Breaking News
light_mode

Emban Amanah Nasional, Ngurah Ambara Serahkan Tongkat Estafet BMPS Bali kepada Dr. Made Sumitra Chandra Jaya

  • account_circle Budi Susilawarsa
  • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Ketua Umum Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Provinsi Bali periode sebelumnya, Gede Ngurah Ambara Putra, S.H., resmi mengakhiri masa jabatannya setelah menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) BMPS Provinsi Bali yang dihadiri para pemangku kepentingan pendidikan se-Bali.

Ngurah Ambara dipastikan tidak dapat dipilih kembali karena telah dipercaya mengemban amanah strategis sebagai salah satu ketua di jajaran Pengurus Pusat BMPS Nasional.

Muswil BMPS Provinsi Bali secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali. Dalam arahannya, Kadisdik menegaskan visi pemerintah untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas, berkeadilan, dan berkelanjutan sebagai fondasi membentuk generasi muda Bali yang unggul.

Menanggapi arahan tersebut, Ngurah Ambara menilai momentum transisi kepemimpinan di BMPS Bali menjadi langkah penting untuk menyelaraskan visi pemerintah dengan semangat perjuangan sekolah swasta.

“Karena saya telah diberikan tugas baru di jajaran Pengurus Pusat BMPS Nasional, maka sesuai aturan organisasi saya tidak dapat dipilih kembali. Saya menyerahkan tongkat estafet ini dengan penuh keyakinan bahwa kepemimpinan yang baru akan membawa energi segar untuk bersinergi mewujudkan pendidikan yang berkeadilan, sekaligus berani memperjuangkan hak-hak sekolah swasta di Bali,” ujarnya.

Harapan akan hadirnya nakhoda baru terjawab dalam forum Muswil. Melalui musyawarah mufakat, Dr. Made Sumitra Chandra Jaya dari Yayasan Taman Pendidikan 45 terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum BMPS Provinsi Bali periode 2026–2031.

Terpilihnya Dr. Made Sumitra disambut antusias oleh peserta Muswil yang terdiri atas pimpinan majelis lintas agama serta para ketua yayasan se-Bali.

Selama kepemimpinannya, BMPS Bali di bawah komando Ngurah Ambara dinilai berhasil melakukan sejumlah terobosan. Di antaranya, konsolidasi pengurus BMPS di sembilan kabupaten/kota se-Bali serta penyelenggaraan “Parade Gebyar BMPS Provinsi Bali” yang melibatkan hampir 4.000 siswa.

Dalam bidang advokasi, kepengurusan Ngurah Ambara juga aktif menyuarakan persoalan yang dihadapi sekolah swasta, khususnya terkait pelanggaran ketentuan Rombongan Belajar (Rombel) serta masifnya pembangunan sekolah negeri baru yang berdampak pada keberlangsungan sekolah swasta.

BMPS Bali bahkan mengundang Komisi X DPR RI untuk menyerap aspirasi perguruan swasta di Bali, melakukan sinkronisasi data dengan BPS Bali, serta menjalin kerja sama rutin dengan Ombudsman RI Perwakilan Bali guna mengawal integritas pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Dalam kapasitas barunya di tingkat pusat, Ngurah Ambara menyambut visi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali dan menitipkan pesan pentingnya kemitraan yang kuat antara pemerintah dan sekolah swasta.

“Sekolah swasta bukan pesaing pemerintah, melainkan mitra strategis. Kami berharap di bawah kepemimpinan Kadisdik yang baru, sinergi dengan Ketua BMPS Bali terpilih, Dr. Made Sumitra Chandra Jaya, semakin erat sehingga kolaborasi yang terbangun benar-benar menghadirkan pendidikan yang berkeadilan,” tambahnya.

Sebagai penutup, Ngurah Ambara menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi daerah dari tingkat pusat di Jakarta. Ia juga mengajak seluruh pengurus bersiap menyambut Bali sebagai tuan rumah Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) BMPS tahun 2026.

Acara tersebut turut dihadiri perwakilan Pangdam, termasuk Ketua Persit Kartika Chandra Kirana yang mewakili sekolah-sekolah di bawah naungan Persit. | Bud.

Budi Susilawarsa

Penulis

Saya orangnya ganteng, suka senyum, dan periang.

Komentar (9)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dubes RI di Singapura Bahas Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara Bersama CEO PT BIBU dan Penglingsir Bali

    Dubes RI di Singapura Bahas Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara Bersama CEO PT BIBU dan Penglingsir Bali

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    Singapura – Delegasi pimpinan PT BIBU Panji Sakti, bersama dua tokoh adat dan budaya Bali dari kalangan penglingsir (pemangku keraton), menyambangi Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura. Mereka diterima Duta Besar Suryopratomo, dalam rangka membahas persiapan dan dukungan di segala lini terhadap rencana pembangunan Bandara Internasional Bali Utara. “Kami memiliki komitmen untuk mewujudkan bandara […]

  • Bali Darurat Travel Ilegal, Tragedi 5 Turis Tiongkok Bukan Kecelakaan, tapi Kegagalan Pemerintah Bali

    Bali Darurat Travel Ilegal, Tragedi 5 Turis Tiongkok Bukan Kecelakaan, tapi Kegagalan Pemerintah Bali

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Ray
    • 8Komentar

    DENPASAR – Kecelakaan lalu lintas yang menewaskan 5 turis Tiongkok di jalur ekstrem Singaraja–Denpasar pada Jumat (14/11) lalu itu yang membuka tabir kelam pengawasan industri pariwisata Bali. Berita sebelumnya, Kecelakaan Maut yang Menewaskan 5 Warga Tiongkok, Diduga Dikelola Travel Bodong Asal Tiongkok Jejak Gelap di balikTragedi Hiace Bali, Sisi Buram Pengawasan Pariwisata Bali Kendaraan Toyota […]

  • Pesanan Baju Molor Berujung Cekcok Viral, Penjahit di Badung Diduga Ucapkan Kata Bernada Rasis

    Pesanan Baju Molor Berujung Cekcok Viral, Penjahit di Badung Diduga Ucapkan Kata Bernada Rasis

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Pesanan Jahitan Molor Picu Perselisihan, Polisi Lakukan Pendalaman Meski Belum Ada Laporan Resmi BADUNG – Viral cekcok seorang ibu penjahit asal Negara Jembrana pemilik usaha jahit di Desa Sibangkaja, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali, yang dalam video tersebut terlihat melakukan perlakuan tidak menyenangkan, mulai dari kata-kata kasar, ancaman, hingga penyiraman sisa air cucian tangan (sisa […]

  • Tersangka Lagi! Made Daging Diduga Terseret Kasus Pemalsuan Surat Lahan Pura Dalem Balangan

    Tersangka Lagi! Made Daging Diduga Terseret Kasus Pemalsuan Surat Lahan Pura Dalem Balangan

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 7Komentar

    Polda Bali menemukan dua alat bukti yang cukup dan menjadwalkan pemeriksaan I Made Daging sebagai tersangka pada 11 September 2026. DENPASAR, BALI — Perkara sengketa lahan Pura Dalem Balangan di Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, memasuki babak baru. Mantan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kakanwil BPN) Bali, I Made Daging, ditetapkan sebagai tersangka […]

  • Dosen FKIK Warmadewa Edukasi Anak Panti Soal PHBS dan Resistensi Antimikroba

    Dosen FKIK Warmadewa Edukasi Anak Panti Soal PHBS dan Resistensi Antimikroba

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    Pengabdian kepada masyarakat di Panti Asuhan Anugrah Denpasar menyasar kesehatan anak, penguatan karakter, pengelolaan sampah, hingga pencegahan resistensi antimikroba. DENPASAR — Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Warmadewa menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan menyasar anak-anak dan pengurus Panti Asuhan Anugrah, Denpasar, Bali. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 8 Agustus 2026, pukul 10.00-12.00 WITA […]

  • Kasus TPA Suwung Bergulir! Penetapan Tersangka Picu Sorotan, Penegakan Hukum atau Beban Sistemik?

    Kasus TPA Suwung Bergulir! Penetapan Tersangka Picu Sorotan, Penegakan Hukum atau Beban Sistemik?

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    DENPASAR – Penetapan tersangka terhadap mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Bali dalam kasus pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung memicu perhatian luas publik. Kasus ini tak hanya dipandang sebagai persoalan hukum semata, tetapi juga membuka perdebatan mengenai kemungkinan adanya beban sistemik hingga dugaan tarik-menarik kepentingan di baliknya. TPA Suwung selama ini menjadi titik […]

expand_less