Breaking News
light_mode

Ruang Hijau Terjaga, KEK Kura Kura Bali Menjadi Habitat Beragam Satwa

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – PT Bali Turtle Island Development (BTID) selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali secara konsisten merawat dan memelihara ruang hijau di dalam kawasan sebagai bagian dari pengelolaan jangka panjang.

Saat ini, ratusan ribu tanaman dan pepohonan tumbuh dan terjaga di dalam kawasan. Kehadiran elemen hijau tersebut turut menciptakan lingkungan yang lebih teduh serta menjadi habitat bagi lebih dari 160 spesies burung dan berbagai jenis satwa lain yang tercatat hadir di area ini.

Selain perawatan ruang hijau, pengelolaan kawasan juga dilakukan melalui pendekatan infrastruktur yang memperhatikan daya dukung lingkungan. Jalan di dalam kawasan menggunakan conblock berpori sehingga air hujan dapat terserap dan dialirkan ke sistem water retention untuk kemudian diolah kembali menjadi air bersih.

Seluruh jaringan utilitas seperti listrik dan high-speed internet ditanam di bawah tanah guna menjaga kerapihan lanskap serta meminimalkan gangguan visual dan risiko lingkungan.

Upaya-upaya tersebut berjalan seiring dengan pengelolaan air, pemantauan ekosistem, serta kolaborasi dengan komunitas dan lembaga konservasi.

Di wilayah pesisir, kolaborasi bersama warga Desa Serangan dan Turtle Conservation and Education Center (TCEC) terus berlangsung. Sepanjang tahun 2025, hampir 10.000 telur penyu diamankan dan ditetaskan melalui program bersama tersebut. Sekitar 4.700 tukik kemudian dilepasliarkan kembali ke laut.

Presiden Komisaris BTID, Tantowi Yahya, menyampaikan bahwa pengelolaan kawasan dilakukan dengan menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan tanggung jawab terhadap lingkungan.

“Pengembangan kawasan ini kami jalankan dengan tetap memperhatikan lingkungan serta manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar Tantowi saat menerima kunjungan Pansus TRAP DPRD Bali, 2 Februari 2026.

Kesan terhadap kondisi kawasan juga disampaikan oleh Anggota DPRD Bali Ni Wayan Sari Galung saat menghadiri Bali International Trail Run (BITR) 2025.

“Banyak pohon yang rindang. Dikelola dengan baik. Dulu gersang, sekarang lebih teduh,” ujarnya.

Kesan serupa disampaikan oleh mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Ketut Sumedana (kini menjabat sebagai Kajati Sumatera Selatan). Ia menilai lokasi penyelenggaraan kegiatan tersebut memiliki suasana yang sejuk dan layak dipertimbangkan sebagai agenda rutin.

Sejumlah pejabat daerah yang hadir, termasuk Sekda Bali Dewa Indra dan Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya, juga menyampaikan pandangan yang sejalan terkait kondisi kawasan yang dinilai nyaman untuk kegiatan luar ruang.

Pengelolaan kawasan ini juga berjalan seiring dengan arah pembangunan pariwisata Bali yang semakin menekankan kualitas, keseimbangan, dan orientasi jangka panjang. Melalui pendekatan yang bertahap dan terukur, kawasan ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung ekosistem pariwisata yang lebih tertata dan bernilai tambah bagi Bali.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (1)

  • Sadie

    I’m gone tto convey mmy little brother, hat hhe should aloso
    ggo to see this website onn reular bassis to obtaiin updafed frim most recent
    nws update.

    Allso visdit mmy homepoage txxxvideos.com

    Balas28 Mei 2026 12:56 AM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Vietnam Resmi Akuisisi BrahMos, Indonesia Dekati Kesepakatan! Peta Keamanan Maritim ASEAN Berubah

    Vietnam Resmi Akuisisi BrahMos, Indonesia Dekati Kesepakatan! Peta Keamanan Maritim ASEAN Berubah

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    SINGAPURA – Pemerintah India terus memperluas pengaruhnya di sektor pertahanan global melalui ekspor sistem rudal jelajah supersonik BrahMos. Setelah Filipina menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang mengoperasikan sistem tersebut, Vietnam kini dipastikan telah menandatangani kontrak pembelian, sementara Indonesia disebut berada di tahap akhir negosiasi pengadaan. Informasi tersebut disampaikan Sekretaris Pertahanan India, Rajesh Kumar Singh, […]

  • BTID dan Yowana Desa Serangan Perkuat Pelestarian Budaya Melalui Festival Penjor 2026

    BTID dan Yowana Desa Serangan Perkuat Pelestarian Budaya Melalui Festival Penjor 2026

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Festival yang memasuki tahun ketiga ini menjadi ruang kolaborasi generasi muda dalam menjaga tradisi Galungan dan Kuningan sekaligus memperkuat identitas budaya Desa Serangan. DENPASAR – Semangat pelestarian budaya kembali menggema di Desa Serangan menjelang perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan. Tradisi yang diwariskan turun-temurun itu diwujudkan melalui Festival Penjor Desa Serangan 2026 yang tahun ini […]

  • Bali Tutup TPA Suwung Agustus 2026, Beralih ke Energi dari Sampah

    Bali Tutup TPA Suwung Agustus 2026, Beralih ke Energi dari Sampah

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Denpasar, Bali — Pemerintah Provinsi Bali mengambil langkah strategis dalam mengatasi krisis sampah dengan menutup total Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung pada 1 Agustus 2026. Kebijakan ini menjadi penanda peralihan menuju sistem pengelolaan sampah berbasis teknologi modern dan berkelanjutan. Gubernur Bali, Wayan Koster, menyampaikan keputusan tersebut dalam rapat bersama DPRD Bali, didampingi Wakil Gubernur I […]

  • Misteri Kawuk Nusakambangan, Mitos Penjaga Raksasa yang Menakutkan Para Tahanan

    Misteri Kawuk Nusakambangan, Mitos Penjaga Raksasa yang Menakutkan Para Tahanan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 36Komentar

    NUSAKAMBANGAN — Di balik ketatnya pengamanan Pulau Nusakambangan, beredar sebuah mitos yang telah lama hidup di tengah masyarakat dan para mantan narapidana. Mitos itu menyebutkan keberadaan Kawuk, makhluk raksasa yang digambarkan sebagai kerabat komodo dan biawak, tetapi berukuran jauh lebih besar dari keduanya. Asal-usul nama Kawuk sendiri masih belum jelas, namun cerita tentang keberadaannya sangat […]

  • Refleksi Hidup Man Tayax: Dari Kurang Bersyukur Menuju Kesadaran Diri dan Lelaku Bermakna

    Refleksi Hidup Man Tayax: Dari Kurang Bersyukur Menuju Kesadaran Diri dan Lelaku Bermakna

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    I Nyoman Sukataya / Man Tayax DENPASAR – Sebuah refleksi mendalam tentang perjalanan hidup dan kesadaran diri disampaikan oleh sosok yang dikenal dengan nama Man Tayax. Dalam perenungannya, ia mengakui bahwa salah satu kekurangan terbesar dalam hidupnya adalah masih kurangnya rasa syukur, meskipun perjalanan panjang kehidupan telah memberinya banyak pelajaran berharga. Ia mengungkapkan, setiap fase […]

  • UHA Futsal Competition 2026 Jadi Ajang Pererat Solidaritas Pelaku Perhotelan di Ubud

    UHA Futsal Competition 2026 Jadi Ajang Pererat Solidaritas Pelaku Perhotelan di Ubud

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    GIANYAR – Ubud Hotels Association kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kebersamaan antar pelaku industri pariwisata melalui penyelenggaraan UHA Futsal Competition 2026. Turnamen futsal tahunan tersebut resmi dibuka pada 21 Mei 2026 dan akan berlangsung selama empat hari, yakni 22-23 Mei serta 25-26 Mei 2026 di Dewata Mas Futsal, Ubud. Ajang olahraga yang menjadi agenda rutin […]

expand_less