Jelang HUT ke-3 FORGAS, Gladi Bersih Digelar di Kantor Gubernur Bali
- account_circle Ngurah Danu
- calendar_month 26 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sehari sebelum perayaan, seluruh rangkaian acara FORGAS disimulasikan untuk memastikan pelaksanaan HUT ke-3 berjalan tertib, khidmat dan lancar.
DENPASAR — Forum Gerakan Adat Senusantara (FORGAS) mematangkan persiapan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 yang akan digelar Rabu, 9 September 2026. Sehari sebelum acara puncak, jajaran panitia dan peserta menggelar gladi bersih di Gedung Wiswasabha, Kantor Gubernur Bali, Jalan Basuki Rahmat, Denpasar, Selasa (8/9/2026).
Gladi bersih dilakukan untuk memastikan seluruh unsur kegiatan, mulai dari penerimaan tamu, pembukaan, protokoler, tari penyambutan, pementasan budaya hingga prosesi utama peringatan HUT FORGAS, berjalan sesuai susunan acara yang telah dipersiapkan.

Antusiasme terlihat dari keterlibatan panitia, peserta dan pengisi acara yang mengikuti setiap tahapan simulasi. Gladi bersih juga menjadi bagian dari pengecekan akhir terhadap kesiapan teknis sebelum seluruh rangkaian HUT FORGAS dilaksanakan.
HUT ke-3 FORGAS tahun ini mengusung tema “Strategi Ngemargiang Sad Kerthi Loka Bali, Ngajegang Tradisi, Adat lan Budaya Nusantara.” Tema tersebut menegaskan semangat organisasi untuk memperkuat kepedulian terhadap adat, tradisi dan kebudayaan sekaligus mendorong persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Ketua DPD FORGAS Provinsi Bali, Dr. Drs. Kadek Arya Bagiastra, S.E., S.H., M.H., mengatakan persiapan HUT ke-3 telah dilakukan secara serius agar momentum tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
“Kami ingin HUT ke-3 FORGAS ini menjadi momentum untuk mempererat persatuan dan kebersamaan. Adat, tradisi dan budaya merupakan bagian penting dari jati diri kita yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Kadek Arya Bagiastra saat ditemui di sela-sela gladi bersih.
Menurutnya, keberadaan organisasi, masyarakat, tokoh adat dan berbagai elemen lainnya perlu terus disinergikan dalam upaya menjaga keharmonisan serta keberagaman Bali dan Nusantara.
Sementara itu, Ketua Panitia HUT ke-3 FORGAS, Prof. Dr. Dra. Ni Ketut Srie Kusuma Wardhani, M.Pd., menyampaikan bahwa gladi bersih menjadi tahap penting sebelum acara puncak digelar.
“Gladi bersih ini kami lakukan untuk memastikan seluruh rangkaian acara besok dapat berjalan dengan baik. Mulai dari panitia, peserta, pengisi acara, protokoler hingga teknis di lapangan kami persiapkan bersama,” ungkap Prof. Sri.
Ia mengapresiasi antusiasme seluruh panitia dan peserta yang mengikuti gladi bersih hingga seluruh rangkaian kegiatan dapat disimulasikan sesuai rencana.
“Kami berharap besok seluruh rangkaian HUT ke-3 FORGAS dapat berjalan lancar, khidmat dan memberikan manfaat. Kami juga mengundang seluruh tamu undangan dan masyarakat yang berkesempatan hadir untuk bersama-sama merayakan momentum ini,” tambahnya.
Puncak HUT ke-3 FORGAS dijadwalkan berlangsung Rabu, 9 September 2026, mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai di Gedung Wiswasabha Kantor Gubernur Bali.
Sejumlah agenda telah disiapkan dalam peringatan tersebut, antara lain tari penyambutan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan Pancasila, pengerestiti, sambutan para tokoh, pementasan sendratari FORGAS, pemotongan tumpeng, pengukuhan atau pelantikan DPC FORGAS, hiburan, Tri Sandya bersama, serta makan siang dan sesi berjejaring.
Dengan rampungnya gladi bersih, seluruh jajaran FORGAS kini memasuki tahap akhir persiapan untuk menyambut peringatan HUT ke-3. Momentum tersebut diharapkan tidak hanya menjadi perayaan organisasi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga adat, tradisi dan budaya Nusantara.
Editor – Ray

Saat ini belum ada komentar