Breaking News
light_mode

Indonesia Siapkan 8.000 Prajurit TNI untuk Misi Stabilisasi Gaza, Menlu Jelaskan Skema Pendanaan

  • account_circle Ray
  • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Pemerintah Indonesia menyatakan kesiapan mengirimkan hingga 8.000 prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk bergabung dalam misi stabilisasi internasional di Gaza. Keputusan tersebut disampaikan Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari komitmen Indonesia dalam mendukung upaya perdamaian dan kemanusiaan di wilayah konflik tersebut.

Rencana pengiriman pasukan itu memunculkan pertanyaan publik, terutama terkait sumber pendanaan di tengah kondisi ekonomi global yang menantang. Menanggapi hal tersebut, Menteri Luar Negeri Sugiono memberikan penjelasan saat berada di Washington DC.

Menurut Sugiono, pendanaan operasional misi tidak sepenuhnya ditanggung oleh Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa sembilan negara, termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Kuwait, telah berkomitmen menyediakan dukungan dana dengan total mencapai 7 miliar dolar AS untuk menopang operasional pasukan internasional.

“Indonesia tidak menyetorkan dana ke Board of Peace (BoP). Kontribusi utama kita adalah personel dan kesiapan pasukan sebagai bagian dari International Stabilization Force (ISF),” ujar Sugiono.

Meski demikian, ia mengakui bahwa sebagai negara pengirim pasukan, Indonesia tetap menanggung biaya internal, terutama terkait persiapan, pelatihan, dan kebutuhan logistik awal prajurit sebelum diberangkatkan ke wilayah misi.

Presiden Prabowo juga memberi sinyal bahwa pengiriman kelompok awal atau advance team dapat dilakukan dalam waktu relatif dekat, diperkirakan satu hingga dua bulan ke depan, tergantung pada perkembangan situasi dan koordinasi internasional.

Rencana ini disebut sebagai salah satu langkah diplomasi dan kemanusiaan paling signifikan dalam sejarah keterlibatan Indonesia di kancah global. Pemerintah menegaskan bahwa partisipasi TNI bertujuan mendukung stabilitas, perlindungan warga sipil, serta membuka ruang bagi proses perdamaian yang lebih luas di Gaza.

Namun demikian, sejumlah kalangan mengingatkan pentingnya jaminan keamanan bagi prajurit yang akan bertugas, mengingat situasi di Gaza masih dinamis dan berisiko tinggi. Pemerintah memastikan seluruh aspek keselamatan dan aturan pelibatan (rules of engagement) akan menjadi prioritas sebelum pasukan diberangkatkan.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahayanya Pemblokiran Cloudflare oleh Komdigi

    Bahayanya Pemblokiran Cloudflare oleh Komdigi

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Isu ancaman pemblokiran layanan Cloudflare oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memicu kegelisahan di kalangan pengguna internet dan pelaku industri teknologi pada November 2025. Pemerintah menekan perusahaan asal Amerika Serikat tersebut karena belum memenuhi kewajiban pendaftaran sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE). Meski jarang disadari publik, Cloudflare adalah fondasi penting bagi jutaan situs yang […]

  • TNI Tegaskan Pembangunan Batalion Teritorial di Atas Lahan Negara, Bantah Tudingan Serobot Tanah Warga

    TNI Tegaskan Pembangunan Batalion Teritorial di Atas Lahan Negara, Bantah Tudingan Serobot Tanah Warga

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 7Komentar

    JAKARTA – Markas Besar (Mabes) TNI membantah tudingan bahwa pembangunan Batalion Teritorial Pembangunan (Yon TP) dilakukan dengan menyerobot lahan milik masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan menyusul munculnya sengketa dan penolakan warga terhadap rencana pembangunan satuan baru TNI di sejumlah daerah. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen TNI Muhammad Nas, menegaskan bahwa seluruh pembangunan Yon TP dilaksanakan […]

  • Prof. Bagus Muljadi, Bangsa Besar Harus Bertumpu pada Warisan Intelektual Leluhur

    Prof. Bagus Muljadi, Bangsa Besar Harus Bertumpu pada Warisan Intelektual Leluhur

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    BANDUNG — Seorang ilmuwan asal Indonesia yang berkiprah di tingkat internasional, Bagus Muljadi, menegaskan pentingnya membangun masa depan bangsa dengan berpijak pada warisan pengetahuan leluhur. Pernyataan tersebut disampaikannya dalam puncak peringatan Hari Jadi Tatar Sunda yang digelar di halaman Gedung Sate pada 17 Mei 2026. Acara bertajuk “Pajajaran Gugat – Tak Tentang Reruntuhannya, Tentang Kebangkitannya […]

  • Mimpi Buruk di Gorontalo! Kisah Pilu Dua ART, Beta dan Ana, Korban Janji Palsu

    Mimpi Buruk di Gorontalo! Kisah Pilu Dua ART, Beta dan Ana, Korban Janji Palsu

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Deda Henukh
    • 4Komentar

    Rote Ndao – Beta dan Ana Oehandi, dua sahabat asal Rote Ndao, memberanikan diri merantau ke Gorontalo demi mengubah jalan hidup. Tergiur iming-iming manis dari sebuah yayasan penyalur tenaga kerja, mereka berharap bisa meraih impian sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) non-masak. Dengan bekal semangat dan harapan, mereka meninggalkan kampung halaman tercinta. Namun, sesampainya di Gorontalo, […]

  • Korban Cabut Laporan, Dua Pelaku Tempuh Restorative Justice di Gianyar

    Korban Cabut Laporan, Dua Pelaku Tempuh Restorative Justice di Gianyar

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Dua korban dan dua terlapor kasus dugaan penganiayaan sepakat berdamai, mencabut laporan polisi, serta menyelesaikan persoalan melalui mekanisme keadilan restoratif. GIANYAR, BALI — Kasus dugaan penganiayaan yang ditangani Polres Gianyar memasuki babak baru setelah dua korban dan dua pihak yang dilaporkan sebagai pelaku sepakat mengakhiri persoalan secara damai. Kesepakatan tersebut dituangkan dalam Surat Perdamaian dan […]

  • Dukung Program Wali Kota, Komunitas Angen dan BTID Sulap Sampah Organik Jadi Cairan Multifungsi

    Dukung Program Wali Kota, Komunitas Angen dan BTID Sulap Sampah Organik Jadi Cairan Multifungsi

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Denpasar, Bali — Upaya pengelolaan sampah berbasis sumber terus diperkuat di Kota Denpasar. Sejalan dengan program Wali Kota dalam penanganan sampah organik, Komunitas Angen bersama PT Bali Turtle Island Development (BTID) menghadirkan inovasi pengolahan limbah organik menjadi cairan multifungsi ramah lingkungan, Eco-Enzyme. Inisiatif yang berjalan sejak akhir Desember 2025 ini memanfaatkan limbah buah-buahan dari warung […]

expand_less