FAJI Bali Gas Pol! Panitia Eksibisi Porprov 2025 Dibubarkan, Fokus Penuh Menuju Porprov 2027
- account_circle Ray
- calendar_month 13 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
GIANYAR — Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Provinsi Bali tancap gas menata kekuatan. Usai menuntaskan Ekshibisi Porprov Bali XVI 2025, FAJI Bali resmi membubarkan panitia eksibisi dan langsung mengalihkan fokus ke agenda besar: penguatan organisasi dan kesiapan menuju Porprov 2027.

Keputusan itu ditegaskan dalam rapat koordinasi FAJI Bali yang digelar Kamis (5/2/2026) di Bali Alaska Adventure. Rapat dipimpin langsung Ketua Umum Pengprov FAJI Bali, I Wayan Suweca, dan dihadiri jajaran pengurus kabupaten/kota se-Bali.
“Eksibisi sudah selesai, sekarang saatnya naik level. Target kita jelas: organisasi solid, atlet siap, dan kompetisi berjalan terukur,” tegas Suweca.
Tak sekadar evaluasi, rapat tersebut melahirkan enam keputusan strategis yang menandai keseriusan FAJI Bali membangun fondasi olahraga arung jeram secara berjenjang dan profesional.
Salah satu langkah krusial adalah pembentukan Pengurus FAJI Kabupaten Buleleng (Singaraja) sebagai bagian dari pemerataan kekuatan arung jeram Bali. Selain itu, FAJI Bali memastikan kejuaraan arung jeram digelar pada 2026 sebagai ajang uji tanding sekaligus pematangan atlet.

Di sisi peningkatan kualitas SDM, FAJI Bali akan menggelar sertifikasi pemandu arung jeram skala nasional pada Maret 2026, dilanjutkan dengan pembentukan wasit bersertifikasi nasional. Bahkan, FAJI Bali juga mengusulkan agar memiliki asesor arung jeram sendiri demi menjaga standar kompetisi dan keselamatan.
Wakil Ketua Umum FAJI Bali, Ketut Weji, menambahkan bahwa penguatan organisasi tak bisa berjalan sendiri. FAJI Bali akan mengajukan permohonan resmi ke KONI Bali agar merekomendasikan KONI kabupaten/kota se-Bali menganggarkan kegiatan FAJI di daerah masing-masing.
“Tanpa dukungan anggaran daerah, pembinaan sulit berkelanjutan. Ini soal kesiapan Bali sebagai kekuatan arung jeram nasional,” ujarnya.
Rapat koordinasi ini sekaligus menjadi ajang evaluasi menyeluruh Eksibisi Porprov 2025, mempertajam program kerja 2026–2027, serta memantapkan basis arung jeram di Buleleng dan kabupaten lain.
Dengan langkah cepat dan keputusan tegas, FAJI Bali mengirim sinyal jelas: arung jeram Bali tidak sekadar ikut Porprov, tapi siap bertarung dan menjadi kekuatan utama pada Porprov 2027.
Editor – Ray

Saat ini belum ada komentar