spotify, serta seluruh platform digital streaming lainnya. […]

  • Gatot Nurmantyo Tuding Kapolri Membangkang Konstitusi, Aktivis Tegaskan Polri Tak Punya Sejarah Berkhianat pada Presiden Play Button

    Gatot Nurmantyo Tuding Kapolri Membangkang Konstitusi, Aktivis Tegaskan Polri Tak Punya Sejarah Berkhianat pada Presiden

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 2185Komentar

    JAKARTA — Polemik mengenai Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 10 Tahun 2025 memantik perdebatan serius tentang arah reformasi dan batas kewenangan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo secara terbuka menuding Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melakukan pembangkangan konstitusi, sementara sejumlah aktivis menilai tudingan tersebut berlebihan dan berpotensi membenturkan institusi negara. Gatot […]

  • The Struggle for Justice! La Fontaine Family Goes Three Years Without Seeing Twin Daughters

    The Struggle for Justice! La Fontaine Family Goes Three Years Without Seeing Twin Daughters

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Ray
    • 36Komentar

    DENPASAR – Paul La Fontaine, an Australian citizen who has traveled to Bali for over three decades, expressed deep frustration after being unable to meet his twin daughters, Isla and Sianna, for the past three years. He criticized Bali’s law enforcement for their slow response in enforcing a court ruling that granted him joint custody. […]

  • Agung Bagus Pratiksa Linggih Dorong Pembangunan Bandara Bali Utara Dimulai 2025

    Agung Bagus Pratiksa Linggih Dorong Pembangunan Bandara Bali Utara Dimulai 2025

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, yang salah satunya memuat rencana pembangunan Bandara Bali Utara. Langkah ini menjadi sinyal kuat keseriusan pemerintah pusat dalam mempercepat proyek strategis nasional tersebut. Ketua Umum BPD HIPMI Bali sekaligus Ketua Komisi […]

expand_less