Breaking News
light_mode

Indonesia di Persimpangan Davos: Menjadi Pemain Utama atau Sekadar Pion Catur Perdamaian?

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pembentukan Dewan Perdamaian Dunia (World Peace Council – WPC) di Davos baru-baru ini telah memicu diskusi luas mengenai arsitektur keamanan global dan pengaruhnya terhadap kedaulatan negara-negara berkembang seperti Indonesia. Perdebatan terkait hal itu tidak hanya terjadi di dalam negeri, tapi juga di tataran aktivis dan intelektual dunia. Artikel ini akan menganalisis dinamika tersebut melalui kacamata pemikiran etika-filosofis dan dampaknya secara geopolitik.

Perjanjian yang menandai terbentuknya WPC yang diprakarsai Amerika Serikat dan turut ditandatangai oleh Indonesia, Maroko, dan Qatar di acara World Economic Forum (WEF), Davos, Swiss, itu membawa harapan sekaligus skeptisisme. Di satu sisi, inisiatif ini mencerminkan etika Kosmopolitanisme yang diusung oleh Immanuel Kant (1724-1804). Dalam karyanya Perpetual Peace, Kant berargumen bahwa perdamaian abadi hanya dapat dicapai melalui federasi negara-negara merdeka yang tunduk pada hukum internasional yang universal.

Dari persepektif para Kantian, pembentukan badan ini dianggap sebagai langkah menuju “pemerintahan global” yang mampu memitigasi konflik sebelum meletus menjadi perang terbuka. Adanya lembaga khusus yang fokus pada usaha-usaha menjaga perdamaian dan keharmonisan hidup antara bangsa di bumi, yang hanya satu-satunya ini, dipandang sebagai cara yang benar dan memiliki basis argumentasi etis yang kuat.

Namun di lain sisi, kritik muncul melalui pendekatan Realisme Politik dan etika Utilitarianisme-nya John Stuart Mill (1806-1873) yang menekankan bahwa kebijakan harus menghasilkan kebahagiaan sebesar-besarnya bagi sebanyak-banyaknya orang. Ketakutan yang muncul dengan adanya WPC ini antara lain bahwa dewan itu hanya akan menjadi instrumen kekuatan negara-negara besar untuk memaksakan kehendak mereka atas nama “perdamaian”, yang pada akhirnya merugikan negara-negara kecil. Jika dewan tersebut hanya melayani kepentingan segelintir elit di Davos, maka menurut para penganut utilitarianisme nilai kegunaannya (utility) bagi kemanusiaan dalam skala luas akan gugur secara etis.

Bagi Indonesia, keberadaan dewan ini ibarat pisau bermata dua. Secara positif, Indonesia dapat memperkuat posisinya sebagai “fasilitator terpercaya” dalam diplomasi internasional, sesuai dengan amanat konstitusi untuk ikut serta melaksanakan ketertiban dunia. Namun, tantangan besarnya adalah risiko intervensi terhadap kedaulatan negara, baik langsung maupun tidak langsung.

Jika Dewan Perdamaian Dunia ini mengadopsi standar moral ala Barat, Indonesia mungkin akan menghadapi tekanan terkait pengelolaan sumber daya alam atau isu internal lainnya yang dibungkus dengan narasi perdamaian global. Di sini, pemikiran filsuf Inggris Thomas Hobbes (1588-1679) mengenai kedaulatan menjadi relevan: bahwa tanpa kedaulatan absolut, sebuah negara berpotensi jatuh ke dalam kekacauan.

Pada konteks tersebut terakhir ini, kekuatiran kalangan Hobbesian di dalam negeri menemukan kekuatan argumentasinya. Oleh karena itu, Indonesia harus memastikan bahwa partisipasinya dalam dewan itu tidak menggerus independensi patron politik bebas aktif-nya dan hanya duduk sebagai pion di papan catur perdamaian dunia.

Tokoh pers Indonesia, Wilson Lalengke, memberikan catatan kritis terhadap fenomena ini. Ia menegaskan bahwa agar badan baru itu mencapai keputusan yang adil dan benar-benar netral, diperlukan reposisi yang rasional dalam strukturnya. Alumni Fakultas Filsafat Universitas Utrecht, Belanda, itu berpendapat bahwa badan perdamaian ini perlu melibatkan lebih banyak organisasi non-pemerintah (LSM/NGO) yang berfokus murni pada isu kemanusiaan.

Menurutnya, perdamaian tidak boleh disandera oleh kepentingan politik praktis atau agenda tersembunyi negara tertentu. Juga tidak didominasi oleh aliran pemikiran atau mazhab tertentu yang eksklusif, dan tidak terperangkap oleh kepentingan primordial kelompok atau bangsa tertentu.

“Perdamaian dunia tidak boleh disandera oleh kepentingan politik atau golongan. Diperlukan kehadiran pihak-pihak yang tidak memiliki kepentingan selain keselamatan manusia,” tulis Wilson Lalengke dalam pesannya kepada jaringan media di tanah air dan internasional, Selasa, 27 Januari 2026.

Petisioner Komite Keempat Perserikatan Bangsa-Bangsa 2025 itu menekankan bahwa profesionalisme dalam lembaga internasional harus didasarkan pada kemampuan berlogika yang mumpuni dan pemahaman filosofi yang kuat. “Kebenaran yang tidak terorganisir akan dikalahkan oleh kebatilan yang terorganisir,” jelasnya mengutip ungkapan filosofis yang sudah umum di tengah masyarakat.

Untuk itu, Wilson Lalengke mendesak agar World Peace Council ini tidak menjadi “klub para elit” negara-negara kuat, melainkan menjadi wadah inklusif bagi suara masyarakat sipil global yang tidak memiliki kepentingan selain kemanusiaan itu sendiri. “Perdamaian bukan milik politisi dan atau militer, jangan sandera kemanusiaan demi ego kekuasaan!” tegas tokoh HAM internasional itu menutup pesannya. (TIM/Red)

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (3)

  • Darnell

    Wild women naked videosTeen drivers and driving experienceMen fucked by
    strap-onCanadian porn law accessingFree play at
    home sex gamesHighest breast cancer settlementLil baby pornstar galleriesDads fucking dads xnxx Females giving oral
    sex to malesInaba pantyhose megaroticFree adult windel picturesPeeing while masterbatingBlonde busty hotNude jugglingCasa sex xnxxmega.com Sexy teens hidden cameraLive asian male web camsNude pictures of elizibeth hurleyHouston escorts
    ellieAsian phyisical educationCrying painful fuckRetube
    xxx cu virgine xnxx Vanity gangbangMichelle obama nude look-alikeStrip clubs
    wilmington ncSwingers west lothianCroton teen theatre boardAss fucked cartoon bitchesStoney creek teen diesChat for naked boredDull pain in vaginaTwighlight chick naked petaEscort huntington wvScientific facts about same sex marriageAsian erotic massage etobicokeAmatuer pussy cumshotsEbony paris escort

    My web site – homepage

    Balas29 September 2026 6:48 PM
  • Michell

    References:

    777 casino login Spielhalle online

    Balas15 Juni 2026 9:39 PM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Simak dari Awal Sidang Kasus Jro Kepisah Yakin Majelis Hakim Adil, Turah Oka Bisa Bebas

    Simak dari Awal Sidang Kasus Jro Kepisah Yakin Majelis Hakim Adil, Turah Oka Bisa Bebas

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    DENPASAR – Sidang lanjutan perkara dugaan pemalsuan silsilah yang menjerat Anak Agung Ngurah Oka alias Jero Kepisah kembali digelar di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (19/8/2025). Dalam agenda duplik, kuasa hukum terdakwa menegaskan bahwa semua fakta persidangan telah menunjukkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) hanya berdiri di atas asumsi, bukan fakta hukum. Kuasa hukum terdakwa, I […]

  • Prabowo Buka Ruang Reformasi Polri, Abraham Samad: Tak Ada yang Mustahil Termasuk Opsi di Bawah Kementerian

    Prabowo Buka Ruang Reformasi Polri, Abraham Samad: Tak Ada yang Mustahil Termasuk Opsi di Bawah Kementerian

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 677Komentar

    Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto disebut menunjukkan sikap terbuka terhadap berbagai masukan publik terkait reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), termasuk kemungkinan penataan ulang struktur kelembagaannya. Sikap tersebut terungkap dalam pertemuan Presiden dengan sejumlah tokoh nasional, sebagaimana disampaikan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad. Abraham Samad mengungkapkan bahwa dalam forum tersebut […]

  • Jurusan Desain dan Produksi Busana SMK Negeri 3 Denpasar Menjanjikan untuk Dunia Usaha dan Dunia Kerja

    Jurusan Desain dan Produksi Busana SMK Negeri 3 Denpasar Menjanjikan untuk Dunia Usaha dan Dunia Kerja

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Budi Susilawarsa
    • 5Komentar

    Denpasar – SMK Negeri 3 Denpasar saat ini memiliki empat jurusan, yaitu Perhotelan, Kuliner, Kecantikan Kulit dan Rambut, serta Desain dan Produksi Busana. Memang, saat ini jurusan yang paling banyak diminati adalah Perhotelan dan Kuliner. Namun, bukan berarti jurusan Kecantikan Kulit dan Rambut serta Desain dan Produksi Busana tidak memiliki peminat. “Keempat jurusan yang dimiliki […]

  • Ilmuwan Korea Temukan Cara Mengubah Sel Kanker Menjadi Sehat, Harapan Baru Bebas Kemoterapi

    Ilmuwan Korea Temukan Cara Mengubah Sel Kanker Menjadi Sehat, Harapan Baru Bebas Kemoterapi

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 18Komentar

    SEOUL – Dunia medis dikejutkan oleh terobosan penelitian dari Korea Selatan yang berhasil mengubah sel kanker menjadi sel sehat, membuka peluang masa depan tanpa kemoterapi dan radiasi. Penemuan ini memanfaatkan teknologi pengeditan gen tingkat lanjut untuk “mereset” sel kanker kembali ke kondisi normal. Dalam studi yang dilakukan oleh tim ilmuwan dari Korea Advanced Institute of […]

  • Kuasa Hukum PT SUP dan PT MEI Kejaksaan Wajib Eksekusi Vonis 3,5 Tahun Budiman Tiang dan kepemilikan The Umalas Signature Tak Berdasar Hukum

    Kuasa Hukum PT SUP dan PT MEI Kejaksaan Wajib Eksekusi Vonis 3,5 Tahun Budiman Tiang dan kepemilikan The Umalas Signature Tak Berdasar Hukum

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 222Komentar

    DENPASAR – Sengketa hukum terkait kepemilikan dan penguasaan proyek The Umalas Signature (TUS) kembali mencuat setelah Mahkamah Agung menguatkan putusan Pengadilan Tinggi Denpasar yang menyatakan Budiman Tiang bersalah dalam perkara penggelapan. Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 972 K/Pid/2026 tertanggal 10 Mei 2026, Budiman Tiang dijatuhi hukuman penjara selama 3 tahun 6 bulan, menguatkan putusan Pengadilan […]

  • 15 Laporan! Chief Security Bertopeng Wartawan, Polda Belum Ambil Tindakan Tegas Play Button

    15 Laporan! Chief Security Bertopeng Wartawan, Polda Belum Ambil Tindakan Tegas

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 21Komentar

    DENPASAR – Kelakuan oknum chief Security di The Cakra Hotel (info Markom Hotel) yang kini merangkap sebagai wartawan terbongkar, kini banyak masyarakat yang mengadukan kelakuannya di Polda Bali. Dari dugaan pelaporan pemerasan, perlakuan kasar, ancaman diviralkan dan lain sebagainya untuk sejumlah uang. Masyarakat berani bertindak karena diduga oknum bekingan aparatnya telah dilucuti di Internal Polri, […]

expand_less