Petugas Kebersihan Terbaik Masjidil Haram Tolak Hadiah Uang, Memilih Kesempatan Ibadah di Hijir Ismail
- account_circle Admin
- calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DENPASAR – Seorang pria asal Pakistan yang terpilih sebagai petugas kebersihan terbaik di Masjidil Haram bulan ini menolak hadiah uang dan justru meminta kesempatan langka untuk beribadah di dalam Hijir Ismail. Momen mengharukan tersebut viral setelah diunggah oleh akun X kaykhusraw, memperlihatkan sang petugas tengah duduk khusyuk sendirian di area suci tersebut dengan penjagaan ketat di pintu masuk.
Pria tersebut diketahui merupakan bagian dari tim kebersihan Masjidil Haram dan dinobatkan sebagai petugas terbaik oleh Khalid Rahman Shafirin, pimpinan pengawas kebersihan. Pemilihan petugas terbaik ini rutin digelar setiap bulan, dengan hadiah berupa uang antara 3.000 hingga 5.000 dolar.
Namun berbeda dari biasanya, pria asal Pakistan itu membuat permintaan yang tidak biasa—ia menolak hadiah uang dan memilih menukarnya dengan kesempatan berdoa di dalam Hijir Ismail, sebuah area setengah lingkaran di samping Ka’bah yang diyakini sebagai bagian dari struktur asli Ka’bah.
Permintaan sederhana namun sarat makna itu dikabulkan oleh Khalid Rahman Shafirin. Sang petugas kemudian diberikan akses khusus untuk beribadah di dalam Hijir Ismail, sebuah kehormatan besar yang jarang diberikan kepada jamaah mana pun.
Beribadah di dalam Hijir Ismail dianggap sangat mulia. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Daud, Aisyah r.a. pernah menyampaikan keinginannya untuk salat di dalam Ka’bah. Rasulullah SAW kemudian bersabda bahwa salat di Hijir Ismail memiliki kedudukan yang sama seperti salat di dalam Ka’bah karena area itu termasuk bagian dari struktur Ka’bah.
Tindakan sang petugas kebersihan yang memilih kesempatan spiritual dibandingkan hadiah uang kini menuai pujian luas di media sosial, menjadi pengingat bahwa keikhlasan dan kecintaan pada ibadah dapat melampaui nilai materi. (Tim)

Saat ini belum ada komentar