Breaking News
light_mode

Dukung Pelestarian Bahasa Bali, BTID Bersinergi dalam Bulan Bahasa Bali VIII di Serangan

  • account_circle Ray
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Kegiatan Bulan Bahasa Bali VIII Warsa 2026 resmi digelar pada 1–28 Februari 2026 dengan tema “Atma Kerthi: Udiana Purnaning Jiwa”. Kegiatan ini diselenggarakan serentak di seluruh Bali, menghadirkan berbagai lomba, pementasan seni, konservasi lontar, serta pameran teknologi Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali untuk memperkuat jati diri Krama Bali.

Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan dan memperkuat peradaban, bahasa, aksara, dan sastra Bali di tengah arus globalisasi. Dan juga ini merupakan upaya pemerintah provinsi Bali untuk memastikan budaya dan bahasa Bali tetap ajeg dan digunakan oleh masyarakat, khususnya generasi muda.

Menemui Lurah Serangan, Ni Wayan Sukanami menerangkan bahwa kegiatan semacam ini dilakukan setiap tahun. Saat ini diadakan di tanggal 3 Februari 2026 yang nantinya akan naik ke tingkat Kota di tanggal 13 Februari 2026.

“Kegiatan lomba yang diadakan menggunakan dana APBD ini adalah “Nyurat Aksara” Yang pesertanya dari SD, SD 2 dan SD 3, ” Ujarnya.

Selain itu kegiatan juga “Ngwacen” Yang pesertanya dari Seka Truna, anak SMA ataupun SMK. Kemudian lomba “Mesatwa” Pesertanya berasal dari ibu- ibu PKK yang ada di wilayah Adat Kelurahan Desa Serangan, yang mencangku 6 banjar Adat.

Sukanami juga menjelaskan selain APBD Desa Asat Serangan, pihak PT Bali Turtle Island Development (BTID), yang juga ikut membantu memberikan sumbangan souvenir, piagam dan snack.

“Kita dengan BTID ada kolaborasi setiap tahun”

Zefri Alfaruqy selaku Kepala Komunikasi PT.Bali Turtle Island Development (BTID).

Zefri Alfaruqy selaku Kepala Komunikasi PT.Bali Turtle Island Development (BTID) dalam wawancara terpisah menerangkan Dukungan BTID terhadap kegiatan Bulan Bahasa Bali di Kelurahan Serangan adalah wujud komitmen kami untuk tumbuh bersama masyarakat.

“Kehadiran kami di sini adalah bentuk komitmen nyata dalam mendukung program Pemerintah Provinsi Bali, khususnya dalam pelestarian bahasa, aksara, dan sastra Bali”

Zefri berharap dengan adanya kegiatan seperti ini, tentu literasi Bali bisa tetap menjadi identitas yang kuat bagi setiap generasi di Bali khususnya Serangan.

“Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian budaya Bali, ” Sebutnya

Ni Putu Priliyanti, peserta lomba mesatwa Basa Bali.

Menemui Ni Putu Priliyanti seorang wiraswasta yang juga penari asal perwakilan Banjar Kaja Serangan. Dirinya ikut dalam lomba Mesatwa Bali, dengan judul “Men Tiwas len Men Sugih”.

” Kriteria pilihan lomba Mesatwa ada 2 pilihan cerita yakni Bawang teken Kesuna dan Men Tiwas len Men Sugih, ” Ujarnya

Lomba mesatwa Basa Bali.

Latihan yang Ia lakukan hanya 5 hari, dengan latihan sendiri dengan improvisasi sendiri (otodidak) dengan menggunakan bahasa sehari – hari. Dalam Adat Bali dikenal dengan banyak jenjang bahasa yakni. Basa Alus (halus), Basa Madia (menengah), dan Basa Andap/Kasar.

Ditanya soal menang, Priliyanti mengaku pasrah dan mengakui banyak dari peserta lainnya yang lebih mumpuni daripada dirinya.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (9)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kanker Tulang! Penyakit Mematikan yang Menggerogoti Jaringan Sehat, Pakar Ingatkan Perlunya Deteksi Dini

    Kanker Tulang! Penyakit Mematikan yang Menggerogoti Jaringan Sehat, Pakar Ingatkan Perlunya Deteksi Dini

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Kanker tulang menjadi salah satu penyakit berbahaya yang kerap tidak disadari hingga mencapai stadium lanjut. Penyakit ini terjadi ketika sel-sel abnormal tumbuh secara tak terkendali di dalam tulang, membentuk tumor yang perlahan menghancurkan jaringan sehat. Kondisi ini melemahkan struktur tulang, menyebabkan nyeri kronis, pembengkakan, hingga meningkatkan risiko patah tulang meski hanya karena aktivitas […]

  • Banjir Bali, Cermin Retaknya Harmoni Manusia Dengan Alam

    Banjir Bali, Cermin Retaknya Harmoni Manusia Dengan Alam

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    Oleh : Dr. I Ketut Suar Adnyana, M.Hum. DENPASAR – Banjir yang kerap melanda Bali tidak lagi bisa dianggap sekadar fenomena alam musiman. Lebih jauh, banjir adalah cermin retaknya hubungan manusia dengan alam, sebuah tanda inharmoni yang semakin nyata. Dalam filsafat Tri Hita Karana, keseimbangan antara manusia dengan Tuhan (parhyangan), manusia dengan sesama (pawongan), dan […]

  • MoU Fakultas Hukum Unud Bersama KPK Gandeng Pengadilan Negeri Denpasar Rekam Proses Sidang

    MoU Fakultas Hukum Unud Bersama KPK Gandeng Pengadilan Negeri Denpasar Rekam Proses Sidang

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 3Komentar

    DENPASAR – Dibawah kepemimpinan Dekan Fakultas Hukum Universitas Udayana Prof. Dr. Putu Gede Arya Sumerta Yasa, S.H., M.Hum., gerak langkah kemajuan dunia pendidikan hukum semakin didepan. Akreditasi unggul tidak membuat Prof Gede Arya Sumerta Yasa berdiam diri. Kali ini Fakultas Hukum Unud mengundang Dr. Iman Luqmanul Hakim, S.H., M.Hum., selaku ketua Pengadilan Negeri (KPN) Denpasar […]

  • Tamparan Realita di UGM, Museum Koruptor Indonesia Bongkar Wajah Para Penjarah Negeri!

    Tamparan Realita di UGM, Museum Koruptor Indonesia Bongkar Wajah Para Penjarah Negeri!

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA – Universitas Gadjah Mada (UGM) bikin gebrakan yang mengguncang publik lewat acara Sound of Justice yang digelar Fakultas Hukum. Dalam rangkaian acara tersebut, hadir sebuah pameran kontroversial namun menggugah: Museum Koruptor Indonesia, yang disebut-sebut sebagai yang pertama di Indonesia. Booth museum ini sontak menjadi pusat perhatian mahasiswa dan pengunjung. Tak seperti pameran biasa, museum […]

  • Warisan 1921 Dirobohkan, Denpasar Kehilangan Ingatan! Pembongkaran RSUD Wangaya Picu Gelombang Kekecewaan Publik

    Warisan 1921 Dirobohkan, Denpasar Kehilangan Ingatan! Pembongkaran RSUD Wangaya Picu Gelombang Kekecewaan Publik

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    DENPASAR – “Kota Berbudaya.” Jargon itu kerap digaungkan setiap perayaan hari jadi dan seremoni resmi di ibu kota Bali. Namun kini, slogan itu terdengar seperti gema kosong di tengah puing-puing sejarah. Bangunan lama RSUD Wangaya, rumah sakit yang berdiri sejak 1921, dibongkar hingga rata tanah dengan alasan modernisasi. Keputusan ini memantik kekecewaan luas dan menimbulkan […]

  • Bayang-Bayang Sri Lanka di Rel Cepat Jakarta–Bandung, Peringatan Mahfud MD tentang Korupsi Geopolitik Play Button

    Bayang-Bayang Sri Lanka di Rel Cepat Jakarta–Bandung, Peringatan Mahfud MD tentang Korupsi Geopolitik

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Ray
    • 11Komentar

    DENPASAR – Ketika kereta cepat melesat di antara Jakarta dan Bandung, menyimbolkan kemajuan dan ambisi besar infrastruktur Indonesia, ada suara yang muncul mengingatkan, “Jangan sampai laju pembangunan menjadi gerbong yang mengantarkan kedaulatan ke tangan asing” Suara itu datang bungkusan penjelasan Mahfud MD. Lewat kanal YouTube Terus Terang, mantan Menko Polhukam itu menyingkap dugaan serius, bahwa […]

expand_less