Breaking News
light_mode

KEK Kura Kura Bali Tegaskan Komitmen Lestarikan Delapan Pura di Tengah Pengembangan Kawasan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, BALI – Suasana hening dan sakral pasca perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 masih terasa kuat di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali. Aktivitas pembangunan yang biasanya berlangsung dinamis, sempat berhenti total sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi luhur masyarakat Bali.

Foto: Pura Pat Payung Diambil: 23 Maret 2026

Keheningan tersebut tidak sekadar bentuk kepatuhan terhadap aturan, melainkan menjadi momentum refleksi bagi manajemen PT Bali Turtle Island Development (BTID) untuk semakin meneguhkan komitmen terhadap pelestarian budaya dan spiritualitas lokal.

Kepala Departemen Komunikasi KEK Kura Kura Bali, Zefri Alfaruqy, menegaskan bahwa penghormatan terhadap Hari Raya Nyepi merupakan bagian dari fondasi utama dalam pengembangan kawasan.

“Di KEK Kura Kura Bali, kami meyakini bahwa kemajuan harus berjalan seiring dengan penghormatan terhadap akar budaya Bali. Astungkara, pelaksanaan Nyepi di kawasan ini dapat berlangsung dengan baik,” ujarnya.

Zefri Alfaruqy.

Di dalam kawasan KEK Kura Kura Bali, terdapat delapan pura peninggalan leluhur yang hingga kini tetap terjaga, yakni Pura Pat Payung, Pura Taman Harum, Pura Batu Api, Pura Batu Kerep, Pura Puncakin Tingkih, Pura Tirta Harum, Pura Tanjung Sari, dan Pura Beji.

Salah satu pura yang memiliki nilai historis dan spiritual tinggi adalah Pura Pat Payung, yang diperkirakan telah berdiri sejak sekitar 200 tahun lalu. Pura ini diyakini sebagai tempat memohon taksu dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari kesenian hingga pengobatan.

Pemangku Pura Pat Payung generasi ketiga, I Ketut Sudiarsa, mengungkapkan bahwa pura tersebut memiliki keterkaitan dengan sejarah Kerajaan Klungkung. Nama “Pat Payung” diyakini berasal dari peristiwa terbangnya payung Raja Klungkung saat bertempur melawan Raja Karangasem, yang kemudian jatuh di lokasi pura sebagai simbol perlindungan.

Ia juga menyoroti nilai toleransi yang tumbuh di kawasan tersebut. Menurutnya, selain fungsi spiritual bagi umat Hindu, terdapat pula penghormatan terhadap unsur budaya lain, termasuk nuansa “Dalam Jawi” yang berkaitan dengan tradisi Muslim.

“Di sini kami juga menghormati keberadaan tradisi lain. Saat Idulfitri, kami menghaturkan selamatan sebagai bentuk toleransi,” jelasnya.

Hubungan harmonis antara pengelola kawasan dan pemangku pura juga terus dijaga. Sudiarsa menyebutkan, pihak manajemen BTID secara rutin melakukan persembahyangan sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan spiritual.

“Setiap bulan, manajemen BTID rutin menghaturkan Pejati untuk memohon keselamatan dan kelancaran pembangunan,” tambahnya.

Sementara itu, Pura Batu Api menjadi simbol harapan akan kemakmuran ekonomi. Pengempu pura, I Made Sandya, menilai keberadaan pura di tengah kawasan modern justru memperkuat nilai spiritual dalam pembangunan.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara investor dan masyarakat lokal agar pembangunan berjalan selaras dengan kearifan budaya.

“Kelancaran pembangunan di kawasan ini memerlukan kerja sama antara investor dan masyarakat lokal, terutama yang berkaitan dengan keberadaan pura,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Zefri kembali menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen menjaga keseimbangan antara pembangunan fisik dan pelestarian budaya.

“Kami tidak sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga tumbuh di atas tanah yang memiliki sejarah dan jiwa. Kehadiran delapan pura ini adalah denyut nadi spiritual kawasan. Modernitas yang kami bawa tidak akan menggeser tradisi, melainkan merangkulnya,” ujarnya.

Dengan mengusung konsep pariwisata berbasis budaya, KEK Kura Kura Bali berupaya menjadikan warisan leluhur sebagai bagian integral dari pengembangan kawasan, sehingga tetap lestari di tengah arus modernisasi.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengempon Pura Bantah Isu Pembatasan Akses di KEK Kura Kura Bali! Umat Tetap Bebas Sembahyang, Nelayan Tetap Melaut

    Pengempon Pura Bantah Isu Pembatasan Akses di KEK Kura Kura Bali! Umat Tetap Bebas Sembahyang, Nelayan Tetap Melaut

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Polemik mengenai dugaan pembatasan akses menuju pura-pura di kawasan KEK Kura Kura Bali, Serangan, Denpasar Selatan, kembali mendapat tanggapan dari para pengempon pura dan prajuru adat. Mereka menegaskan bahwa isu yang beredar di media sosial tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Dalam rapat dengar pendapat yang digelar Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali […]

  • Anggaran Polri Melejit! DPR Setujui Tambahan Rp63,7 Triliun, Total Jadi Fantastis Rp173,4 Triliun di 2026

    Anggaran Polri Melejit! DPR Setujui Tambahan Rp63,7 Triliun, Total Jadi Fantastis Rp173,4 Triliun di 2026

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 22Komentar

    JAKARTA – Anggaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk tahun 2026 dipastikan melonjak tajam setelah Komisi III DPR RI menyetujui tambahan anggaran sebesar Rp63,7 triliun. Dengan persetujuan ini, total anggaran yang diajukan Polri menjadi Rp173,4 triliun—naik drastis dari pagu tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp126,6 triliun. Persetujuan tersebut diumumkan dalam Rapat Kerja Komisi III DPR […]

  • Rakerda Demokrat Bali Soroti Empati Rakyat dan Solusi Banjir Denpasar

    Rakerda Demokrat Bali Soroti Empati Rakyat dan Solusi Banjir Denpasar

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Bali yang dikenal sebagai destinasi wisata dunia, tak hanya membutuhkan keindahan dan ketertiban, namun juga perhatian serius terhadap kesejahteraan masyarakatnya. Hal itulah yang mengemuka dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Bali yang digelar di Four Star by Trans Hotel, Renon, Denpasar, Selasa (16/9/2025). Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, […]

  • UMK Denpasar Jomplang dengan Kebutuhan Hidup Layak, Gung De: Tekanan Ekonomi Jadi Bom Waktu Sosial

    UMK Denpasar Jomplang dengan Kebutuhan Hidup Layak, Gung De: Tekanan Ekonomi Jadi Bom Waktu Sosial

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    DENPASAR – Tingginya angka bunuh diri di Bali, khususnya di Kota Denpasar, dinilai bukan sekadar persoalan kesehatan mental, melainkan dampak langsung dari tekanan ekonomi yang kian menyesakkan. Jurang lebar antara Upah Minimum Kota (UMK) dan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) disebut sebagai pemicu utama stres rumah tangga yang berujung pada krisis sosial serius. Anak Agung Gede […]

  • Kompolnas Apresiasi Polri Berhasil Sita 197 Ton Narkoba, 51 Ribu Tersangka Diamankan

    Kompolnas Apresiasi Polri Berhasil Sita 197 Ton Narkoba, 51 Ribu Tersangka Diamankan

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    JAKARTA — Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang berhasil menyita 197,71 ton narkoba sepanjang Januari hingga Oktober 2025. Capaian ini disebut sebagai salah satu operasi terbesar dalam sejarah pemberantasan narkotika di Tanah Air. Komisioner Kompolnas, Mohamad Choirul Anam, menyebut keberhasilan tersebut merupakan bukti nyata keseriusan Polri dalam […]

  • Ade Muksin Bantah Keras Tuduhan Penipuan, Sebut Dirinya Korban Kejahatan Siber

    Ade Muksin Bantah Keras Tuduhan Penipuan, Sebut Dirinya Korban Kejahatan Siber

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 12Komentar

    Bekasi – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya, Ade Muksin, S.H., menyampaikan sanggahan keras atas pemberitaan yang menuduh dirinya terlibat dalam dugaan penipuan terhadap warga Malaysia dengan modus KTA PPWI. Ade menegaskan, seluruh tuduhan tersebut tidak benar, menyesatkan, dan merupakan bentuk pencatutan identitas yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab. “Saya tidak mengenal nomor […]

expand_less