Breaking News
light_mode

Buzzer Menyala, Sampah Menggunung! Bali Ribut, Rakyat Bingung

  • account_circle Ray
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Buzzer – buzzer mulai menyala, ada yang mulai menyalahkan masyarakat yang tidak tertib, ada yang mulai menyalahkan Forum Swakelola Sampah dan lainnya, tentu kondisi ini membuat masyarakat bingung.

Gubernur Bali Wayan Koster yang dikutip dari media online Kompas menyebutkan bahwa tidak bisa Forum Swakelola Sampah Bali mengatur negara, negara punya kebijakan ikuti aturan negara, jawaban ini mengcounter pernyataan FSSB yang membandingkan TPST Bantar Gebang, Bekasi yang sampahnya juga sudah menggunung namun masih dapat beroperasi seperti biasa.

“Bantar Gebang beda dengan Bali kapasitasnya beda, kita di Bali wilayahnya kecil kalau bisa dikelola lebih bagus di desa masing-masing. Kita sudah sepakat dengan Bupati se-Bali,” sebutnya dengan mengutip pernyataan Koster di Media online, Selasa (23//12/2025).

Ketua Forum Swakelola Sampah Bali, I Wayan Suarta juga dikatakan menginginkan agar TPA Suwung agar tetap dibuka secara permanen, yang tentu demo tersebut telah dijawab Koster dengan ngapain demo kan sudah diperpanjang sampai 28 Februari 2026.

Belum lagi fakta yang dibeberkan Ketua Forum Swakelola Sampah Bali bahwa harus ada solusi dulu baru ditutup, seperti beroperasinya dulu Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) yang konon memakan waktu 2 tahun.

Kegiatan yang mengajak sekitar 700 orang peserta, dengan 100 motor dan truk sampah sejumlah 290 unit. Tentu yang menjadi daya tarik adalah bunyi – bunyi dari spanduknya, Jangan Korbankan Rakyat dan Pariwisata Bali atas nama kebijakan atau Solusi dulu, Baru tutup !!.

Bunyi UU No 18 Tahu 2008 Bab III Pasal 5 : Pemerintah dan Pemerintah daerah bertugas menjamin terselenggaranya pengelolaan sampah yang baik dan berwawasan lingkungan sesuai dengan tujuan sebagaimana dimaksud dalam UU ini”.

“Kita murni berjuang untuk aspirasi masyarakat luas di Bali. Kalau tidak ada solusi maka akan ada dampak pada lingkungan sekitar seperti buang sampah sembarangan dan pembakaran dan menimbulkan polusi”

“Selama ini, kita diberikan janji yang tidak jelas dan selalu diabaikan, bayangkan kami bermalam-malam di TPA Suwung antre dan jalan rusak, ” Ujar mereka.

Kadis DKLH Dr. Drs. I Made Rentin, Ap. M.Si., menyampaikan bahwa Forum ini sudah pernah diterima pada tanggal 17 Desember 2025 dan surat menteri lingkungan hidup diberikan tenggang sampai dengan 26 Februari 2026 dengan catatan masih banyak yang belum dioptimalkan.

“Ada gerakan dari pemerintah pusat dengan membangun pembakit listrik tenaga sampah, kami sudah siapkan lahan juga, ” Sebutnya.

Tentang perbaikan jalan dirinya menyebutkan akan berkolaborasi dengan pihak ketiga untuk memperbaiki akses jalan.

Rentin juga mengundang rekan-rekan untuk berdialog, dirinya menerima tanggal 29 Desember 2025 pukul 14.00 Wita di Kantor DKLH Prov. Bali dan melibatkan unsur terkait.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (3)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LBH Ansor Bali Nilai Unsur Melawan Hukum Tak Terpenuhi dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

    LBH Ansor Bali Nilai Unsur Melawan Hukum Tak Terpenuhi dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Ray
    • 5Komentar

    DENPASAR — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Bali memberikan pandangan hukum kritis terhadap penetapan tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi kuota haji yang menyeret nama mantan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut. LBH Ansor Bali menilai terdapat kelemahan mendasar dalam konstruksi hukum perkara tersebut, khususnya pada pemenuhan unsur […]

  • Pemerintah Wajib Paham! Lima Langkah Teknis Bereskan Sampah di Bali

    Pemerintah Wajib Paham! Lima Langkah Teknis Bereskan Sampah di Bali

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    Bali, 3 April 2026 — Persoalan sampah di Bali dinilai tidak akan pernah tuntas jika masih menggunakan pola lama “angkut, buang, lalu menunggu viral”. Pendekatan tersebut dianggap sudah tidak relevan, sehingga diperlukan perubahan sistemik menuju pola “kelola sampah” yang terukur, terpantau, dan berkelanjutan. Pemerhati lingkungan yang dikenal sebagai Masyus menyampaikan, ada lima langkah teknis utama […]

  • UTBK Mandiri Unud 2025 Diikuti 2.172 Peserta, Turun dari Tahun Lalu

    UTBK Mandiri Unud 2025 Diikuti 2.172 Peserta, Turun dari Tahun Lalu

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    Jimbaran, 12 Juli 2025 — Universitas Udayana (Unud) kembali menggelar Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Mandiri untuk Program Diploma dan Sarjana Tahun 2025. Ujian ini berlangsung selama dua hari, pada 11 dan 12 Juli 2025, yang dibagi ke dalam dua sesi setiap harinya dan diikuti sebanyak 2.172 peserta. Jumlah ini mengalami penurunan dibandingkan tahun […]

  • Serbuan Lalat Kembali Bayangi Kintamani, Citra Destinasi Wisata Ikonik Bali Terancam

    Serbuan Lalat Kembali Bayangi Kintamani, Citra Destinasi Wisata Ikonik Bali Terancam

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Bangli — Keindahan Kintamani yang selama ini menjadi salah satu ikon pariwisata Bali kembali tersorot publik. Namun kali ini bukan karena panorama Gunung dan Danau Batur, melainkan akibat gangguan lalat yang kembali viral di media sosial dan dikeluhkan wisatawan, terutama di kawasan kuliner dan titik singgah wisata. Keluhan datang dari wisatawan domestik maupun mancanegara yang […]

  • China Kembangkan “Padi Air Laut”, Terobosan yang Bisa Memberi Makan 200 Juta Orang Tambahan

    China Kembangkan “Padi Air Laut”, Terobosan yang Bisa Memberi Makan 200 Juta Orang Tambahan

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 14Komentar

    DENPASAR – China kembali mencatat terobosan besar di sektor pangan. Para peneliti negara itu berhasil merekayasa “seawater rice” atau padi air laut, varietas padi tahan garam yang dapat tumbuh subur di lahan dengan kadar salinitas tinggi—kondisi yang biasanya membuat padi konvensional mati. Inovasi ini digadang-gadang mampu memberi makan hingga 200 juta orang tambahan pada akhir […]

  • Wajib Tunda Penyidikan! Pemkab Buleleng Tempuh Jalur Perdata, Tirtawan Sebut Ne bis in idem

    Wajib Tunda Penyidikan! Pemkab Buleleng Tempuh Jalur Perdata, Tirtawan Sebut Ne bis in idem

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    BULELENG – Polemik sengketa lahan di Banjar Dinas Batu Ampar, Desa Pejarakan, Gerokgak, Buleleng terus bergulir sampai ke meja hijau. Pemkab Buleleng melakukan langka strategis yakni melayangkan gugatan perdata kepada PT Coral Park dan sejumlah warga (Rahnawi dkk) ke Pengadilan Negeri (PN) Singaraja dengan register nomor 495/Pdt.G/2026/PN.Sgr, pada Selasa, 9 Juni 2026. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) […]

expand_less