Breaking News
light_mode

28 Pegiat Medsos Ditangkap Polda Metro Jaya, 10 Jadi Tersangka Hoaks

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Polisi masih mendalami motif dan kemungkinan jaringan penyebaran informasi palsu melalui berbagai platform media sosial.

JAKARTA – Polda Metro Jaya menangkap 28 pegiat media sosial yang diduga terlibat dalam penyebaran berita bohong atau hoaks selama dua bulan terakhir. Dari jumlah tersebut, 10 orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Penindakan dilakukan kepolisian sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan kondusivitas ruang digital di tengah maraknya peredaran informasi yang dinilai menyesatkan dan berpotensi memicu keresahan masyarakat.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan, para pelaku diduga menggunakan berbagai platform media sosial untuk menyebarluaskan konten bermuatan hoaks.

“Sebanyak 28 orang telah diamankan dalam penanganan perkara dugaan penyebaran berita bohong dalam dua bulan terakhir. Dari jumlah tersebut, 10 orang telah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Iman Imanuddin.

Kesepuluh tersangka tersebut masing-masing berinisial,

1. Tersangka berinisial SDA

SDA ditangkap pada 23 Mei berkaitan dengan penyebaran hoax polisi negara asing ikut masuk ke Indonesia mengamankan demonstrasi 21-22 Mei.

“Bahkan itu kontennya ikut melakukan penembakan ke masyarakat, saat ini tersangka sudah ditahan dalam proses penyidikan lebih lanjut.

2. Tersangka berinisial ASR

ASR ditangkap pada tanggal 26 Mei terkait hoax persekusi aparat kepolisian terhadap seorang habaib.

3. Tersangka berinisial MNA

MNA ditangkap 28 Mei terkait konten tentang Pemilu curang. Yang bersangkutan juga menyebarkan video persekusi aparat di depan masjid Tanah Abang.

“Akan kami sampaikan beberapa capture dari akun-akun yang menyebarkan hoax,” ujar MNA.

4. Tersangka berinisial HU

Kasus tersangka HU ditangani di Direktorat Siber Bareskrim pada 26 Mei karena menyebarkan konten bersifat provokasi dengan menyebarkan informasi yang menimbulkan kebencian atau permusuhan secara individu, kelompok atau SARA

“Di captionnya Brimob sweeping ke areal masjid, fix berwajah negara tertentu dan tidak bisa berbahasa Indonesia sudah di fixing?” kata Dedi.

5. Tersangka berinisial RR

RR ditangkap pada 27 Mei karena memposting konten pengancaman akan membunuh tokoh nasional lewat akun Facebook.

6. Tersangka berinisial M

Tersangka ini ditangkap Ditkrimsus Polda Jateng terkait informasi yang menimbulkan kebencian dan permusuhan SARA.

7. Tersangka berinisial MS

MS ditangkap Polda Sulsel pada 27 Mei karena menyebarkan konten yang diviralkan yakni foto tokoh nasional yang digantung.

“Dengan caption mudah-mudahan manusia biadab ini mati dan lain sebagainya,” kata Dedi.

8. Tersangka DS

DS diamankan di Polsek Jabar 27 Mei konten yang disebarkan merupakan berita bohong terkait meninggalnya seorang remaja 14 tahun yang dianiaya.

9. Tersangka berinisial MA

Tersangka ini ditangkap di Sorong, Papua pada 27 M ei karena menyebarkan video foto pengancaman terhadap tokoh nasional.

“Narasi berbunyi pembunuhan kepada tokoh nasional,” sebut Dedi.

10. Tersangka H

Diamankan pada 28 mei oleh tim Ditsiber Bareskrim karena menyebarkan konten ancaman terhadap tokoh nasional.

“Yang berupa juga narasi-narasi yang dibangun adalah ujaran kebencian,” katanya

Polisi masih melakukan pendalaman terhadap motif para pelaku, termasuk kemungkinan adanya keterkaitan atau jaringan yang lebih luas dalam penyebaran informasi palsu tersebut.

Polda Metro Jaya menegaskan penanganan terhadap penyebaran hoaks akan terus dilakukan untuk mencegah informasi palsu berkembang luas dan mengganggu ketertiban masyarakat.

“Kami akan terus melakukan penindakan terhadap penyebaran informasi bohong yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” ujar Iman.

Masyarakat Diminta Tak Mudah Sebarkan Informasi

Kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak langsung mempercayai setiap informasi yang beredar di media sosial. Setiap konten perlu diperiksa kebenaran dan sumbernya sebelum diteruskan kepada orang lain.

Imbauan tersebut dinilai penting karena penyebaran informasi yang belum terverifikasi dapat memperbesar dampak disinformasi dan memicu keresahan publik.

Polda Metro Jaya meminta masyarakat lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak ikut menyebarkan konten yang belum dipastikan kebenarannya.

Polisi masih mendalami motif dan kemungkinan jaringan penyebaran informasi palsu melalui berbagai platform media sosial.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (3)

  • zimerov ertover

    I appreciate, cause I found just what I was looking for. You’ve ended my four day long hunt! God Bless you man. Have a nice day. Bye

    Balas11 September 2026 7:18 PM
  • zimerov ertover

    I believe this site holds some very excellent information for everyone. “In this world second thoughts, it seems, are best.” by Euripides.

    Balas10 September 2026 6:57 AM
  • phbcgame

    Best platform I have used in the Philippines so far. The variety of games is impressive and the payouts are fair. Give phbcgame a try, you won’t regret it.

    Balas27 Agustus 2026 6:51 AM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 45.365 Kasus Gigitan Rabies di Bali, Vaksinasi dan Pengendalian Anjing Diperkuat

    45.365 Kasus Gigitan Rabies di Bali, Vaksinasi dan Pengendalian Anjing Diperkuat

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Dinkes Bali mencatat 45.365 kasus gigitan hewan penular rabies dan tujuh kematian hingga Agustus 2026, mendorong penguatan vaksinasi, pendataan populasi anjing, serta kolaborasi lintas sektor. DENPASAR – Kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) di Bali masih menjadi perhatian serius. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, Dinas Kesehatan Provinsi Bali mencatat 45.365 kasus gigitan dengan tujuh orang […]

  • Ilmuwan Tiongkok Capai Terobosan Medis Dunia! Berhasil Membalikkan Diabetes Tipe 1 dengan Terapi Sel Punca

    Ilmuwan Tiongkok Capai Terobosan Medis Dunia! Berhasil Membalikkan Diabetes Tipe 1 dengan Terapi Sel Punca

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 22Komentar

    BEIJING – Dunia medis mencatat sejarah baru setelah tim peneliti asal Tiongkok berhasil membalikkan penyakit diabetes tipe 1 pada seorang pasien melalui terapi sel punca yang berasal dari tubuhnya sendiri. Keberhasilan ini menjadi yang pertama di dunia, sekaligus menandai kemungkinan besar terobatnya penyakit autoimun tersebut melalui terapi seluler. Terobosan ini dipimpin oleh ahli biologi sel, […]

  • Kerry Klaim Dikriminalisasi, Ungkap Surat dari Rutan Salemba Soal Kasus Dugaan Korupsi Pertamina

    Kerry Klaim Dikriminalisasi, Ungkap Surat dari Rutan Salemba Soal Kasus Dugaan Korupsi Pertamina

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    JAKARTA – Muhamad Kerry Adrianto Riza, anak pengusaha Riza Chalid, kembali menegaskan dirinya dikriminalisasi dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina periode 2018–2023. Ia membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya, termasuk isu yang menyeret nama ayahnya. Kerry menyampaikan pembelaan itu kepada wartawan saat menghadiri sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta […]

  • Menyusuri Napas Islam Jawa di Masjid Agung Keraton Surakarta

    Menyusuri Napas Islam Jawa di Masjid Agung Keraton Surakarta

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    SURAKARTA — Senja mulai turun ketika suasana di kawasan Masjid Agung Keraton Surakarta tampak semakin teduh, Kamis (14/5/2026). Di balik gerbang bergaya perpaduan Jawa, Arab, dan Eropa, masjid bersejarah ini masih berdiri kokoh sebagai saksi perkembangan Islam dan budaya Jawa yang terus hidup hingga kini. Masjid yang juga dikenal sebagai Masjid Agung Solo itu merupakan […]

  • Samsung Galaxy Z Trifold, Akhir dari Tablet? Play Button

    Samsung Galaxy Z Trifold, Akhir dari Tablet?

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 16Komentar

    JAKARTA – Samsung kembali bersiap mengguncang pasar teknologi dengan kehadiran perangkat lipat terbarunya, Galaxy Z Trifold, yang digadang-gadang akan meluncur pada akhir 2025. Ponsel pintar ini menjadi yang pertama dari Samsung dengan mekanisme lipat tiga panel, menghadirkan kombinasi antara smartphone dan tablet dalam satu genggaman.   Desain Lipat Tiga Panel Berbeda dengan perangkat lipat pada […]

  • Putusan Kasus Tom Lembong Dinilai Menyimpang, Advokat Eko Haridani: Bisa Jadi Preseden Kriminalisasi Pejabat!

    Putusan Kasus Tom Lembong Dinilai Menyimpang, Advokat Eko Haridani: Bisa Jadi Preseden Kriminalisasi Pejabat!

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 13Komentar

    JAKARTA – Advokat Eko Haridani Sembiring, SH, menyoroti tajam putusan pengadilan dalam perkara korupsi impor gula yang menjerat eks Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong. Menurutnya, vonis terhadap Tom cacat secara prinsipil dan jauh menyimpang dari dasar hukum pidana yang berlaku. “Bagi saya, putusan soal perkara Tom Lembong tidak memiliki landasan prinsip hukum […]

expand_less