Breaking News
light_mode

Milad ke-6, Ponpes Harfan Mafatihil Billad Jembrana Gelar Haflatul Imtihan dan Santunan Yatim

  • account_circle Ray
  • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JEMBRANA – Pondok Pesantren Tahfidz Quran Yayasan Harfan Mafatihil Billad menggelar tasyakuran dan Haflatul Imtihan dalam rangka Milad ke-6, Sabtu (14/2/2026) sore. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan ponpes, Banjar Teluk Limo, Desa Tegal Badeng Barat, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, itu dirangkaikan dengan pemberian santunan sembako bagi santri yatim/piatu, ustaz pengasuh, serta wali santri dan warga sekitar.

Acara yang dimulai pukul 16.30 Wita tersebut mengusung tema “Meneguhkan Keyakinan Meraih Kemenangan dengan Semangat Al-Qur’an di Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M”. Rangkaian kegiatan meliputi pembacaan Yasin dan tahlil, pembukaan, tilawah Al-Qur’an, sambutan-sambutan, pembagian hadiah juara kelas, pembagian rapor, doa penutup, serta pembagian sembako.

Pondok pesantren yang berdiri pada 8 Januari 2020 di atas lahan seluas 500 meter persegi ini didirikan oleh AKP Harun Budiyanto, SH. Sejak awal berdiri, ponpes tersebut memiliki visi mencetak kader ulama yang hafal Al-Qur’an, berakidah Ahlussunah Waljamaah, berilmu pengetahuan, dan berakhlak mulia.

Saat ini, sebanyak 65 santri dan santriwati dari jenjang usia dini hingga SMP menimba ilmu di ponpes tersebut. Mereka berasal dari sejumlah desa di sekitar lokasi pondok, di antaranya Desa Tegal Badeng Barat, Pengambengan, Cupel, dan Tegal Badeng Timur. Kegiatan belajar mengajar diasuh oleh Ustaz Farid Rizal, S.Sy, alumni Ponpes Salafiyah Sukorejo Situbondo, bersama empat tenaga pengajar diniyah lainnya.

Dalam sambutannya, Harun Budiyanto menyampaikan rasa syukur atas nikmat kesehatan dan keberkahan yang diberikan Allah SWT sehingga kegiatan milad dapat terselenggara. Ia juga mengapresiasi capaian para santri selama satu tahun terakhir dalam mempelajari Al-Qur’an dan ilmu agama.

“Teruslah semangat menimba ilmu agama, Al-Qur’an, dan hadis. Terima kasih kepada para pengasuh dan ustaz yang telah sabar dan ikhlas membimbing para santri,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh santri dan wali santri menyambut Ramadhan dengan penuh suka cita dan meningkatkan ibadah untuk meraih ridha Allah SWT.

Ketua Yayasan Harfan, Ustaz Wayan Mubasirin, menyampaikan terima kasih kepada pendiri yang telah memilih Desa Tegal Badeng Barat sebagai lokasi pondok pesantren. Menurutnya, kehadiran ponpes memberikan manfaat besar bagi masyarakat dalam membentuk generasi Qurani sekaligus membentengi anak-anak dari pengaruh negatif lingkungan.

“Enam tahun perjalanan ini menjadi bukti komitmen bersama dalam menjaga istiqamah pendidikan agama di desa kami,” katanya.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Ustaz Farid Rizal menyebut perkembangan jumlah santri menjadi salah satu indikator kemajuan lembaga. Dari awalnya hanya tiga santri, kini telah berkembang menjadi 65 santri dan santriwati.

Ia berharap capaian hasil belajar selama setahun terakhir dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk meningkatkan prestasi. Menjelang libur Ramadhan, ia juga mengingatkan para santri agar tetap menjaga ibadah, memperbanyak tadarus Al-Qur’an di rumah maupun masjid dengan pengawasan orang tua.

Ke depan, pihak pengelola berharap ponpes dapat memiliki lembaga pendidikan formal setingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) guna memperluas akses pendidikan agama di wilayah tersebut.

Kegiatan milad dan Haflatul Imtihan berakhir sekitar pukul 18.00 Wita dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (7)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Medsos Picu Ketegangan di Desa Adat Pemogan, Jalan Upanisad Jadi Pilihan Damai

    Medsos Picu Ketegangan di Desa Adat Pemogan, Jalan Upanisad Jadi Pilihan Damai

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 13Komentar

    DENPASAR – Kericuhan yang terjadi lantaran celotehan seorang warga desa Adat Pemogan yang bila diamati sangat biasa saja di dunia jagat maya. Kondisi ini membuat Bendesa Adat Pemogan AA Ketut Arya Ardana seperti kebakaran jenggot merasa tersinggung atas unggahan opini salah satu warganya. Dalam wawancara singkat dengan Wayan K. Sugita selaku yang menjawab postingan pemilihan […]

  • Dugaan Keracunan Makanan, Siswa SD Impres Mokdale Dilarikan ke UGD

    Dugaan Keracunan Makanan, Siswa SD Impres Mokdale Dilarikan ke UGD

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Deda Henukh
    • 1Komentar

    ROTE NDAO, 21 Agustus 2025 – Seorang siswa kelas 3A SD Impres Mokdale berinisial In harus mendapatkan perawatan medis darurat setelah diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan bergizi gratis yang disediakan di sekolah. Menurut keterangan ibunya, sang anak tiba-tiba mengalami muntah-muntah hebat tak lama setelah makan siang. “Anak saya muntah daging semua, sampai enam kali. […]

  • Ichsanuddin Noorsy, Bongkar Kejanggalan Proyek Whoosh dan Tata Kelola BUMN Play Button

    Ichsanuddin Noorsy, Bongkar Kejanggalan Proyek Whoosh dan Tata Kelola BUMN

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Ray
    • 3Komentar

    JAKARTA, 22 Oktober 2025 — Nama Dr. H. Ichsanuddin Noorsy, B.Sc., S.H., M.Si. sudah lama dikenal publik sebagai ekonom dan pengamat politik ekonomi yang kritis terhadap arah kebijakan nasional. Sikapnya yang lugas dan argumentatif membuat pandangan Noorsy kerap dijadikan rujukan dalam diskusi publik, terutama terkait utang, proyek strategis nasional, dan tata kelola BUMN. Lahir di […]

  • Putusan Sela Ditolak, Koalisi Advokasi Bali Soroti Ancaman terhadap Demokrasi dan Hak Sipil

    Putusan Sela Ditolak, Koalisi Advokasi Bali Soroti Ancaman terhadap Demokrasi dan Hak Sipil

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    Denpasar, 9 April 2026 — Koalisi Advokasi Bali untuk Demokrasi menyatakan keprihatinan serius atas putusan sela Pengadilan Negeri Denpasar dalam perkara yang menjerat Tomy Priatna Wiria. Putusan yang dibacakan di Ruang Kartika tersebut dinilai mencerminkan wajah peradilan yang kaku serta mengabaikan konteks sosial-politik yang melatarbelakangi kasus. Dalam sidang tersebut, majelis hakim menolak seluruh nota perlawanan […]

  • BPJPH Tegaskan Produk Nonhalal Tetap Boleh Dijual, Wajib Cantumkan Label

    BPJPH Tegaskan Produk Nonhalal Tetap Boleh Dijual, Wajib Cantumkan Label

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    Jakarta – Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Haikal Hassan menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah melarang peredaran maupun penjualan produk nonhalal di Indonesia. Menurutnya, polemik yang muncul di tengah masyarakat kerap dipicu oleh kesalahpahaman yang diperkeruh oleh pihak-pihak tertentu. Haikal menyebut, isu yang berkembang seolah-olah produk nonhalal menjadi ilegal tidaklah benar. Ia menekankan bahwa […]

  • Tuna Hidup untuk Bergerak, Mati Jika Diam, Rahasia Mesin Hidup Lautan

    Tuna Hidup untuk Bergerak, Mati Jika Diam, Rahasia Mesin Hidup Lautan

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 17Komentar

    DENPASAR – Lautan menyimpan banyak misteri, dan salah satunya adalah kisah luar biasa tentang ikan tuna, spesies pelagis yang hidupnya benar-benar bergantung pada gerakan. Tak banyak yang tahu, ikan tuna adalah salah satu makhluk laut yang tidak bisa berhenti berenang. Jika mereka diam terlalu lama, mereka bisa mati kehabisan oksigen. Berbeda dengan kebanyakan ikan yang […]

expand_less