Breaking News
light_mode

Sabha Pandita PHDI Sampaikan Arahan Terkait Proses Pemilihan Rektor UNHI Denpasar

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, 29 Oktober 2025 — Proses pemilihan Rektor Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar menjadi perhatian serius dari jajaran Sabha Pandita Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI). Melalui sebuah surat terbuka, para anggota Sabha Pandita menyampaikan sejumlah arahan kepada Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat selaku Ex-Officio Ketua Dewan Pembina Yayasan Widya Kerthi.

Dalam surat tersebut, Sabha Pandita menyoroti pentingnya transparansi dan kehati-hatian dalam setiap tahapan seleksi rektor agar prosesnya berjalan sesuai aturan serta bebas dari kepentingan pribadi maupun kelompok.

Ida Pandita Mpu Nabe Siwa Budha Daksa Darmita, selaku Wakil Dharma Adyaksa sekaligus anggota Sabha Pandita, menilai bahwa proses seleksi perlu dihentikan sementara. Ia berpendapat, panitia seleksi belum secara terbuka menyampaikan tujuh kriteria yang digunakan dalam penilaian calon rektor. “Kriteria tersebut seharusnya diumumkan sejak awal agar menjadi pedoman bagi para calon dalam menyusun visi, misi, dan program kerja,” ujarnya.

Beliau juga mengingatkan pentingnya memastikan bahwa calon rektor memiliki rekam jejak dan loyalitas yang jelas terhadap Hindu dan PHDI, tidak membawa kepentingan feodal maupun konflik internal, serta tidak memiliki hubungan kekerabatan dengan pengurus PHDI, khususnya Ketua Umum.

Sementara itu, Ida Pandita Agung Putra Nata Siliwangi Manuaba, yang menjabat sebagai Sekretaris Sabha Pandita, menilai bahwa struktur panitia seleksi yang melibatkan unsur internal UNHI dan Yayasan berpotensi menimbulkan konflik kepentingan. Ia mengusulkan agar dibentuk tim independen dengan melibatkan unsur luar seperti Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti), Kementerian Agama, atau pihak lain yang kompeten dalam melakukan uji kelayakan dan kepatutan calon rektor.

Lebih lanjut, Ida Siliwangi menyebut bahwa terdapat kekeliruan administratif dalam proses seleksi, karena panitia tidak melaksanakan kewajiban pemberitahuan hasil seleksi secara tertulis kepada seluruh bakal calon, sebagaimana diatur dalam Statuta UNHI. Ia menegaskan, “Proses seleksi harus dilakukan secara terbuka dan transparan agar umat mengetahui bahwa pemilihan rektor ini benar-benar bebas dari kepentingan pribadi.”

Sabha Pandita juga mengingatkan agar Ketua Umum dan panitia seleksi berhati-hati dalam mengambil keputusan, mengingat dinamika di media sosial mencerminkan besarnya perhatian umat terhadap UNHI.

Di akhir arahannya, Sabha Pandita meminta umat Hindu untuk tetap tenang dan mempercayakan proses ini kepada PHDI yang berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi umat.

Surat arahan terbuka ini ditandatangani oleh Ida Pandita Agung Putra Nata Siliwangi Manuaba pada 29 Oktober 2025 di Denpasar. (Ray)

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jejak Pohon Asem di Jalanan Warisan Kolonial, Strategi, Fungsi, dan Manfaat yang Masih Terasa Hingga Kini

    Jejak Pohon Asem di Jalanan Warisan Kolonial, Strategi, Fungsi, dan Manfaat yang Masih Terasa Hingga Kini

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    BALI — Pohon Asem Jawa yang tumbuh berjajar di berbagai ruas jalan tua bukan ditanam secara kebetulan. Pada masa kolonial Belanda, penanaman pohon ini menjadi bagian dari strategi infrastruktur yang dirancang untuk menjawab kebutuhan praktis, navigasi, hingga keamanan perjalanan di wilayah tropis. Dalam catatan sejarah, pemerintah kolonial memilih Asem Jawa karena kemampuannya memberikan keteduhan alami […]

  • Sidang Jro Kepisah! Turah Oka Sebut Ada Mediator Minta 20% Bagian Tanah untuk Damai

    Sidang Jro Kepisah! Turah Oka Sebut Ada Mediator Minta 20% Bagian Tanah untuk Damai

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    DENPASAR – Sidang lanjutan dugaan pemalsuan silsilah pihak keluarga Jro Kepisah, terdakwa Anak Agung Ngurah Oka (Turah Oka) dengan agenda sidang pembelaan menyebutkan bahwa keluarga Jro Kepisah tidak ada yang protes mengenai nama leluhurnya. Tentu jelas, bagi orang Bali tidak mungkin mengklaim leluhur orang lain semudah itu apalagi menyangkut keluarga besarnya. Bila itu dilakukan tentu […]

  • PHDI Gelar Doa Lintas Agama di Denpasar, Serukan Kepedulian dan Harmoni Hadapi Rentetan Bencana

    PHDI Gelar Doa Lintas Agama di Denpasar, Serukan Kepedulian dan Harmoni Hadapi Rentetan Bencana

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Di tengah rentetan bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah daerah di Indonesia, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) menggelar doa bersama lintas iman di Ruang Indraprasta, Kampus UNHI Denpasar, Jumat (12/12/2025). Suasana khusyuk menyelimuti ruang pertemuan saat para pemimpin majelis agama se-Bali duduk berdampingan, memanjatkan doa untuk keselamatan bangsa. Kegiatan ini digelar […]

  • Xiaomi Resmi Luncurkan Redmi 15 di Indonesia, Usung Baterai Jumbo 7.000 mAh

    Xiaomi Resmi Luncurkan Redmi 15 di Indonesia, Usung Baterai Jumbo 7.000 mAh

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    “Redmi 15 – Baterai 7.000 mAh, Tenaga Tanpa Henti Mulai Rp 2 Jutaan!” JAKARTA, 23 September 2025 – Xiaomi Indonesia resmi merilis smartphone terbaru mereka, Redmi 15, dengan keunggulan utama pada sektor baterai jumbo berkapasitas 7.000 mAh. Ponsel ini dibanderol dengan harga mulai Rp 2,1 juta dan akan tersedia di kanal penjualan resmi Xiaomi mulai […]

  • Komisi Polri Soroti 3 Tahanan, Mahfud MD Desak Pembebasan

    Komisi Polri Soroti 3 Tahanan, Mahfud MD Desak Pembebasan

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    JAKARTA — Komisi Percepatan Reformasi Polri menyorot keras penangkapan tiga warga sipil yang dinilai janggal dalam kasus kerusuhan Agustus 2025. Anggota komisi, Mahfud MD, menegaskan bahwa negara tak boleh gegabah menetapkan tersangka tanpa pemeriksaan. Dari 1.038 orang yang ditahan, komisi memberi perhatian khusus pada tiga nama: Laras Faizati, eks pegawai AIPA, serta dua aktivis lingkungan […]

  • Atiwa-tiwa Desa Adat Kemenuh Upacarai 54 Sawa, Libatkan Kelompok Serati untuk Efisiensi Waktu dan Biaya

    Atiwa-tiwa Desa Adat Kemenuh Upacarai 54 Sawa, Libatkan Kelompok Serati untuk Efisiensi Waktu dan Biaya

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    GIANYAR – Sebagai rutinitas 3 tahunan, Desa Adat Kemenuh di Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, kembali menyelenggarakan Atiwa-tiwa Masa Kinembulan. Rangkaian upacara diawali dengan mapakeling pada 19 Juni 2025, sedangkan puncak ngaben pada Kamis, 26 Juni 2025. Karya Atiwa-tiwa Desa Adat Kemenuh tahun 2025 mengupacarai sebanyak 54 sawa. Pelaksanaan upacara ini melibatkan tiga banjar adat yang […]

expand_less