Breaking News
light_mode

Dugaan Penyelewengan Bantuan di Kamp Tindouf Mencuat, Persisma Desak Pengungsi Sahrawi Dipulangkan

  • account_circle Admin
  • calendar_month 15 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kasus Infravest dan dugaan masalah pengelolaan bantuan memicu tuntutan audit independen serta pengawasan lebih ketat terhadap bantuan bagi pengungsi Sahrawi.

GENEVA – Dugaan penyelewengan bantuan kemanusiaan dan persoalan pengelolaan dana di Kamp Tindouf, Aljazair, kembali menjadi sorotan. Persaudaraan Indonesia Sahara Maroko (Persisma) mendesak komunitas internasional memperkuat pengawasan bantuan sekaligus mendorong penyelesaian permanen terhadap persoalan pengungsi Sahrawi di kawasan tersebut.

Sorotan itu muncul setelah sejumlah laporan mengenai pengelolaan bantuan dan aktivitas ekonomi di Kamp Tindouf. Salah satu kasus yang mencuat adalah runtuhnya perusahaan Infravest for Contracting and Investment yang disebut beroperasi di kawasan kamp sejak 2022.

Sejumlah laporan menyebut perusahaan tersebut berada di bawah kepemimpinan Sallamou Abba Ali dan menghimpun dana dari warga, pedagang serta koperasi lokal. Setelah perusahaan mengalami kolaps pada September 2026, muncul tuntutan pengembalian dana dari sejumlah pihak yang mengaku mengalami kerugian.

Nilai kerugian yang diberitakan mencapai sekitar 886 juta dinar Aljazair atau sekitar 6,6 juta dolar AS. Sejumlah laporan juga menuding aktivitas perusahaan tersebut menyerupai skema Ponzi. Namun, angka kerugian, mekanisme penghimpunan dana, serta dugaan tindak pidana dalam kasus tersebut masih memerlukan verifikasi dan penyelidikan oleh otoritas yang berwenang.

Persoalan lain yang turut dipersoalkan adalah pengelolaan program bantuan kemanusiaan dan medis yang berkaitan dengan perwakilan Front Polisario di Italia. Fatima Mahfoud memang tercatat sebagai perwakilan Front Polisario di Italia dan terlibat dalam sejumlah program solidaritas untuk masyarakat Sahrawi. Namun, tudingan mengenai penyalahgunaan dana yang diarahkan kepadanya masih berupa klaim dan membutuhkan pemeriksaan dokumen serta audit independen.

Di tengah munculnya berbagai tudingan tersebut, Presiden Persaudaraan Indonesia Sahara Maroko (Persisma), Wilson Lalengke, meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan komunitas internasional tidak hanya berfokus pada distribusi bantuan, tetapi juga memastikan adanya mekanisme pengawasan yang transparan.

“Saya sangat sedih dan prihatin mengetahui bahwa kehidupan saudara-saudara kita para pengungsi di Kamp Tindouf akan semakin bahaya, terancam, dan sangat rentan akibat keserakahan oknum-oknum tak bertanggung jawab. Bantuan kemanusiaan yang menjadi sandaran hidup rakyat justru ditilap dan dijadikan ajang memperkaya diri oleh pimpinan milisi Polisario,” kata Wilson Lalengke dari Jakarta, Sabtu, 26 September 2026.

Wilson menilai persoalan tersebut menunjukkan pentingnya evaluasi terhadap mekanisme penyaluran dan pengawasan bantuan internasional yang diperuntukkan bagi masyarakat Sahrawi.

“Dunia internasional tidak boleh lagi berdiam diri atau sekadar menyalurkan bantuan yang ujung-ujungnya dirampok. Saya kembali mendesak dunia untuk segera mengakhiri keberadaan Kamp Tindouf! Pulangkan seluruh warga pengungsi Sahrawi ke tanah air mereka yang aman, damai, dan sejahtera di wilayah Sahara Maroko,” ujarnya.

Pernyataan tersebut merupakan sikap Persisma dalam memandang penyelesaian persoalan pengungsi Sahrawi. Status dan masa depan Sahara Barat sendiri merupakan persoalan politik internasional yang telah berlangsung panjang, sehingga berbagai klaim mengenai wilayah, pemerintahan, maupun penyelesaian konflik perlu ditempatkan sesuai posisi dan sumber masing-masing.

Persisma juga menyerukan agar PBB, Uni Eropa, serta negara-negara donor melakukan pemeriksaan independen terhadap tata kelola bantuan dan memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang menjadi sasaran.

Desakan tersebut mencakup verifikasi data penerima bantuan, audit terhadap mekanisme distribusi, serta penguatan sistem akuntabilitas. Dengan mekanisme pengawasan yang lebih ketat, bantuan kemanusiaan diharapkan tidak rentan terhadap penyalahgunaan dan tetap berorientasi pada kebutuhan masyarakat pengungsi.

Kasus Infravest juga menambah sorotan terhadap perlunya transparansi aktivitas ekonomi di Kamp Tindouf. Sejumlah laporan menyebut warga, pedagang dan koperasi yang merasa dirugikan menuntut dana mereka dikembalikan. Kendati demikian, pihak-pihak yang disebut dalam berbagai laporan tersebut tetap memiliki hak untuk memberikan klarifikasi dan proses hukum harus didasarkan pada bukti yang dapat diverifikasi.

Bagi Wilson, penyelesaian persoalan pengungsi tidak cukup dilakukan dengan mempertahankan pola bantuan dalam jangka panjang. Ia mendorong komunitas internasional mencari solusi yang menurut Persisma dapat memberikan kepastian keselamatan, kehidupan layak, serta masa depan bagi masyarakat Sahrawi.

“Kita harus mengembalikan persoalan kemanusiaan kepada kepentingan manusia. Hak, keselamatan, dan martabat warga pengungsi harus menjadi prioritas utama,” tegas Wilson.

Sementara itu, sejumlah laporan mengenai dugaan penyelewengan tersebut masih membutuhkan pendalaman lebih lanjut. Audit independen dan penyelidikan oleh lembaga yang berwenang diperlukan untuk memastikan kebenaran tuduhan, besaran kerugian, serta ada atau tidaknya keterlibatan pihak-pihak tertentu dalam dugaan penyalahgunaan dana maupun aktivitas investasi di Kamp Tindouf.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aneh! Divonis 4,5 Tahun, Tom Lembong Tak Terima Uang Korupsi

    Aneh! Divonis 4,5 Tahun, Tom Lembong Tak Terima Uang Korupsi

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 12Komentar

    Jakarta – Mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dijatuhi vonis 4 tahun 6 bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat, 18 Juli 2025, dalam kasus impor gula periode 2015–2016. Vonis ini menuai sorotan karena majelis hakim tidak menemukan adanya niat jahat (mens rea) maupun keuntungan pribadi yang diperoleh Tom dari kebijakan […]

  • HUT Ke-21 Semeton Agung Jero Kuta, Momentum Perkuat Persatuan dan Warisan Nilai Leluhur

    HUT Ke-21 Semeton Agung Jero Kuta, Momentum Perkuat Persatuan dan Warisan Nilai Leluhur

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Budi Susilawarsa
    • 1Komentar

    DENPASAR – Semangat kebersamaan dan nilai kekeluargaan mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Paiketan Semeton Agung Jero Kuta (SAJK) yang digelar pada Rabu, 25 Maret 2026 di Jero Gede Lanang Pededekan Belong, Denpasar. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat persatuan pasemetonan di tengah dinamika zaman yang kian kompleks. Perayaan tersebut dihadiri sejumlah penglingsir, […]

  • Halal Bihalal IOF Jakarta Dikemas Seru Lewat “Tents and Trails 2”, Perkuat Silaturahmi di Alam Terbuka

    Halal Bihalal IOF Jakarta Dikemas Seru Lewat “Tents and Trails 2”, Perkuat Silaturahmi di Alam Terbuka

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Vaza Fernantha
    • 7Komentar

    BOGOR — Tradisi Halal Bihalal yang lekat dengan suasana Bulan Syawal kembali dimaknai secara berbeda oleh komunitas otomotif. Indonesia Offroad Federation (IOF) Pengda Jakarta menggelar kegiatan bertajuk Tents and Trails 2 (TnT 2) di Tiara Camp Citeko, Sabtu–Minggu (11–12 April 2026), dengan konsep silaturahmi di alam terbuka. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan […]

  • Dinosaurus Raksasa Baru Ditemukan di China, Ubah Batas Gigantisme Prasejarah

    Dinosaurus Raksasa Baru Ditemukan di China, Ubah Batas Gigantisme Prasejarah

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 6Komentar

    DENPASAR -Para ahli paleontologi di China mengumumkan penemuan fosil dinosaurus raksasa di Cekungan Sichuan yang dinilai dapat mengubah pemahaman ilmiah tentang batas maksimal ukuran hewan prasejarah. Temuan ini dianggap sebagai salah satu penemuan paling signifikan dalam kajian dinosaurus raksasa dalam satu dekade terakhir. Fosil tersebut ditemukan oleh tim gabungan dari beberapa institusi riset paleontologi Tiongkok […]

  • Gugat Booking.com Rp260 Miliar, Konsumen Tuntut Penutupan Operasional di Indonesia

    Gugat Booking.com Rp260 Miliar, Konsumen Tuntut Penutupan Operasional di Indonesia

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    DENPASAR – Platform pemesanan global Booking.com digugat secara hukum oleh seorang konsumen asal Jawa Barat karena diduga melakukan pembatalan sepihak atas pemesanan layanan akomodasi. Gugatan dilayangkan oleh Tri Prasetyo Ari Wibowo melalui kuasa hukumnya, Sugiyanto, S.H., ke Pengadilan Negeri Denpasar, dengan nilai tuntutan kompensasi mencapai 22 juta dolar Singapura atau sekitar Rp260 miliar. Tak hanya […]

  • Scan–Lapor–Beres! Propam Polri Luncurkan Layanan Digital Pengaduan Oknum Polisi

    Scan–Lapor–Beres! Propam Polri Luncurkan Layanan Digital Pengaduan Oknum Polisi

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 19Komentar

    JAKARTA — Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri menghadirkan terobosan baru berbasis digital untuk membuka ruang pengaduan publik seluas-luasnya. Melalui fitur “Pengaduan Cepat Propam Polri”, masyarakat kini dapat melaporkan dugaan pelanggaran oknum anggota Polri hanya dengan memindai QR Code, cepat, aman, dan transparan. Inovasi ini merupakan gagasan langsung Kadiv Propam Polri Irjen Pol Abdul Karim, […]

expand_less