Breaking News
light_mode

Thousands Expected as Ubud Food Festival Returns for 11th Edition in Bali

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR — Bali’s internationally acclaimed culinary celebration, the Ubud Food Festival, is set to return for its 11th edition from May 28 to 31, 2026, bringing together leading chefs, culinary artisans, farmers, artists, and food enthusiasts from across Indonesia and abroad.

The annual festival, first launched in 2015, has become one of Southeast Asia’s most anticipated food events. Organizers recorded more than 18,000 visitors during the 2025 edition, alongside participation from 160 culinary industry players representing various regions in Indonesia.

Speaking during a press conference in Denpasar on Wednesday (May 13), Chairman of Yayasan Muda Swari Saraswati, I Ketut Suardana, said Ubud’s global reputation has made it a natural destination for international-scale cultural and culinary events.

According to Suardana, Ubud’s recognition on the world stage dates back long before Indonesia’s independence, tracing its international exposure to the Paris Expo in 1931.

“Since then, the name of Ubud has echoed internationally and attracted people from around the world,” Suardana said.

“As Ubud gained recognition, its culinary heritage also became increasingly known globally,” he added.

This year’s festival will feature a diverse lineup of activities, including cooking demonstrations, food tours, panel discussions, workshops, art performances, and film screenings. The event will take place at Taman Kuliner Ubud.

Among the highlighted collaborations this year is a special appearance by Chef Kieran Morland of Luma Bali, Chef Fernando Sindu of Union Group through its Salira brand, and renowned Indonesian celebrity chef Renatta Moeloek.

Founder and Director of the festival, Janet DeNeefe, said one of the main attractions of this year’s event is the collaboration between Indonesia’s top culinary talents and celebrated chefs from across Asia.

“One of the notable figures joining this year is Australian pastry chef Kate Reid, founder of Lune Croissanterie and a former Formula 1 aerodynamicist,” Janet said.

Reid is also scheduled to serve as co-judge in a competition to select Bali’s best croissant among selected bakeries across the island. The winner of the “Best Croissant in Bali 2026” title will be announced at Indus, Ubud.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (5)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Bali Bantah Tudingan Rasisme LBH Bali, Sebut Isu Bisa Memecah Belah Masyarakat

    Polda Bali Bantah Tudingan Rasisme LBH Bali, Sebut Isu Bisa Memecah Belah Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Ray
    • 3Komentar

    DENPASAR – Polemik dugaan pernyataan rasis oleh Karo Ops Polda Bali, Kombes Pol Soelistijono, terus bergulir. Setelah Forum Warga Setara (ForWaras) bersama 46 organisasi dan individu, termasuk YLBHI-LBH Bali, Komunitas Taman 65, KIKA Bali, hingga sejumlah akademisi, menyesalkan pernyataan tersebut, Polda Bali akhirnya memberikan klarifikasi resmi. Berita sebelumnya: ForWaras Gugat Rasisme Pejabat Bali, Perjuangan Rakyat […]

  • Golkar Bali Berduka! I Gusti Made Winuntara Tutup Usia, Dikenang sebagai Kader Loyal Sejak Era SOKSI Play Button

    Golkar Bali Berduka! I Gusti Made Winuntara Tutup Usia, Dikenang sebagai Kader Loyal Sejak Era SOKSI

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Bangli, 3 Juli 2025 – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Partai Golkar Bali. Salah satu tokoh seniornya, Ketua DPD II Partai Golkar Bangli, I Gusti Made Winuntara, wafat dalam usia 74 tahun pada Selasa dini hari (1/7/2025) di RS Graha Bhakti Medika Klungkung, usai menjalani operasi. Almarhum dikenal sebagai figur yang santun, tegas, dan penuh […]

  • Prabowo Teken Piagam Board of Peace di Davos, Komitmen Global Dipuji, Kritik Anggaran dan Legitimasi Menguat

    Prabowo Teken Piagam Board of Peace di Davos, Komitmen Global Dipuji, Kritik Anggaran dan Legitimasi Menguat

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 1462Komentar

    DAVOS/JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menandatangani Piagam Board of Peace (BoP) pada 22 Januari 2026 di Davos, Swiss. Penandatanganan tersebut menandai dimulainya operasional lembaga internasional yang dibentuk untuk mengawal proses transisi, stabilisasi, dan rekonstruksi Gaza pascakonflik. Pemerintah menyatakan, langkah Indonesia bergabung dalam BoP merupakan wujud politik luar negeri bebas aktif sekaligus komitmen menjaga […]

  • Sains Ungkap Keunikan Darah Haid! Bukan Limbah, Kaya Protein Regeneratif

    Sains Ungkap Keunikan Darah Haid! Bukan Limbah, Kaya Protein Regeneratif

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    Amerika Serikat — Selama bertahun-tahun, darah haid kerap dipersepsikan sebagai limbah biologis semata. Namun, temuan ilmiah menunjukkan pandangan tersebut tidak sepenuhnya tepat. Penelitian sains modern mulai mengungkap bahwa darah menstruasi memiliki karakter biologis yang unik dan berpotensi penting bagi dunia medis. Salah satu studi yang kerap menjadi rujukan adalah penelitian berbasis di Amerika Serikat pada […]

  • Program MBG Bali Nusra Capai 3,2 Juta Penerima Manfaat, Serap 60 Ribu Tenaga Kerja

    Program MBG Bali Nusra Capai 3,2 Juta Penerima Manfaat, Serap 60 Ribu Tenaga Kerja

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    BALI — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur (Balinusra) terus menunjukkan capaian signifikan. Hingga saat ini, total penerima manfaat telah mencapai 3.228.617 orang. Mereka terdiri atas anak sekolah, balita, serta ibu hamil dan menyusui di seluruh wilayah Balinusra. Selain itu, program ini juga telah menghadirkan 1.289 […]

  • Miskin Bukan Karena Malas, Tapi Terjerat Sistem Riba Perbankan

    Miskin Bukan Karena Malas, Tapi Terjerat Sistem Riba Perbankan

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Stigma bahwa orang miskin identik dengan malas kembali dipatahkan. Sebab, bagi sebagian masyarakat kecil, kemiskinan justru lahir dari sistem ekonomi yang timpang, khususnya praktik bunga atau riba dalam sistem perbankan modern. Dalam kehidupan sehari-hari, banyak pelaku usaha mikro dan petani kecil harus berhadapan dengan pinjaman berbunga tinggi. Alih-alih berkembang, mereka justru terjerat utang […]

expand_less