Breaking News
light_mode

TPST Gagal! Wakil Rakyat Bungkam, Somya Putra Sebut Adanya Potensi Konspirasi Rugikan Publik

  • account_circle Ray
  • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Gembar – gembor penyelesaian sampah TPA Suwung Kangin dengan cara membangun tiga Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Denpasar, Bali, meliputi TPST Kertalangu di Denpasar Timur, TPST Padang Sambian di Denpasar Barat, dan TPST Tahura Ngurah Rai di Denpasar akhirnya gagal total.

Sepi tak terdengar suara wakil rakyat di DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) yang memiliki fungsi sebagai pengawas pemerintahan daerah, menyuarakan mengapa terjadi kegagalan dan bagaimana bisa gagal.

Pembangunan TPST yang dikerjakan sejak 15 Juni 2022 selama 165 hari kalender oleh kontraktor PT Adhi Karya (Persero) dengan nilai kontrak Rp 101 miliar uang rakyat ini bagaimana nasibnya.

Adapun TPST Kertalangu diproyeksikan dapat mengolah sampah 450 ton/hari, TPST Tahura Ngurah Rai 450 ton/hari, dan TPST Padang Sambian 120 ton/hari, yang keberadaannya diharapkan tidak hanya mengurangi kuantitas sampah dari sumbernya. Tetapi juga memberikan pembelajaran kepada masyarakat dalam pengelolaan sampah serta penyerapan tenaga kerja yang berdasarkan konsep Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali) dan Recycle (daur ulang).

Menanyakan hal ini kepada pengamat hukum sosial I Made Somya Putra SH, MH., yang memiliki pandangan harus dilakukan audit keuangan dan audit aturan yang ada.

“Apa yang diperjanjikan oleh hadirnya TPST ini dan bila gagal apa konsekuensinya? tentu ini pasti memiliki kesepakatan tanggung jawab hukum, ” Ungkap Somya, Jumat 26/12/2025.

Somya Putra juga menekankan sesuatu yang tidak transparan ada potensi peluang pengaburan pertanggungjawaban keuangan dan hukumnya. Konsekuensinya uang tersebut dikembalikan sepenuhnya atau hilang hangus begitu saja.

“Publik perlu tahu, ” Ujarnya.

Situasi yang dapat terjadi adalah pertanggungjawaban secara situasi pidana atau situasi perdata, Karena itu hampir 90% terjadi kegagalan beroperasi. Ia juga mencurigai adanya dugaan grand design proyek.

“TPST itu tidak beroperasi tetapi yang penting uang untuk proyek keluar, belum lagi semua pihak sepertinya diam. Tentu disana ada potensi pengkondisian konspirasi hukum, belum lagi kesepakatannya tidak jelas dan transparan, ” Tekan Somya di Kantornya.

Kegagalan itu tidak juga dipublikasikan kepada masyarakat yang secara tidak langsung dana pembangunan tersebut adalah berasal dari pajak rakyat.

“Dengan tidak terpublikasikannya kondisi itu tentu itu memiliki potensi ada oknum yang melindungi dalam upaya mempertanggungjawabkan secara hukum kondisi mangkraknya operasional TPST tersebut, ” Pungkasnya.

Bila kondisi itu tidak ada audit dan dibiarkan begitu saja menguap, dicurigai memiliki potensi dugaan celah adanya konspirasi yang bisa saja merugikan publik.

“Penegak hukum harusnya tidak boleh diam, ” Ungkapnya.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (9)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemasan 1 Liter Hanya Himbauan, Jangan Jadikan Rakyat Bali Korban Kegagalan TPST 400 Miliar Rupiah

    Kemasan 1 Liter Hanya Himbauan, Jangan Jadikan Rakyat Bali Korban Kegagalan TPST 400 Miliar Rupiah

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Polemik Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 9 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah terus menuai kecaman. Aturan yang melarang produksi dan penjualan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) berukuran di bawah satu liter itu dinilai tidak bijak dan tidak relevan dengan kebutuhan masyarakat luas. Alih-alih menyelesaikan persoalan sampah, kebijakan ini justru menekan […]

  • “Burung Bau Neraka” dari Zaman Purba, Hoatzin! Fosil Hidup yang Mengguncang Logika Evolusi

    “Burung Bau Neraka” dari Zaman Purba, Hoatzin! Fosil Hidup yang Mengguncang Logika Evolusi

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Di tengah lebatnya hutan hujan Amazon, hidup seekor burung yang bukan sekadar aneh, tetapi menampar keras pemahaman manusia tentang evolusi modern. Namanya Hoatzin (Opisthocomus hoazin), makhluk bersayap yang dijuluki ilmuwan dan peneliti sebagai “burung bau neraka”—bukan tanpa alasan. Hoatzin bukan burung biasa. Tubuhnya menguarkan bau busuk menyengat seperti kotoran sapi, aroma menjijikkan yang […]

  • Misteri Kawuk Nusakambangan, Mitos Penjaga Raksasa yang Menakutkan Para Tahanan

    Misteri Kawuk Nusakambangan, Mitos Penjaga Raksasa yang Menakutkan Para Tahanan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 11Komentar

    NUSAKAMBANGAN — Di balik ketatnya pengamanan Pulau Nusakambangan, beredar sebuah mitos yang telah lama hidup di tengah masyarakat dan para mantan narapidana. Mitos itu menyebutkan keberadaan Kawuk, makhluk raksasa yang digambarkan sebagai kerabat komodo dan biawak, tetapi berukuran jauh lebih besar dari keduanya. Asal-usul nama Kawuk sendiri masih belum jelas, namun cerita tentang keberadaannya sangat […]

  • Handara Resort Tegaskan Patuh Regulasi, Segel Lokasi Dinilai Prematur

    Handara Resort Tegaskan Patuh Regulasi, Segel Lokasi Dinilai Prematur

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    SINGARAJA – Kawasan Handara Golf & Resort Bali, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng, yang saat ini mendapat sorotan dari Panitia Khusus (PANSUS) Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali membuat kebingungan legal hukum pihak Handara Golf & Resort Bali. Ini lantaran pihak PANSUS TRAP bersama gabungan Satpol PP Kabupaten Buleleng dan Provinsi Bali […]

  • FKPEN Bali Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian, Tolak Isu SARA di Pulau Dewata

    FKPEN Bali Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian, Tolak Isu SARA di Pulau Dewata

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Ray
    • 6Komentar

    DENPASAR | Forum Komunikasi Paguyuban Etnis Nusantara (FKPEN) Provinsi Bali mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kedamaian dan tidak terprovokasi isu SARA menyusul kericuhan saat unjuk rasa di kawasan Renon, Denpasar, Sabtu, 30 Agustus 2025. Ketua FKPEN Bali, A.A. Bagus Ngurah Agung, menegaskan bahwa penyampaian pendapat adalah hak setiap warga negara, namun harus dilakukan sesuai ketentuan […]

  • Laboratorium Narkoba Tersembunyi Milik WNA Rusia Terbongkar di Gianyar, Dua Orang Ditangkap

    Laboratorium Narkoba Tersembunyi Milik WNA Rusia Terbongkar di Gianyar, Dua Orang Ditangkap

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    BADUNG – Operasi gabungan yang melibatkan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Bea Cukai berhasil membongkar sebuah clandestine laboratory atau laboratorium rahasia pembuatan narkotika di wilayah Gianyar, Bali. Dalam operasi senyap yang berlangsung sejak Kamis malam (5/3/2026) hingga Jumat dini hari, petugas mengamankan dua warga negara asing (WNA) […]

expand_less