Breaking News
light_mode

2.576 Lulusan Monarch Bali Siap Masuk Dunia Kerja, 88 Persen Sudah Terserap

  • account_circle Ngurah Danu
  • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

15th Graduation Ceremony Monarch Bali menegaskan pentingnya perpaduan kompetensi teknis, soft skill, sertifikasi profesi, dan akses penempatan kerja untuk memperkuat daya saing lulusan vokasi.

BADUNG – Monarch Bali kembali melepas ribuan lulusan melalui 15th Graduation Ceremony Monarch Bali yang digelar di The Westin Resort Nusa Dua, Badung, Bali, pada 16–18 September 2026.

Mengusung tema Business Model 2026 “Global Career Strength”, kegiatan tersebut menjadi momentum pelepasan peserta Program Certificate IV selama dua tahun dan Certificate III selama satu tahun dari lima kampus Monarch Bali, yakni Dalung, Gianyar, Candidasa, Singaraja, dan Negara.

Sebanyak 2.576 wisudawan dan wisudawati mengikuti rangkaian graduation ceremony tahun ini. Mereka terdiri dari 831 lulusan Monarch Bali-Dalung, 706 Monarch Bali-Gianyar, 454 Monarch Bali-Candidasa, 452 Monarch Bali-Singaraja, serta 133 Monarch Bali-Negara.

Ketua Yayasan Widhi Sastra Nugraha, I Nengah Yasa Adi Susanto, mengatakan Monarch Bali tidak hanya berorientasi menghasilkan lulusan dengan kemampuan teknis, tetapi juga memastikan mereka memiliki kompetensi yang dibutuhkan untuk memasuki pasar kerja, baik di dalam maupun luar negeri.

“Kami berkomitmen bagaimana siswa atau mahasiswa kami, yang biasa kami sebut Brighters, ketika selesai mengikuti pelatihan memiliki kompetensi yang unggul.

Kompetensi itu sangat dibutuhkan ketika mereka melamar pekerjaan maupun mengikuti program internship, baik di dalam negeri maupun di luar negeri,” ujar I Nengah Yasa Adi Susanto.

Menurutnya, fasilitas praktik menjadi salah satu perhatian utama lembaga pendidikan vokasi tersebut. Standar fasilitas di setiap kampus Monarch Bali disebut dibuat seragam sehingga peserta mendapatkan kesempatan praktik yang memadai sebelum menyelesaikan pendidikan.

“Fasilitas menjadi concern kami di kampus-kampus Monarch Bali. Standarnya sama, baik Monarch Bali Dalung, Gianyar maupun yang lainnya. Mereka memiliki fasilitas untuk praktik sehingga ketika selesai mengikuti pendidikan, mereka sudah memiliki kompetensi,” katanya.

Monarch Bali juga menerapkan konsep 3-in-1, yakni melatih, mensertifikasi, dan menempatkan lulusan. Setelah menyelesaikan proses pembelajaran dan pelatihan, peserta diarahkan mengikuti sertifikasi profesi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi Monarch Bali sebelum masuk ke tahap penempatan kerja.

“Kami menggalakkan program 3-in-1, yaitu melatih, mensertifikasi, kemudian menempatkan. Sertifikasi pasti kami lakukan. Setelah mereka mengikuti perkuliahan dan training, sebelum wisuda kami sertifikasi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi Monarch Bali. Setelah itu kami juga membantu penempatan,” jelasnya.

Untuk penempatan, Monarch Bali menjalin kerja sama dengan berbagai manning agency, perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia, serta mitra industri. Jalur tersebut mencakup kesempatan kerja di sektor darat maupun program bekerja dan belajar di luar negeri.

Yasa menyebut hasil research study terhadap lulusan yang mengikuti wisuda tahun ini menunjukkan 83 persen telah terserap di dunia kerja, sementara 5 persen memilih menjadi wirausahawan.

“Kalau kita berbicara tahun 2026 ini, berdasarkan research study kepada para Brighters yang mengikuti wisuda kali ini, 83 persen sudah terserap di dunia kerja dan 5 persen menjadi wirausahawan. Jadi 88 persen sudah bekerja,” ungkapnya.

Sementara itu, sekitar 12 persen lulusan lainnya disebut masih berada dalam proses menunggu kepastian dari perusahaan yang telah mereka lamar.

“Mereka yang 12 persen ini sebenarnya hanya menunggu panggilan karena sudah melamar, tetapi belum ada kepastian. Jadi secara keseluruhan, 88 persen sudah terserap di dunia kerja,” imbuhnya.

Dari sisi pemerintah, Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan dan Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Bali, Ketut Alit Putri Herlina Saraswati, menilai keberhasilan lulusan vokasi tidak cukup hanya diukur dari kemampuan teknis atau hard skill.

Menurutnya, kemampuan nonteknis atau soft skill menjadi bagian penting karena dunia kerja membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki kedisiplinan, ketahanan mental, dan kemampuan beradaptasi.

“Mereka juga punya skill soft skill, sehingga pada saat berada di dunia kerja mereka mampu bertarung secara mental dan disiplin. Jadi tidak hanya hard skill, tetapi soft skill-nya juga perlu ditingkatkan,” ujar Ketut Alit Putri Herlina Saraswati.

Ia mengatakan tingkat serapan lulusan di atas 70 persen sudah menunjukkan capaian yang baik, meskipun pemerintah dan lembaga vokasi tetap mengharapkan seluruh lulusan dapat memperoleh aktivitas produktif setelah menyelesaikan pelatihan.

“Tidak bisa kita katakan itu sebagai standar, karena kita menginginkan 100 persen terserap. Namun, di atas 70 persen itu sudah sangat baik,” katanya.

Ketut Alit juga menekankan bahwa pendidikan dan pelatihan vokasi tidak semata-mata diarahkan untuk mencetak tenaga kerja yang siap direkrut perusahaan. Lulusan juga diharapkan memiliki kemampuan menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja baru.

“Sasaran dari lembaga-lembaga vokasi tidak hanya mereka siap bersaing di dunia kerja, namun juga mampu menciptakan lapangan kerja yang baru. Karena itu, soft skill dan hard skill penting sekali dalam pelatihan vokasi,” tegasnya.

Sejalan dengan konsep Global Career Strength, Monarch Bali juga menghadirkan Bright Career Expo yang memberikan akses kepada para wisudawan terhadap informasi lowongan dan peluang kerja yang tersedia.

Selain itu, digelar pula Brightpreneur Expo, yang menampilkan berbagai produk dan hasil kreativitas para Brighters selama menjalani pendidikan di kampus.

Rangkaian graduation ceremony pada hari pertama, Rabu, 16 September 2026, diikuti 906 wisudawan dari Monarch Bali Singaraja sebanyak 452 orang dan Monarch Bali Candidasa sebanyak 454 orang.

Hari kedua, Kamis, 17 September 2026, diikuti 839 wisudawan, terdiri dari 706 lulusan Monarch Bali Gianyar dan 133 lulusan Monarch Bali Negara. Sementara rangkaian kegiatan berlanjut pada Jumat, 18 September 2026.

Program Monarch Bali tersebut diarahkan pada penguatan Global Mindset, International Competencies, dan Global Networking, dengan dukungan English Native Speaker, sertifikasi internasional, serta jaringan penempatan global.

Dengan demikian, graduation ceremony tidak hanya menjadi seremoni pelepasan lulusan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi mempertemukan pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri, peluang kewirausahaan, serta akses karier internasional.

“Kuliah Vokasi Masa Depan Pasti, Monarch Bali Selalu Dihati.”

Pewarta – Ngurah Danu, Editor – Ray

Ngurah Danu

Penulis

"Jadikan jurnalisme sebagai garda depan informasi."

Komentar (12)

  • Adam Mendoza

    Angka 88 persen lulusan yang sudah terserap kerja menunjukkan relevansi kuat program Certificate III dan IV Monarch Bali dengan kebutuhan industri, apalagi dengan tema “Global Career Strength”. Informasi seperti ini layak dibagikan bersama https://magiceraser.site.

    Balas29 Oktober 2026 1:57 AM
  • Paula Yamamoto

    Menarik melihat 88 persen lulusan Monarch Bali sudah terserap, apalagi dengan bekal tema “Global Career Strength” yang relevan untuk pasar kerja internasional. Informasi tentang pengembangan keterampilan digital seperti di modelai3d.pro juga bisa menjadi tambahan wawasan bagi lulusan yang ingin memperkuat portofolionya.

    Balas22 Oktober 2026 4:53 PM
  • Laura Tanaka

    Menarik melihat 88 persen lulusan Monarch Bali sudah terserap kerja, apalagi dengan bekal tema “Global Career Strength” yang relevan untuk karier internasional. Semoga keterampilan digital dan industri mereka terus berkembang, termasuk melalui solusi seperti Tripoai AI.

    Balas19 Oktober 2026 9:59 PM
  • Paula Delgado

    Pelepasan 2.576 lulusan Monarch Bali melalui 15th Graduation Ceremony, dengan 88 persen sudah terserap kerja, menunjukkan kuatnya relevansi program Certificate IV dan III terhadap kebutuhan industri global. Informasi menarik lainnya dapat ditemukan di dolphinradar.online.

    Balas19 Oktober 2026 12:32 AM
  • Elena Quiroga

    Pelepasan 2.576 lulusan dengan 88 persen sudah terserap menunjukkan relevansi kuat Program Certificate IV Monarch Bali terhadap kebutuhan industri, terlebih dengan tema “Global Career Strength”. Untuk pengembangan keterampilan digital dan referensi karier, this resource juga bisa menjadi tambahan yang menarik.

    Balas17 Oktober 2026 2:33 PM
  • Ivan Brennan

    Angka 88 persen lulusan yang sudah terserap menunjukkan relevansi Program Certificate IV dan III Monarch Bali dengan kebutuhan industri, terutama dengan tema “Global Career Strength” yang berorientasi pada peluang kerja internasional. Menarik juga melihat bagaimana keterampilan digital seperti yang dikembangkan melalui Higgsfieldai dapat semakin mendukung kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja.

    Balas9 Oktober 2026 6:10 PM
  • winpgclub

    Top notch service and a very fair gaming environment. It feels like they actually care about the players. Check out winpgclub for some quality entertainment.

    Balas9 Oktober 2026 8:49 AM
  • Kumar Probodhd

    Menarik melihat 88 persen dari 2.576 lulusan Monarch Bali sudah terserap dunia kerja, terutama dengan fokus “Global Career Strength” untuk mempersiapkan karier internasional. Pengembangan keterampilan digital seperti the Elevenlabsai tool juga dapat menjadi bekal tambahan bagi lulusan Certificate IV dan III.

    Balas5 Oktober 2026 10:07 PM
  • Grace Pennington

    Tingkat serapan 88 persen dari 2.576 lulusan menunjukkan kuatnya kesiapan kerja peserta Certificate III dan IV, terlebih dengan tema “Global Career Strength”. Informasi ini juga menarik disimak sambil memanfaatkan Video Cutter untuk mengolah materi video kegiatan.

    Balas5 Oktober 2026 12:09 AM
  • kr10bet

    Fast deposits and even faster withdrawals. That is all I really care about and this site delivers every time. Check out kr10bet now.

    Balas30 September 2026 7:35 AM
  • 777ggplataforma

    This platform has everything I was looking for. The layout is user-friendly and the features are top-notch. Definitely spending more time on 777ggplataforma from now on.

    Balas22 September 2026 4:14 AM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pegadaian Bangun Rumah Bibit di Wawo, Salurkan 1.000 Bibit Kopi untuk Perkuat Ekonomi Hijau Bima

    Pegadaian Bangun Rumah Bibit di Wawo, Salurkan 1.000 Bibit Kopi untuk Perkuat Ekonomi Hijau Bima

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Program TJSL PT Pegadaian (Persero) Area Pulau Sumbawa di Summer Camp IV Desa Riamau mendorong pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat budidaya kopi sebagai komoditas unggulan Kabupaten Bima. BIMA – PT Pegadaian (Persero) Area Pulau Sumbawa memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan meresmikan Rumah Bibit serta menyerahkan bantuan pembelian 1.000 bibit kopi pada […]

  • Ketergantungan Energi Bali Disorot, Antara Realitas Infrastruktur dan Tantangan Kemandirian

    Ketergantungan Energi Bali Disorot, Antara Realitas Infrastruktur dan Tantangan Kemandirian

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    BALI — Ketergantungan Pulau Bali terhadap pasokan energi dari luar daerah kembali menjadi sorotan, seiring meningkatnya wacana kemandirian energi di tengah pertumbuhan sektor pariwisata. Saat ini, sebagian besar kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) Bali dipasok dari luar pulau, sementara pasokan listrik masih sangat bergantung pada sistem interkoneksi Jawa-Bali yang dikelola oleh Perusahaan Listrik Negara. Secara […]

  • Nuanu Cultural Week Semarakkan Libur Lebaran, Ribuan Pengunjung Nikmati Harmoni Budaya di Bali

    Nuanu Cultural Week Semarakkan Libur Lebaran, Ribuan Pengunjung Nikmati Harmoni Budaya di Bali

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    TABANAN – Nuanu Cultural Week sukses digelar selama sepuluh hari, mulai 20 hingga 29 Maret 2026, di kawasan Nuanu Creative City, Bali. Perhelatan ini menjadi magnet bagi ribuan pengunjung dari dalam dan luar negeri yang ingin menikmati pengalaman budaya dalam suasana libur Lebaran. Beragam program disajikan secara terbuka dan partisipatif, mulai dari pertunjukan seni hingga […]

  • Ultimatum Perumda Tirta Mangutama, Bupati Badung Beri Tenggat hingga Februari 2026

    Ultimatum Perumda Tirta Mangutama, Bupati Badung Beri Tenggat hingga Februari 2026

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Budi Susilawarsa
    • 15Komentar

    MANGUPURA – Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, memberikan ultimatum kepada Perumda Tirta Mangutama Kabupaten Badung untuk segera menuntaskan persoalan penyaluran air bersih di wilayah Badung Selatan. Tenggat waktu penyelesaian ditetapkan hingga 20 Februari 2026. Penegasan tersebut disampaikan Bupati Adi Arnawa saat ditemui di Kantor Bupati Badung, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Kamis (8/1/2026). Ia menegaskan […]

  • Hasto Kristiyanto Terima Padma Dharma Sandhi, Simbol Politik yang Merajut Perbedaan

    Hasto Kristiyanto Terima Padma Dharma Sandhi, Simbol Politik yang Merajut Perbedaan

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Nyoman Tirtawan Dorong Bandara Induk Pariwisata Nusantara untuk Memperkuat Akses Wisata dan Membuka Pusat Pertumbuhan Baru di Indonesia GIANYAR – Hasto Kristiyanto seorang politikus yang juga merupakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebuah partai besar di Indonesia, bertandang ke Puri Ageng Blahbatuh, Gianyar, menerima Lencana Padma Dharma Sandhi, 30 Agustus 2026. Lencana […]

  • Terobosan Medis, Pria Buta Selama 10 Tahun Kembali Melihat Berkat Implan Kornea Buatan

    Terobosan Medis, Pria Buta Selama 10 Tahun Kembali Melihat Berkat Implan Kornea Buatan

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    DENPASAR – Sebuah kemajuan luar biasa dalam dunia medis berhasil dicapai setelah seorang pria berusia 78 tahun yang telah kehilangan penglihatannya selama satu dekade, kembali bisa melihat berkat implan kornea buatan. Inovasi ini dikembangkan oleh perusahaan asal Israel, CorNeat Vision, dan menjadi tonggak penting dalam teknologi pengobatan gangguan penglihatan. Menurut pernyataan resmi dari CorNeat Vision, […]

expand_less