Breaking News
light_mode

Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan di Kuta Selatan Terkuak, Eks Karyawan Beberkan Sistem Kerja “Abu-Abu” dan Intimidasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month 17 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Badung, Bali — Dugaan pelanggaran ketenagakerjaan mencuat di kawasan Jalan Labuansait, Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Seorang mantan karyawan berinisial R.M.C.A. mengungkap sejumlah praktik yang dinilai tidak profesional, merugikan pekerja, hingga mengarah pada intimidasi di lingkungan kerja.

Dalam keterangannya pada Kamis (3/4/2026), R.M.C.A. memaparkan bahwa persoalan bermula dari struktur perusahaan yang dinilai tidak jelas dalam pembagian kewenangan. Ia menyebut terdapat tiga entitas yang saling terhubung, yakni PT Melali sebagai induk perusahaan, serta dua tenant operasional, Rahmana dan CV Buda Dharma Jaya.

Menurutnya, secara administratif seluruh karyawan berada di bawah kendali satu pihak berinisial Y., namun dalam praktik operasional, perintah kerja kerap datang dari pihak lain. Kondisi ini, kata dia, menimbulkan kebingungan sekaligus konflik internal.

“Secara struktur terlihat rapi, tapi di lapangan berbeda. Yang memberi perintah dan yang bertanggung jawab tidak selalu sama,” ujarnya.

Situasi disebut mulai memburuk setelah pergantian manajemen HRD kepada sosok berinisial F. Sejumlah kebijakan baru diterapkan tanpa sosialisasi, termasuk penghapusan uang makan yang sebelumnya menjadi bagian dari pendapatan rutin karyawan.

“Uang makan itu sudah masuk dalam perhitungan gaji. Ketika dihapus, penghasilan otomatis berkurang,” kata R.M.C.A.

Kebijakan tersebut, lanjutnya, memicu gelombang pengunduran diri di berbagai divisi. Namun, alih-alih melakukan rekrutmen ulang, manajemen justru membebankan pekerjaan tambahan kepada karyawan yang tersisa.

“Ada yang merangkap tugas di luar job desk. Ini bukan efisiensi, tapi pemaksaan kerja,” tegasnya.

Puncak persoalan terjadi pada akhir Februari 2026 saat gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) dilakukan. R.M.C.A. mengaku diberhentikan secara verbal oleh seorang oknum warga negara asing berinisial J., tanpa disertai surat resmi pada saat itu.
Beberapa waktu kemudian, surat PHK diterbitkan dengan tanda tangan pihak lain, yakni Y. Hal ini dinilai menunjukkan ketidaksesuaian antara struktur organisasi dan pelaksanaan di lapangan.

“Yang memecat J., tapi yang menandatangani Y. Ini menimbulkan pertanyaan besar,” ungkapnya.

Dalam dokumen resmi, PHK disebut dilakukan atas dasar performa dan efisiensi. Namun R.M.C.A. menilai tidak pernah ada evaluasi kinerja yang transparan. Ia bahkan mengaku mendapat pernyataan langsung bahwa keputusan tersebut dipengaruhi kondisi internal perusahaan.

Selain itu, ia juga menyoroti dugaan pelanggaran hak karyawan, khususnya bagi pekerja dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Menurutnya, kompensasi yang diberikan tidak sesuai ketentuan.

“Seharusnya dibayar sesuai sisa kontrak, tapi yang diterima hanya satu bulan gaji,” katanya.

R.M.C.A. mengklaim dirinya memperoleh hak penuh setelah melakukan upaya hukum, sementara karyawan lain memilih diam karena tekanan dan minimnya pemahaman.
Tak hanya aspek administratif, ia juga mengungkap adanya tekanan psikologis di lingkungan kerja. Ia menggambarkan suasana rapat internal yang diwarnai tindakan tidak profesional, seperti berteriak hingga menunjuk karyawan secara intimidatif.

Situasi semakin tegang pasca-PHK, dengan adanya pihak-pihak yang berjaga di lokasi kerja, yang menurutnya menimbulkan rasa tidak aman bagi karyawan.

Sorotan juga diarahkan kepada peran HRD yang dinilai tidak menjalankan fungsi perlindungan tenaga kerja secara optimal. Bahkan, disebut terdapat pernyataan yang dianggap merendahkan karyawan yang ingin melapor ke dinas terkait.

Kasus kecelakaan kerja turut menjadi perhatian. R.M.C.A. mengaku harus membantu langsung rekan kerja yang mengalami kecelakaan akibat lambatnya respons perusahaan.

Dengan berbagai kejadian tersebut, ia menilai sistem kerja di perusahaan tersebut sudah tidak sehat dan membutuhkan perhatian serius dari pihak berwenang.
“Ini bukan hanya soal saya, tapi banyak orang. Kalau tidak ditindak, akan ada korban berikutnya,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen perusahaan yang disebut dalam laporan masih belum menjawab atau memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (17)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ponpes Harfan Mafatihil Gelar Maulid Nabi dan Santuni Yatim-Piatu Korban Banjir di Jembrana

    Ponpes Harfan Mafatihil Gelar Maulid Nabi dan Santuni Yatim-Piatu Korban Banjir di Jembrana

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    JEMBRANA – Suasana penuh hikmah mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M yang digelar Pondok Pesantren Tahfidz Quran Harfan Mafatihil Billad, Banjar Teluk Limo, Desa Tegal Badeng Barat, Negara, pada Sabtu (20/9/2025) malam. Acara yang dihadiri ratusan jamaah ini tidak hanya menghadirkan tausyiah, tetapi juga dirangkaikan dengan aksi sosial berupa pemberian paket sembako […]

  • Selat Hormuz Memanas, Perang Iran–Israel–AS Picu Ancaman Krisis Energi Global

    Selat Hormuz Memanas, Perang Iran–Israel–AS Picu Ancaman Krisis Energi Global

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Teheran/Washington/Tel Aviv – Eskalasi konflik antara Iran dan Israel yang turut melibatkan Amerika Serikat kini memasuki babak baru yang lebih berbahaya. Ketegangan militer yang sebelumnya terbatas pada serangan udara dan balasan rudal, kini meluas ke ancaman penutupan Selat Hormuz — jalur vital distribusi energi dunia. Selat sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Samudra Hindia itu […]

  • Ibadah dan Karya Bakti Berlangsung Harmonis di Rote Ndao

    Ibadah dan Karya Bakti Berlangsung Harmonis di Rote Ndao

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Deda Henukh
    • 4Komentar

    Rote Ndao – Suasana penuh hikmah dan harmonis mewarnai pelaksanaan ibadah dan karya bakti di Kabupaten Rote Ndao pada Minggu (31/8/2025). Rangkaian kegiatan yang berlangsung di gereja maupun masjid berjalan tertib berkat sinergi TNI, Polri, tokoh agama, serta partisipasi aktif masyarakat. Di Gereja GMIT Talitakumi Nggauk, Dusun Tuambian, Desa Sakubatun, Kecamatan Rote Barat Daya, ibadah […]

  • Dari Bencana ke Bencana

    Dari Bencana ke Bencana

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    Oleh Ichsanuddin Noorsy JAKARTA – Sejurus kekalahan Al Gore (Capres AS dari Partai Demokrat) melawan George W Bush (Capres AS dari Partai Republik) pada Pemilu Presiden AS November 2004, dunia disajikan isu perubahan iklim. Sebagai “hiburan” atas kekalahannya, Al Gore mendapat hadiah untuk berkampanye _An Unconvenient the Truth_ ke sepenjuru dunia. Propaganda ini menguraikan bahwa […]

  • Negara Bijak Tak Bebankan Rakyat, Pajak Tahunan Mobil Terlalu Tinggi Banding Malaysia Play Button

    Negara Bijak Tak Bebankan Rakyat, Pajak Tahunan Mobil Terlalu Tinggi Banding Malaysia

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 8Komentar

    JAKARTA – Beban pajak tahunan kendaraan bermotor di Indonesia kembali menjadi sorotan. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menilai struktur pajak mobil di Tanah Air sudah terlalu tinggi dan perlu dievaluasi, terutama jika dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia. Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, mencontohkan perbandingan pajak tahunan untuk Toyota Avanza yang dipasarkan di Indonesia […]

  • Hanoman jadi maskot Porprov Bali 2025, simbol semangat dan kearifan lokal

    Hanoman jadi maskot Porprov Bali 2025, simbol semangat dan kearifan lokal

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    Denpasar, 11 Juli 2025 — Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XLVI tahun 2025 resmi meluncurkan logo dan maskot dalam sebuah seremoni di Sekretariat KONI Bali, Gedung Olahraga Lila Bhuana, Denpasar, Jumat (11/7). Maskot yang dipilih adalah tokoh kera putih Hanoman, sementara logonya terinspirasi dari lima gunung utama di Bali, penuh dengan makna filosofis dan nilai […]

expand_less