Breaking News
light_mode

Klaim Trump soal Negosiasi Iran Berbanding Terbalik dengan Sikap Teheran, Ketegangan Masih Membara

  • account_circle Admin
  • calendar_month 18 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

WASHINGTON/TEHERAN – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali melontarkan pernyataan kontroversial terkait konflik dengan Iran. Ia mengklaim bahwa Teheran sebenarnya tengah terlibat dalam pembicaraan damai, meskipun secara terbuka membantahnya.

Dalam keterangannya kepada media di Gedung Putih, Trump menyebut Iran diam-diam ingin mencapai kesepakatan, namun enggan mengakuinya ke publik. Ia bahkan menyinggung faktor internal sebagai alasan sikap tersebut.

“Mereka sedang bernegosiasi dan sangat ingin membuat kesepakatan, tetapi takut untuk mengatakannya,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa para negosiator Iran juga khawatir terhadap ancaman dari pihak Amerika.

Pernyataan itu langsung berseberangan dengan sikap resmi Teheran. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa negaranya tidak sedang melakukan negosiasi dengan Washington dan memilih melanjutkan perlawanan. Ia menyebut pembicaraan damai saat ini justru dapat dimaknai sebagai bentuk pengakuan atas kekalahan.

“Tidak ada negosiasi yang terjadi, dan kebijakan kami adalah melanjutkan perlawanan,” tegas Araghchi.

Di tengah klaim yang saling bertolak belakang tersebut, Trump juga menyatakan optimisme bahwa Amerika Serikat telah memenangkan konflik. Namun, ia mengakui belum dapat memastikan kapan perang akan benar-benar berakhir. Trump tetap membuka kemungkinan eskalasi, termasuk serangan lanjutan terhadap infrastruktur energi Iran apabila jalur diplomasi gagal.

Situasi ini semakin kompleks dengan adanya pernyataan Gedung Putih sebelumnya yang memperingatkan akan “melepaskan kekuatan penuh” jika Iran tidak mengakui kekalahan. Sementara itu, Iran tetap mempertahankan posisi strategisnya, termasuk jalur minyak vital di Selat Hormuz.

Di dalam negeri, Trump juga menyinggung kritik dari Partai Demokrat yang mendesaknya meminta persetujuan Kongres atas operasi militer tersebut. Ia menolak istilah “perang” dan lebih memilih menyebutnya sebagai “operasi militer”, sembari menuduh lawan politiknya berupaya mengalihkan perhatian publik.

Hingga kini, sinyal yang disampaikan Washington masih dinilai inkonsisten—di satu sisi membuka peluang diplomasi, di sisi lain tetap mengancam eskalasi militer. Perbedaan narasi antara kedua negara pun memperlihatkan bahwa jalan menuju penyelesaian konflik masih jauh dari kata pasti.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sampoerna Resmi Hengkang dari Bursa, Analis Sebut Arah Baru Konglomerasi Mulai Terlihat

    Sampoerna Resmi Hengkang dari Bursa, Analis Sebut Arah Baru Konglomerasi Mulai Terlihat

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – Langkah Grup Sampoerna melepas seluruh kepemilikan sahamnya sebesar 65,72% di PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) kepada Posco International Corporation menandai berakhirnya jejak panjang keluarga Sampoerna di Bursa Efek Indonesia (BEI). Melalui transaksi strategis tersebut, Grup Sampoerna kini tidak lagi memiliki satu pun perusahaan tercatat di BEI. Sebelumnya, keluarga Sampoerna juga telah melepas kepemilikan […]

  • Serangan Torpedo AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudra Hindia, 87 Pelaut Tewas

    Serangan Torpedo AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudra Hindia, 87 Pelaut Tewas

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    IRAN – Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah meluas hingga ke Samudra Hindia setelah kapal perang Iran IRIS Dena dilaporkan tenggelam akibat serangan torpedo yang diluncurkan kapal selam United States Navy pada 4 Maret 2026. Insiden tersebut menewaskan sedikitnya 87 pelaut Iran dan memicu gelombang kecaman internasional. Serangan terjadi di perairan internasional sekitar 19 mil […]

  • Discovery Kartika Plaza Hotel, A Timeless Icon of Balinese Hospitality in the Heart of Kuta

    Discovery Kartika Plaza Hotel, A Timeless Icon of Balinese Hospitality in the Heart of Kuta

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 5Komentar

    KUTA, BALI — In the ever-evolving landscape of Bali’s tourism industry, Discovery Kartika Plaza Hotel stands as a timeless icon, an enduring five-star sanctuary that continues to captivate global travelers with its authentic charm, beachfront elegance, and exceptional service. Since opening its doors in 1990, the hotel has maintained its reputation as one of Kuta’s […]

  • Mantan Presiden Tetap Dijaga, Ini Alasan Amerika Lindungi Barack Obama Seumur Hidup

    Mantan Presiden Tetap Dijaga, Ini Alasan Amerika Lindungi Barack Obama Seumur Hidup

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Washington D.C. – Banyak yang mengira perlindungan negara terhadap presiden berakhir saat masa jabatan usai. Namun di Amerika Serikat, aturan justru menetapkan hal sebaliknya. Mantan presiden, termasuk Barack Obama, tetap mendapatkan pengamanan ketat seumur hidup sebagai bagian dari sistem keamanan nasional. Pengamanan tersebut dijalankan oleh United States Secret Service, lembaga federal yang memiliki mandat melindungi […]

  • Kejagung Akui Minim Penyelidikan Korupsi, Masyarakat Minta Kejati Bali Bergerak di Kasus Tahura

    Kejagung Akui Minim Penyelidikan Korupsi, Masyarakat Minta Kejati Bali Bergerak di Kasus Tahura

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    Bagian 2 DENPASAR – Mulai bergulirlah pertanyaan demi pertanyaan yang krusial, proyek misterius tanpa papan nama dan uang dari mana serta untuk siapa semua proyek milyaran itu. Tidak adanya papan nama proyek yang menjelaskan sumber dana, kontraktor pelaksana, atau nilai anggaran yang merupakan inisiatif Desa Adat Sidakarya yang difasilitasi pemerintah, yakni Dinas Kehutanan Dan Lingkungan […]

  • Serbuan Lalat Kembali Bayangi Kintamani, Citra Destinasi Wisata Ikonik Bali Terancam

    Serbuan Lalat Kembali Bayangi Kintamani, Citra Destinasi Wisata Ikonik Bali Terancam

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Bangli — Keindahan Kintamani yang selama ini menjadi salah satu ikon pariwisata Bali kembali tersorot publik. Namun kali ini bukan karena panorama Gunung dan Danau Batur, melainkan akibat gangguan lalat yang kembali viral di media sosial dan dikeluhkan wisatawan, terutama di kawasan kuliner dan titik singgah wisata. Keluhan datang dari wisatawan domestik maupun mancanegara yang […]

expand_less