Breaking News
light_mode

Gatot Nurmantyo Tuding Kapolri Membangkang Konstitusi, Aktivis Tegaskan Polri Tak Punya Sejarah Berkhianat pada Presiden

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA — Polemik mengenai Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 10 Tahun 2025 memantik perdebatan serius tentang arah reformasi dan batas kewenangan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo secara terbuka menuding Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melakukan pembangkangan konstitusi, sementara sejumlah aktivis menilai tudingan tersebut berlebihan dan berpotensi membenturkan institusi negara.

Gatot menyatakan Perpol 10/2025 yang mengatur penempatan polisi aktif pada 17 jabatan sipil bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri, khususnya Pasal 28 ayat (3) yang menegaskan anggota Polri hanya dapat menduduki jabatan sipil setelah mengundurkan diri atau pensiun.

Menurutnya, aturan tersebut juga telah dipertegas oleh Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 114 Tahun 2025 serta bertabrakan dengan UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara.

“Putusan MK bukan saran. Itu hukum. Ketika Kapolri berani mengabaikannya, berarti menantang konstitusi secara frontal,” tegas Gatot dalam forum Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang diunggah di kanal YouTube Said Didu, Rabu (17/12/2025).

Mantan Panglima TNI itu memperingatkan, penempatan polisi aktif di lembaga strategis seperti BSSN, BNPT, Basarnas, Imigrasi, Bea Cukai, Bakamla, hingga BNN berpotensi membentuk “superbodi”, yakni konsentrasi kekuasaan Polri dari sektor keamanan, data, logistik, hingga kebijakan ekonomi.

Gatot menilai kondisi ini dapat menggerus prinsip negara hukum dan checks and balances.

Gatot juga menuding adanya insubordinasi institusional, dengan menyebut tiga indikator utama: pembentukan tim reformasi Polri secara internal meski Presiden telah membentuk tim reformasi sendiri, pernyataan Kapolri yang dinilai meremehkan tim bentukan Presiden, serta penerbitan Perpol 10/2025 yang dianggap bertentangan dengan putusan MK.

Ia bahkan menyebut potensi krisis kedaulatan Presiden jika tidak mengambil langkah tegas.

Aktivis muda berdarah Melanesia Maluku/Founder Kontra Narasi, Sandri Rumanama. (Foto: Jaringan PWMOI/daulat.co)

Sebagai respons, aktivis nasional sekaligus Founder Kontra Narasi, Sandri Rumanama, menilai pernyataan Gatot cenderung menyudutkan Kapolri dan berpotensi memecah persepsi publik terhadap institusi negara.

Sandri menegaskan Polri tidak memiliki sejarah pembangkangan terhadap Presiden dan tudingan tersebut dinilainya sebagai narasi propaganda.

Sandri juga membantah anggapan bahwa pernyataan Kapolri di Komisi III DPR RI, termasuk frasa “sampai titik darah penghabisan”, merupakan bentuk pembangkangan. Menurutnya, pernyataan itu merupakan ekspresi loyalitas institusional dalam menjalankan perintah dan kebijakan Presiden.

Ia memaparkan sejumlah indikator loyalitas Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit, antara lain dukungan aktif terhadap program prioritas pemerintah. Polri disebut membangun 1.160 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga Januari 2026 untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis, serta menggelar panen raya jagung serentak sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional.

Kapolri Listyo Sigit.

“Kapolri mampu menerjemahkan kehendak politik Presiden sebagai prajurit yang loyal. Polri selalu menjadi garda terdepan dalam mendukung program pemerintah,” ujar Sandri di Jakarta, Jumat (30/1/2026).

Sandri menambahkan, pembentukan Tim Transformasi Polri justru dimaksudkan untuk memperkuat agenda reformasi yang diinginkan Presiden, bukan sebagai bentuk pembangkangan. Ia juga menegaskan sikap Polri yang menolak berada di bawah kementerian merupakan upaya menjaga independensi sebagai alat negara, bukan pelemahan otoritas Presiden.

Polemik ini memperlihatkan tarik-menarik tafsir antara kekhawatiran atas perluasan kewenangan Polri dan klaim loyalitas institusi terhadap kepala negara. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi Presiden terkait tuntutan pembatalan Perpol 10/2025, sementara perdebatan publik mengenai batas kekuasaan dan reformasi Polri terus menguat.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (5)

  • Ebony

    Thanks for finally talking about > Gatot Nurmantyo Tuding Kapolri Membangkang Konstitusi, Aktivis Tegaskan Polri Tak Punya Sejarah Berkhianat pada
    Presiden – Gatra Dewata 3win

    Balas1 Februari 2026 7:32 PM
  • Declan

    In competitive Singapore, secondary school math tuition іs
    іmportant fⲟr Secondary 1 kids tօ secure strong foundations.

    Haha, Singapore students аlways kena first place in global math, power
    lah!

    Moms ɑnd dads, benefit tactical ᴡith Singapore
    math tuition’ѕ offer. Secondary math tuition methods refine.
    Wіth secondary 1 math tuition, shaped shapes.

    Advanced secondary 2 math tuition introduces pre-Օ-Level subjects.
    Secondary 2 math tuition sneak peeks calculus basics.

    Forward-thinking secondary 2 math tuition prepares fⲟr transitions.
    Secondary 2 math tuition ᧐ffers a head start.

    Simply ɑ year from O-Levels, secondary 3 math exams underscore thе worth of superior efficiency fоr smooth development.
    Mastery helps іn adjusting tο curriculum cһanges. In Singapore, it supports international competitiveness.

    Singapore’ѕ system links secondary 4 exams tо enthusiasms.
    Secondary 4 math tuition analytics sports. Ꭲhis motivation drives О-Level commitment.
    Secondary 4 math tuition passions join.

    Ɗon’t vieԝ math only for exams; іt’s a fundamental skill іn booming AІ, enabling efficient energy
    management systems.

    True math excellence demands loving tһe discipline ɑnd applying principles daily.

    For effective learning, ρast papers from vaгious
    schools help in visualizing geometric proofs fоr Singapore
    secondary math.

    Online math tuition іn Singapore improves outcomes vіa е-learning ᴡith VR
    field trips fߋr math history.

    Heng lor, relax ah, secondary school life balanced, no unnecessary stress.

    Аlso visit my web blog – ip math tuition centre

    Balas31 Januari 2026 2:20 AM
  • Sherrie

    What a information of un-ambiguity and preserveness of
    precious familiarity on the topic of unexpected emotions.

    Feel free to visit my webpage news (http://www.senaninews.com)

    Balas30 Januari 2026 10:36 PM
  • Angela

    High quality secure payments cams for adults.

    Balas30 Januari 2026 5:55 PM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • AMPI Laporkan 30 Akun Medsos ke Bareskrim, Diduga Sebar Fitnah terhadap Bahlil Lahadalia

    AMPI Laporkan 30 Akun Medsos ke Bareskrim, Diduga Sebar Fitnah terhadap Bahlil Lahadalia

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    JAKARTA – DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) resmi melaporkan sekitar 30 akun media sosial ke Bareskrim Polri. Langkah ini diambil karena akun-akun tersebut diduga menyebarkan fitnah dan ujaran kebencian terhadap Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. Wakil Ketua Umum DPP AMPI, Steven Izaac Risakotta, mengatakan pelaporan […]

  • Oknum Pimpinan Ponpes Cabuli Santri, Berdalih Sakit untuk Legalkan Perbuatan Biadab!

    Oknum Pimpinan Ponpes Cabuli Santri, Berdalih Sakit untuk Legalkan Perbuatan Biadab!

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    SULBAR – Seorang pimpinan pondok pesantren (ponpes) di Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Zulfikar Syam alias ZU (37), terjerat kasus pencabulan terhadap santri pria berusia 16 tahun. Yang membuat geram, pelaku berusaha membenarkan tindakannya dengan alasan mengidap “penyakit” yang tak kunjung sembuh meski sudah berobat hingga ke Madinah, Arab Saudi. “Ini bukan karena pengaruh masa […]

  • Bali Fashion Trend 2025! Beyond Beauty, Ketika Mode Menjadi Bahasa Global dari Pulau Dewata

    Bali Fashion Trend 2025! Beyond Beauty, Ketika Mode Menjadi Bahasa Global dari Pulau Dewata

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    Ubud, Bali — Bali kembali mengukuhkan dirinya sebagai panggung kreatif kelas dunia melalui gelaran Bali Fashion Trend 2025 (BFT 2025), sebuah perayaan mode berskala internasional yang menghadirkan pertemuan antara estetika, budaya, keberlanjutan, dan kolaborasi strategis lintas sektor. Diselenggarakan oleh Indonesian Fashion Chamber (IFC) Denpasar Chapter bekerja sama dengan Onyx Park Resort, ajang ini berlangsung pada […]

  • Imigrasi Ngurah Rai Buka 1.000 Layanan di Mall Lewat Program Eazy Passport dan Eazy Stay Permit

    Imigrasi Ngurah Rai Buka 1.000 Layanan di Mall Lewat Program Eazy Passport dan Eazy Stay Permit

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    BADUNG — Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai kembali menghadirkan inovasi layanan publik dengan menggelar Eazy Passport dan Eazy Stay Permit di Discovery Mall Bali pada 6–7 Desember 2025. Program layanan akhir pekan ini menyediakan 1.000 kuota layanan, terdiri dari 500 permohonan paspor dan 500 layanan perpanjangan izin tinggal, 7 Desember 2025. Kepala […]

  • Prabowo Buka Ruang Reformasi Polri, Abraham Samad: Tak Ada yang Mustahil Termasuk Opsi di Bawah Kementerian

    Prabowo Buka Ruang Reformasi Polri, Abraham Samad: Tak Ada yang Mustahil Termasuk Opsi di Bawah Kementerian

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 7Komentar

    Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto disebut menunjukkan sikap terbuka terhadap berbagai masukan publik terkait reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), termasuk kemungkinan penataan ulang struktur kelembagaannya. Sikap tersebut terungkap dalam pertemuan Presiden dengan sejumlah tokoh nasional, sebagaimana disampaikan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad. Abraham Samad mengungkapkan bahwa dalam forum tersebut […]

  • Limbad Dikira Syaiton oleh Petugas Imigrasi Arab Saudi, Ternyata Cuma Terlalu Estetik

    Limbad Dikira Syaiton oleh Petugas Imigrasi Arab Saudi, Ternyata Cuma Terlalu Estetik

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    JEDDAH – Momen umrah Master Limbad baru-baru ini nyaris berubah menjadi drama lintas budaya. Sosok pesulap eksentrik asal Indonesia itu sempat ditahan oleh petugas imigrasi di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi, karena dianggap mencurigakan. Alasannya? Penampilannya dianggap terlalu menyeramkan. Setibanya di bandara, aura misterius Limbad yang dikenal dengan gaya wajah datar, rambut panjang […]

expand_less